Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan Koordinasi Mata-tangan dengan Servis Atas Bola Voli Mahasiswa Putra Penjaskes IKIP-PGRI Pontianak Iskandar Iskandar
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v3i2.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koordinasi mata-tangan dengan keterampilan servis atas bola voli.Metode yang digunakan adalah metode survey dengan teknik korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa penjaskes STKIP PGRI Pontianak semester dua. Sampel penelitian 50 orang yang diambil secara acak sederhana. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan instrumen (1) koordinasi mata-tangan, (2) Keterampilan dan Servis Atas Bola Voli. Penelitian memberikan hasil sebagai berikut: terdapat hubungan positif yang signifikan antara koordinasi mata-tangan dengan keterampilan servis atas bola voli dengan koefisien korelasi ry2  = 0,473. Implikasi studi ini adalah keterampilan servis atas bola voli pada mahasiswa penjaskes STKIP PGRI Pontianak Kalimantan Barat. Kata kunci: koordinasi mata-tangan,servis atas bolavoli
SURVEY TINGKAT KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA BARU PENJASKES STKIP-PGRI PONTIANAK TAHUN 2013 Iskandar Iskandar
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v3i1.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingakat kebugaran jasmani mahasiswa baru prodi penjaskes tahun 2013. Desain peneltian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey dan teknik pengumpulan data menggunakan tes. Populasi dalam penelitian ini seluruh mahasiswa baru penjaskes tahun 2013 yang berjumlah 250 mahasiswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 62 mahasiswa yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantutatif dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 0 responden (0%) tingkat kebugaran jasmani mahasiswa baru penjaskes tahun 2013 dalam kategori baik sekali, sebanyak 10 responden (16,13%) dalam kategori baik, 45 responden (72,58%) dalam kategori sedang, sebanyak 6 responden (9,68%) dalam kategori kurang dan sebanyak 1 responden (1,61%) tingkat kebugaran jasmani mahasiswa baru penjaskes tahun 2013 dalam kategori kurang sekali. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani mahasiswa baru penjaskes tahun 2013 dalam kategori sedang. Kata Kunci: Kebugaran Jasmani 
MENINGKATKAN KREATIVITAS MEMODIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN MICRO TEACHING PENJAS DENGAN METODE PROBLEM SOLVING MAHASISWA IKIP PGRI PONTIANAK Iskandar, Ashadi Cahyadi
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v5i2.382

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningatkan kreativitas mahasiswa dalam memodifikasi media pembelajaran penjas. Penelitian ini dilakukan di IKIP-PGRI Pontianak Kalimantan Barat pada semester Genap Tahun Akademik 2015/2016. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan orientasi pada kreativitas mahasiswa  sebagai solusi dari permasalahan pembelajaran penjas yang muncul dengan menggunakan teknik pembelajaran Problem Solving . Penelitian ini dilakukan di IKIP-PGRI Pontianak pada mahasiswa semester VI pada mata kuliah Micro Teaching Kelas A Sore sebanyak 7 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kreativitas mahasiswa dalam memodifikasi media pembelajaran  penjas pada mata kuliah micro teaching Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatandan Rekreasi sebagai dampak dari problem solving. Kata Kunci: Kreativitas, modifikasi media pembelajaran, metode pemecahan  masalah.
Pengembangn Model Penanganan Cedera Olahraga Sprain Ankle Pada Olahraga Sepaktakraw di IKIP PGRI Pontianak Iskandar Iskandar; Ashadi Cahyadi; Suriani Sari; Mohammad Sabransyah
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v10i1.2361

Abstract

Tujuan   penelitian   ini   adalah   mengembangkan model  penanganan cedera sprin ankle pada Olahraga sepak takraw di IKIP PGRI Pontianak. Penelitian  ini  menggunakan rancangan penelitian pegembangan dan memanfaatkan model pengembangan (Research and   Development)   yang   telah   dimodifikasi   oleh   peneliti. Dari hasil rekapitulasi data uji coba kelompok besar (n=20) dapat dideskripsikan bahwa dalam 20 bentuk latihan penanganan cedera yang di bagi mejadi 4 fase latihan, adalah 93,33% dapat di terapkan sehingga masuk dalan katogori baik atau dapat di terima. Berdasarkan   produk  yang dikembangkan   melalui   uji   ahli   dan   uji lapangan,  maka   penanganan cedera sprain ankle pada olahraga sepaktakraw telah terbukti efektif meningkatkan pemahaman pelatih dan atlet atau mahasiswa dalam penanganan  cedera olahraga khususnnya sprain ankle.
PANDUAN MELATIH BERPIKIR KRITIS DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI (PJOK)SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KOTA PONTIANAK Iskandar Iskandar; Hastiani Hastiani
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v11i2.4795

Abstract

The purpose of this study was to train students' critical thinking skills in the Junior High School Physical Education subject in Pontianak City. The product research and development model that forms the basis of this research is the Dick Carey instructional design model. The population in this study is students in the Physical Education and Health Subject at Junior High School in Pontianak City. The researcher's sampling technique to be used is total sampling. The data collection technique used is observation technique. The technique used to analyze the data in this study is descriptive qualitative. Based on the results of the first trial data recapitulation, the key score on the guidelines for the Game Performance Assessment Instrument (GPAI) Test/Basketball Game Performance obtained at this early stage obtained an average of 86 actions for each indicator, which means that effective performances often appear. This category means that students' critical thinking skills are quite good in terms of students' decisions in basketball playing material. In order to optimize students' critical thinking skills, interaction between educators and students is needed to reflect the behavior (effect) of teaching and learning under certain conditions. in the trial phase 2, the average action of each indicator has changed, based on the key score table, which means that effective performance always appears. This category means that students' critical thinking skills are optimal in terms of student support in basketball playing material. Based on the product developed through expert testing and field testing, the Guide to training critical thinking in the Physical Education subject for Junior High School Students (SMP) in Pontianak City is suitable for Physical Education learning.  
Badminton Sports Injury Management Training Rio Wardhani; Stephani Yane; Iskandar; Heri Rustanto
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v4i2.2816

Abstract

The Issues in PB Pelangi Partners Occurrence of injuries in athletes, specifically in the ankle, knee, and calf, resulting in a decline in performance. The objective of this service is to provide an understanding of how to handle these injuries. The methods used include interviews and distributing pre-test injury management questionnaires, coaching clinics, and practical guidance on ankle, knee, and calf injury management. The interview results from 15 athletes and coaches from PB Pelangi revealed that 60% (9 individuals) had experienced injuries, while 40% (6 individuals) had not. The most common injuries among athletes were ankle injuries at 33% (5 individuals), knee injuries at 20% (3 individuals), and calf injuries at 47% (7 individuals). The pre-test results regarding understanding of ankle, knee, and calf injury management showed that 73% (11 individuals) had minimal understanding, while 27% (4 individuals) understood the management. The lack of understanding among athletes and coaches in handling injuries can have an impact on performance decline. To address this, a coaching clinic on ankle, knee, and calf injury management was conducted, attended by 15 participants consisting of athletes and coaches. After the activity, it was concluded that 80% (12 individuals) understood the injury management actions, while 20% (3 individuals) did not. The inclusion of post-test results showed that 80% (12 individuals) understood the management, while 20% (3 individuals) did not. This training is expected to improve the fitness and performance of the athletes