Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMANFAATAN POTENSI LIMBAH LOKAL DALAM BUDIDAYA TANAMAN HORTIKULTURA MENUJU PERTANIAN ORGANIK Fizzaria Khasbullah; Feby Musti Ariska; Nurleni Kurniawati; Windu Mangiring; Ainul Mardliyah; Alima Maolidea Suri; Yatmin
Jurnal Mitrawarga Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v2i1.31

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Mewangi adalah salah satu KWT aktif di Desa Untoro yang berada di wilayah Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. KWT tersebut telah mendapat penyuluhan rutin dari Dosen yang tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Dharma Wacana (STIPER). Penyuluhan dilakukan dalam bentuk sosialisi tentang memanfaatkan potensi limbah lokal (kotoran sapi, sekam padi, dan serasah tanaman) menjadi pupuk kompos yang difermentasi menggunakan Biostarter EM4. Dengan fermentasi menggunakan EM4 akan mempercepat proses penguraian bahan organik sehingga pupuk akan cepat matang dan siap diaplikasikan. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pengetahuan kepada KWT mengenai cara pembuatan pupuk kompos fermentasi dengan memanfaatkan limbah lokal yang ketersediaannya cukup melimpah. Dengan demikian limbah tersebut dapat termanfaatkan secara optimal dan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia serta cost produksi usaha tani. Setelah kegiatan pengabdian ini diharapkan KWT dapat menyediakan pupuk kompos organik untuk kebutuhan petani di desa Untoro khususnya. Hasil dari kegiatan ini, anggota KWT mendapat informasi melalui transfer ilmu tentang cara pembuatan pupuk kompos dengan Biostarter. Kontribusi mendasar kepada anggota KWT yaitu setelah program pengabdian ini petani mampu memanfaatkan limbah lokal untuk membuat pupuk kompos yang dapat digunakan sebagai pupuk subtitusi guna mengatasi ketergantungan terhadap pupuk kimia, dalam budidaya tanaman hortikultura menuju pertanian organik. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada KWT bahwa limbah pertanian dan peternakan yang mereka tekuni dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan kompos. Dengan demikian, limbah tersebut dapat termanfaatkan secara optimal dan dapat mengurangi cost produksi usaha tani.
Studi Tentang Candi Ngetos Di Kabupaten Nganjuk Ditinjau Dari Kajian Ikonografi Yatmin; Zainal Afandi
Efektor Vol 9 No 1 (2022): Efektor Vol.9 No.1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v9i1.17516

Abstract

Study About Ngetos Temple in Nganjuk Regency, Research, Historical Education, FKIP UNP Kediri. In Indonesia many historical relics have a very extraordinary value, the temple is the result of the nation's culture that is high in value. The existence of a temple is not yet known to the wider community. Such conditions are caused by the lack of written sources about the history of the temple building. We all certainly realize that the temple building is a potential asset of the nation in various aspects of development. One of the temples that is not yet known to the wider community is Ngetos Temple. The author deliberately raised Ngetos Temple as a research object whose purpose was to study and uncover the existence of Ngetos Temple in Ngetos Village, Ngetos subdistrict, Nganjuk Regency. Ngetos area is indeed suitable for a monumental sacred building that is located in a mountainous area and allows for the development of tourist attractions of the Nganjuk regency. The results of Majapahit culture have also been studied by the Dutch East Indies government under the leadership of Governor-General Thomas Stanford Raffles since 1817. The building of Ngetos temple as a result of Majapahit culture serves as a place of worship of ancestral spirits and worship of the gods.
Sejarah Tari Reog Kendang Tulungagung Sebagai Kearifan Lokal Hutaminingtiyas, Wahyu; Yatmin; Widiatmoko, Sigit; Budianto, Agus
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 9 No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/pn.v9i1.19655

Abstract

Apabila kita membahas mengenai tari reog tentu yang di benak pertama kali adalah tari reog Ponorogo. Padahal Kabupaten Tulungagung juga mempunyai tari reog yaitu tari reog kendang. Tari reog kendang merupakan kearifan lokal dalam bentuk tarian tradisional. Peneliti ingin meneliti mengenai tarian ini karena merasa tari reog kendang unik dan memiliki kekhasannya tersendiri dibanding tari reog lainnya. Hal tersebut nampak dari segi gerak tari serta alat musik yang digunakan sangat berbeda dengan tari reog di tempat lain.Tujuan penelitian ini yaitu untuk 1) mengetahui asal-usul terbentuknya tari reog kendang, 2) mengetahui perubahan yang ada pada tari reog kendang hingga kini. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Adapun sumber data diperoleh dari wawancara dan kajian pustaka. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari sumber menunjukkan bahwa 1) Tari reog kendang adalah tarian yang bercerita mengenai iring-iringan prajurit Raja Bugis mengantarkan persyaratan untuk lamaran kepada Ratu Kilisuci. 2) Tari reog kendang memiliki perubahan dalam berbagai aspek di kehidupan masyarakat yang menjadi manfaat bagi semuanya.
The Symbolism of Love in the Story of Panji Asmarabangun and Galuh Candrakirana as a Cultural Identity of Kediri: A Textual Study and Interpretation Wiratama, Nara Setya; Budiono, Heru; Budianto, Agus; Afandi, Zainal; Widiatmoko, Sigit; Yatmin; Sasmita, Gusti Garnis; Rahmadhani, Sheva
International Journal of Contemporary Sciences (IJCS) Vol. 2 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijcs.v2i2.12957

