Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Dampak Banjir Rob Terhadap Sosial Ekonomi dan Adaptasi Masyarakat Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang Tahun 2020 - 2024: The Impact of Tidal Floods on Socio-Economic and Community Adaptation in Ulujami Sub-district, Pemalang Regency 2020 - 2024 Hidayah, Risna Nur; Sriyanto; Erni Suharini
Geo-Image Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Special Edition - The Interwoven Landscape: Spatial, Ecological and Regional I
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v14i2.26432

Abstract

Kecamatan Ulujami di Kabupaten Pemalang terdampak banjir rob, yang merugikan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan luasan banjir rob dari 2020-2024, dampaknya terhadap sosial ekonomi, dan adaptasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa luas banjir rob meningkat dalam 5 tahun, dengan 46% responden merasakan dampak sedang. Adaptasi aktif dilakukan oleh 61% responden dengan meninggikan rumah kurang dari 50 cm, 80% beradaptasi secara pasif yaitu berusaha bertahan dengan kondisi yang ada , 64% siap secara sosial, dan 67% mengalami sedikit perubahan pola konsumsi. Kesimpulannya, luasan banjir rob bertambah setiap tahun, dampaknya sedang, dan masyarakat melakukan berbagai bentuk adaptasi. Penelitian merekomendasikan mitigasi untuk meminimalkan dampak banjir rob.
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE SIMULASI MITIGASI BENCANA PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 1 JATILAWANG KABUPATEN BANYUMAS Prasetyo, Alfian Cahyo; Sriyono; Erni Suharini; Apik Budi Santoso
Journal of Edugeography Vol. 12 No. 1 (2024): VOL 12 NO 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/k1m6vd96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran Geografi menggunkan metode simulasi, menganalisis efektivitas penerapan metode simulasi, dan untuk mengetahui kendala dalam pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode simulasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI SMA Negeri 1 Jatilawang yang mengambil peminatan mata pelajaran Geografi. Penentuan sampel menggunakan teknik non random sampling dengan metode purposive sampling dengan diperoleh kelas XI H sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, lembar observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kinerja guru pada kelas eksperimen dengan menerapakan metode simulasi sesuai dengan langkah pembelajaran pada modul ajar, sehingga memperoleh hasil sebesar 82,50% (kategori baik). 2) Penerapan metode pembelajaran simulasi pada pembelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Jatilawang termasuk dalam kategori cukup efektif, dengan hasil uji N-Gain Score sebesar 60,54% yang berarti penerapan metode tersebut cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. 3) kendala penerapan metode simulasi tidak begitu terkendala ketika pelaksanaan, namun perlu ditingkatkannya manajemen waktu pada saat pelaksanaan pembelajaran. Hal tersebut terlihat waktu dua atau tiga jam pelajaran yang dirasa tergesa-gesa untuk melakukan kegiatan simulasi mitigasi bencana.
Norma Dan Nilai Adat Istiadat Dalam Kehidupan Sehari-Hari Di Masyarakat Iin Turyani; Erni Suharini; Hamdan Tri Atmaja
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 2 No 2 (2024): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v2i2.224

Abstract

This article examines the role of customary norms and values ​​in everyday life in society. Customary norms and values ​​are an integral part of culture that shape the identity and character of a community. The research results show that customary norms and values ​​function as behavioral guidelines, maintain social harmony, and strengthen solidarity between community members. Apart from that, customs also play a role in ritual ceremonies and various social activities that reflect togetherness and mutual cooperation. Although modernization and globalization pose challenges to the preservation of traditional customs, many communities are trying to maintain and adapt these values ​​in the contemporary context. This article emphasizes the importance of understanding and respecting traditional norms and values ​​to maintain the sustainability of local culture amidst the changing times.
Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Ancaman Bencana Banjir di Desa Situraja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu Azhari, Azhar; Findayani, Aprillia; Erni Suharini
Geo-Image Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Spatial - Ecological - Regional
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Indramayu Tahun 2019 - 2023, Desa Situraja memiliki risiko bencana banjir yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) memetakan ancaman bencana banjir terhadap permukiman di Desa Situraja; (2) mengukur tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana banjir di Desa Situraja; dan (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana banjir di Desa Situraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran (mixhed methods) dengan desain penelitian concurrent embedded. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 KK, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Situraja memiliki ancaman bencana banjir dengan klasifikasi rendah, sedang, dan tinggi. Secara keseluruhan, tingkat kesiapsiagaan masyarakat Desa Situraja masuk dalam klasifikasi "Hampir Siap" dengan indeks nilai 59. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa pengalaman banjir, jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, dan pekerjaan memiliki nilai Pvalue > 0,05, yang artinya tidak ada hubungan statistik yang signifikan antara faktor-faktor tersebut dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Desa Situraja.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KETERAMPILAN MERUMUSKAN SOLUSI INOVATIF ISU SDA LOKAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR Sri Wahyuni; Erni Suharini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35589

Abstract

This study was motivated by the necessity to enhance students' skills in problem-solving and formulating innovative solutions for local natural resource (SDA) issues, which are fundamental to environmental citizenship. Initial observations indicated that while students possess basic knowledge of SDA (air, soil, plants, animals), their understanding and application of sustainable management, analysis of exploitation impacts, and proposal of creative solutions were still diverse and needed improvement. This research aims to investigate the influence of the Project-Based Learning (PjBL) model on the ability of fifth-grade students to formulate creative and innovative solutions for local SDA problems. The study employed a Quasi-Experimental design with a sample of fifth-grade students from SD Negeri Gayamsari 02. The PjBL model was implemented through a project titled "Local SDA: Between Benefits and Our Responsibility," where students identified local SDA problems and designed creative action plans. The primary instrument used was a Performance Assessment Rubric focusing on Creativity (DPL 4) and Citizenship (DPL 2) through the presentation of action plans and product creation (posters/infographics). The results showed a significant improvement in the experimental group's ability to formulate innovative solutions (DPL 4) and demonstrate responsible citizenship (DPL 2). Specifically, the average score for the "Creativity and Originality" aspect increased by 25% compared to the baseline group. The PjBL model effectively provided a meaningful and collaborative learning experience, enabling students to connect conceptual knowledge with procedural skills in analyzing problems and creating practical, original solutions for sustainable SDA management. The study concludes that the Project-Based Learning model significantly influences the skill of formulating innovative solutions for local SDA issues in elementary school students.