Nurlaili Nurlaili
Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Perawat Terhadap Self Care Deficit pada Pasien Gangguan Jiwa Badrul Zaman; Bukhari Bukhari; Nurlaili Nurlaili; Jihan Rabial; Nurul Husna; Habibi Habibi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44683

Abstract

Pengetahuan perawat terhadap self care deficit melibatkan pemahaman tentang konsep self care. Perawat harus memahami konsep dasar self care, termasuk aktivitas sehari-hari yang memperhatikan perawatan diri seperti menjaga kebersihan diri, makan/minum, berhias diri dan toileting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat terhadap self care deficit pada pasien gangguan jiwa di RSUD dr Fauziah Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh perawat ruang UPIP di Wilayah Kerja RSUD Dr Fauziah Bireuen berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah total sampling berjumlah 20 orang. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 26 September sampai dengan 06 Oktober 2024. Hasil uji univariat diperoleh mayoritas pengetahuan perawat di RSUD dr Fauziah Bireuen sebagian besar pada kategori cukup dengan frekuensi 9 orang (45%) dan mayoritas self care deficit di RSUD dr Fauziah Bireuen sebagian besar pada kategori buruk dengan frekuensi 11 orang (55%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai ρ (0,003) < α (0,05), yang berarti ada hubungan pengetahuan perawat terhadap self care deficit pada pasien gangguan jiwa di RSUD dr Fauziah Bireuen. Diharapkan pada perawat dapat memberi informasi untuk menambah wawasan tentang penanganan masalah keperawatan jiwa terutama pengetahuan dan self care deficit
Hubungan Dukungan Keluarga Dan Peran Kader Terhadap Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Desa Cot Nga Kabupaten Bireuen Tahun 2025 Nurlaili Nurlaili; Jihan Rabi’al; Khairiyatul Munawwarah; Bukhari Bukhari
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu lansia adalah suatu kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat daerah setempat dengan adanya kerjasama antara masyarakat dan petugas kesehatan puskesmas daerah. Adapun yang terlibat dalam suatu kegiatan yaitu peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial dalam penyelenggaraannya meliputi pendataan atau pendaftaran, penimbangan dan pengukuran, pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran dalam kartu menuju sehat, penyuluhan dan pemberian beberapa vitamin serta informasi kesehatan yang dibutuhkan, banyak lansia kurang aktif dalam berpartisipasi posyandu lansia dikarenakan faktor usia lansia yang tidak sanggup lagi ke posyandu, kurangnya kepedulian keluarga pada lansia. Tujuan: penelitian Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan peran kader  terhadap pemanfaatan posyandu lansia di Desa Cot nga. Metode: penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah korelasi dengan mengunakan pendekatan cross sectional untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dan peran kader terhadap pemanfaatan posyandu lansia di Desa Cot nga. Hasil: menunjukkan mayoritas responden berusia 60–74 tahun sebanyak 77 orang (83,7%) dan usia 75–90 tahun sebanyak 15 orang (16,3%). Uji bivariat menunjukkan adanya hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia (p = 0,008; p < 0,05), sedangkan peran kader tidak berhubungan dengan pemanfaatan posyandu lansia (p= 0,400). Kesimpulan penelitian ini adalah dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan pemanfaatan posyandu lansia. Keluarga perlu lebih aktif mendampingi dan memotivasi lansia agar rutin memanfaatkan layanan posyandu.