Abstract

This study aims to reveal the symbolism of love in the story of Panji Asmarabangun and Galuh Candrakirana as a cultural identity of Kediri and its contribution to understanding local cultural values. Using a descriptive qualitative research method with a textual study and semiotic interpretation approach, this study analyzes Panji manuscripts from the Javanese classical period, collected over a three-month period. The results show that the symbolism of love in the Panji story represents values of loyalty, sacrifice, and harmony, reflecting the life philosophy of the Kediri community. The interpretation of these symbols strengthens the position of the Panji story as a cultural heritage that plays an essential role in shaping the cultural identity and moral values of Javanese society.
Pendampingan Izin PIRT sebagai Penguatan Produk dan Perluasan Pasar Produk KWT Sekar Mewangi di Desa Untoro, Trimurjo, Lampung Tengah Feby Musti Ariska; Khasbullah, Fizzaria; Kurniawati, Nurleni; Mardliyah, Ainul; Mangiring, Windu; Alima Maolidea Suri; Yatmin
Jurnal Mitrawarga Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v2i2.33

Abstract

Desa Untoro memiliki Kelompok Wanita tani (KWT) aktif bernama Sekar Mewangi. KWT yang aktif tersebut merupakan mitra binaan STIPER Dharma Wacana Metro. Diketahui bahwa KWT Sekar Mewangi memiliki produk berupa bubuk rempah instan dalam bentuk minuman serbuk. Akan tetapi, produk tersebut belum memiliki izin edar (nomor PIRT) sehingga masih diedarkan atapun dipasarkan secara lokal dan terbatas. Dalam pengelolaan produk KWT tersebut memiliki banyak permasalahan seperti dalam pengurusan P-IRT dan pengembangan produk minuman, seperti (a) minimnya pengetahuan sumber daya manusian (SDM) terkait produksi minuman yang baik guna memenuhi syarat pengurusan izin edar, (b) terbatasnya pengetahuan terkait manajemen tata kelola P-IRT, (c) jangkauan pemasaran yang terbatas karena belum adanya memiliki izin edar produk. Tujuan Pelaksanaan pengabdian dalam pengurusan P-IRT di KWT Sekar Mewangi di Desa Untoro yaitu meningkatkan pengetahuan dan wawasan anggota KWT mengenai sistem dan standar produk KWT yang baik agar memenuhi standar izin edar produk. Hasil kegiatan pengabdian pendampingan dalam mengurus ijin P-IRT berdampak dengan adanya perubahan dalam usaha minuman instan oleh anggota KWT. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) diketahui bahwa sarana produksi yang digunakan dalam proses pembuatan produk telah memenuhi standar yang ditetapkan. Produk hadir dengan kemasan dan label yang menarik serta telah memenuhi kriteria pelabelan yang distandarkan. Untuk kualitas produk yang dihasilkan sudah memenuhi standar produk minuman dan memiliki kualitas yang baik. Kata kunci: KWT, Minuman Instan, dan P-IRT
Instilling Nationalist Values from an Early Age Through the History of the Struggle of Indonesian Heroes Yatmin; Andyastuti, Etty; Lestariningrum, Anik; Sumarwoto, M. Ipung Zainul Islam
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 2 No. 2 (2023): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v2i2.713

Abstract

Introducing the history of Indonesian independence to children is not an easy matter, considering that if you talk about history, what you definitely know is the long plot and events. Introduction to the history of Indonesian independence, in a fun way to foster good nationalist values in children from an early age. The aim is for young children to feel the meaning of struggle from simple actions. We know that children's learning methods must be adapted to their characteristics. The aim of the research will be to briefly describe how the introduction of stories of struggle increases the value of nationalism in children. The research design will use narrative/historical qualitative research, namely trying to find and describe narratively the activities carried out and the impact of the actions taken. This research will be carried out at the ABA VII Kindergarten, Kediri City with research subjects of 30 children aged 4-6 years. Collection techniques are observation, interviews and document analysis. Meanwhile, in analyzing the data, data triangulation, member checking and auditing techniques were used, as well as data analysis techniques according to Miles & Huberman, namely data reduction, data display and conclusions. The research results show that instilling nationalist values based on the story of the nation's struggle can be done through planning play activities starting from playing learning videos, designing Heroes' Day project activities and telling stories from books/pictures about the names of heroes as well as direct practice of visiting heroes' graves. Recommendations from research results should be developed other than during Heroes' Day so that we can see the continuity of children's understanding through activities to foster nationalism.