Furqan Ali Yusuf
Universitas Negeri Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Canva for Innovative Teaching: Pelatihan Membangun Pembelajaran Digital yang Interaktif dan Efektif Rafika Hutami Putri; Ahmad Rifqi Asrib; Muhammad Haristo Rahman; Furqan Ali Yusuf
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 03 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v3i1.2820

Abstract

Abstrak. PKM ini untuk membantu guru mendesain pembelajaran yang menarik dan efektif menggunakan Canva sebagai kemanpuan adaptasi guru di era modern yang harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan berbagai teknologi. Kegiatan PKM ini melibatkan guru sekolah dasar di SD INP Karunrung. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan guru dalam membuat konten pembelajaran. Penggunaan aplikasi Canva telah berhasil meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi guru SD INP Karunrung dalam mendesain materi ajar yang menarik. Guru-guru di SD INP Karunrung kini mampu membuat konten pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.. Kata Kunci: Canva, Desain Grafis, Media Pembelajaran, Teknologi dalam Pembelajaran.
Pelatihan Aplikasi Komputer Teknik Bangunan Bagi Mahasiswa Tingkat Akhir M Reza Hasrul; Moeh. Kay Muddin Asnur; Furqan Ali Yusuf
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.149

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat di era globalisasi saat ini tidak bisa dihindari lagi pengaruhnya terhadap dunia pendidikan. Tuntutan global menuntut dunia pendidikan untuk selalu dan senantiasa menyesuaikan perkembangan teknologi terhadap usaha dalam peningkatan mutu pendidikan, terutama penyesuaian penggunaan teknologi informasi dan komunikasi bagi dunia Pendidikan dalam penelitian ini penggunaan Software Plaxis dalam bidang ilmu Geoteknik untuk mengatasi Untuk mengatasi permasalahan geoteknik, salah satunya dapat dilakukan dengan bantuan metode perhitungan elektronik atau komputasi yaitu berupa program aplikasi komputer Software Plaxis, Masalahnya adalah kurangnya pengetahuan tentang penggunaan Software Plaxis. Sasaran eksternal adalah pemahaman mahasiswa tentang Software Plaxis dan penerapan pada mahasiswa tingkat akhir. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi,pelatihan dan tanya jawab. Hasil yang dicapai meningkatkan pengetahuan tentang Software Plaxis mahasiswa dan untuk mengatasi permasalahan geoteknik. Peserta pelatihan merupakan mahasiswa tingkat akhir
PKM Pelatihan Penggunaan Alat Ukur Theodolite Untuk Siswa SMK Majene M. Reza Hasrul; Furqan Ali Yusuf; Dwi Wahyuni Aprianti; Ahnaf Riyandirga A; Moeh. Kay Muddin Asnur; Iriandy
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 2 (Juni 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i2.404

Abstract

Penggunaan alat ukur yang tepat dalam bidang konstruksi dan teknik sipil merupakan keterampilan yang sangat penting. Salah satu alat yang sering digunakan adalah theodolite, yang digunakan untuk mengukur sudut horizontal dan vertikal dengan presisi tinggi. Alat ini menjadi sangat relevan dalam berbagai proyek konstruksi, survei tanah dan pemetaan. Namun, pemahaman dan keterampilan dalam penggunaan theodolite masih terbatas di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya di daerah Majene Sulawesi Barat. Metode pelaksanaan kegiatan pelaksanaan pengabdian dengan langsung ke lokasi pengabdian dan menggunakan alat praktik lengkap.Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan siswa dapat memahami cara kerja theodolite, menguasai teknik penggunaannya, serta mampu menerapkan keterampilan ini dalam berbagai situasi praktis yang akan mereka hadapi di dunia kerja nanti. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi siswa dan mempersiapkan mereka untuk bersaing di dunia industri yang semakin kompetitif. Pelatihan ini memberikan pengalaman praktis yang penting bagi siswa dalam bidang survei dan teknik sipil, yang akan bermanfaat dalam karier mereka di masa depan. Disarankan untuk memperluas cakupan pelatihan dengan memasukkan penggunaan alat ukur lainnya, seperti Total Station dan GPS, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang teknologi survei modern.
Dari Pengetahuan ke Tanggung Jawab: Penguatan Kognitif dan Etika Artificial Intelligence Mahasiswa melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Kolaboratif M. Miftach Fakhri; Furqan Ali Yusuf; Dewi Fatmarani Surianto; Ahnaf Riyandirga Ariyansyah Putra Helmy; Della Fadhilatunisa
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 3 (Oktober 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i3.522

Abstract

The low cognitive skills and ethical understanding of students in utilizing AI technology are major challenges in higher education in the digital era. This community service aims to improve these aspects through a Participatory Action Research (PAR) approach based on collaborative project-based learning. The method consists of four stages: building collaborative relationships between students, lecturers, and the campus community; implementing real-case-based projects supported by intensive training on AI, ethics, and the preparation of Student Creativity Program Proposals (PKM); reflective analysis of student ideas; and proposal presentations for evaluation. The results show significant improvements in pre-test and post-test scores, both in cognitive aspects (15.52 to 20.52) and ethical understanding (15.52 to 19.31). The implication of this service is that collaborative project-based learning effectively builds students' cognitive and ethical competencies holistically and can be adopted as a learning model to prepare students for responsibly facing technological challenges.