Muhammad Iqbal
Universitas Telkom

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengukuran Kepuasan Pelanggan dengan metode Customer Satisfaction Index dan Importance Performance Analysis (Studi pada Veroza Cake Bakery Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat) Sampurno Wibowo; Muhammad Iqbal
Journal of Management and Bussines (JOMB) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Management and Bussines (JOMB)
Publisher : IPM2KPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jomb.v6i2.7522

Abstract

This research aims to measure customer satisfaction as a basis for effective policy making, focusing on the 4P dimensions (Product, Price, Place, Promotion). The research method uses the Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance Performance Analysis (IPA) to evaluate the current level of customer satisfaction. The research results show a CSI value of 78.75%, indicating that Veroza Cake & Bakery MSE consumers are generally satisfied with the services provided. The IPA analysis identified three attributes as top priorities (quadrant I), seven attributes whose achievements need to be maintained (quadrant II), two attributes with low priority (quadrant III), and three attributes that are classified as excessive (quadrant IV). In conclusion, there is a need to improve services, especially on attributes that have a low level of satisfaction but have a high level of importance, especially in the promotion dimension. This research provides a basis for the company to implement more effective policies to increase customer satisfaction and ensure the operational continuity of MSE Veroza Cake & Bakery in a competitive market. Keywords: Customer Satisfaction Index, Importance Performance Analysis, Customer Satisfaction
Interkoneksi Fiber Optik Internet dan Intranet dengan SMKN 4 Padalarang dalam Layanan Aplikasi untuk Meningkatkan Pembelajaran Pada Lingkungan Sekolah Muhammad Iqbal; Agus Ganda Permana; Nurwan Reza Fachrurrozi
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8423

Abstract

SMK Negeri 4 Padalarang salah satunya memiliki Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui program pengembangan. Sarana dan prasarana praktik serta sumber daya manusia yang berkualitas sangat penting untuk hasil pendidikan yang baik. Oleh karena itu, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Sistem Komunikasi Serat Optik (SKO) dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan menciptakan lulusan yang kompeten. Permasalahan keamanan di sekolah mencakup berbagai hal seperti pencurian, kekerasan, bullying, penyelundupan narkoba, dan gangguan keamanan lainnya. Solusi yang dapat diterapkan termasuk peningkatan pengawasan dengan kehadiran guru, petugas keamanan, atau personel yang bertugas memantau aktivitas. Pemasangan CCTV dengan teknologi optik dapat meningkatkan kualitas pengawasan dan pemantauan di sekolah, dengan keuntungan kualitas gambar yang lebih baik dan jarak pemantauan yang lebih jauh melalui jaringan kabel optik yang terhubung ke Universitas Telkom.
PELATIHAN DESIGN THINKING UNTUK INOVASI BISNIS BAGI REMAJA DI PANTI YAYASAN GRIYA SODAQO INDONESIA. Faqih Hamami; Faishal Mufied Al Anshary; Muhammad Iqbal; Hanif Azhar
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8497

Abstract

Design thinking merupakan satu pendekatan dalam inovasi bisnis yang banyak diimplementasikan di berbagai sektor. Kompetensi design thinking masih jarang dibahas di berbagai forum khususnya di sekolah menengah atas. Hal ini bisa disebabkan kurangnya sumber daya dan kurikulum yang baik. Inovasi bisnis merupakan langkah penting agar bisa tetap bertahan di tengah gempuran kompetisi. Pendidikan inovasi bisnis perlu menjadi bagian dari pembelajaran siswa sebagai bentuk keterampilan dasar dalam menyongsong masa depan. Sebagai respon kebutuhan Pendidikan inovasi, Dosen Telkom University melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) mengadakan pelatihan design thinking untuk meningkatkan pemahaman pelajar. Kolaborasi Universitas Telkom dengan Yayasan Griya Sodaqo Indonesia, yang merupakan yayasan amal dengan berbagai rekanan lembaga yatim dan sekolah dari berbagai jenjang. Pelatihan design thinking dilaksanakan di ruang active class untuk mendukung pembelajaran yang kreatif dan kolaboratif.
Pengembangan Teknologi Tepat Guna untuk Sistem Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik di Lingkungan TKQ-DTA AL-FITROH Muhammad Iqbal; Suci Aulia, Lestari; Muhammad Rizki Akbar; Rafly Naufal Herdiansyah; Hizkia Simanungkalit
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9351

Abstract

Pengelolaan sampah yang efektif di lingkungan pendidikan anak usia dini merupakan tantangan penting dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. TKQ-DTA Al-Fitroh menghadapi permasalahan pada pengelolaan sampah yang belum optimal, terutama dalam pemisahan sampah organik dan anorganik serta minimnya pemanfaatan teknologi dalam proses tersebut. Program pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode partisipatif dengan pendekatan edukatif, teknis, dan evaluatif. Tahapan kegiatan meliputi diskusi dengan mitra, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, pengembangan teknologi tepat guna berupa komposter sederhana dan tempat sampah pintar berbasis Internet of Things (IoT), pelatihan penggunaan teknologi, serta monitoring dan evaluasi pasca implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep dan manfaat penggunaan tempat sampah pintar, sebagaimana ditunjukkan melalui hasil post-test dan feedback yang positif. Teknologi yang diperkenalkan tidak hanya memberikan solusi praktis dalam pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi sarana edukatif yang menarik bagi anak-anak. Integrasi antara edukasi lingkungan dan penerapan teknologi tepat guna terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan di lingkungan TKQ-DTA Al-Fitroh. Program ini diharapkan dapat direplikasi di lembaga pendidikan serupa guna mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan dan lingkungan.
Penerapan Jaringan Fiber To Home (FTTH) Pada Lingkungan MGMP TKJT Kab. Sumedang Hafidudin; Muhammad Iqbal; Suci Aulia; Ryandhika Gumelar; Siti Syahnah Syahrial
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10336

Abstract

Kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi (TKJT) Kabupaten Sumedang memerlukan konektivitas internet yang stabil untuk mendukung koordinasi program, kolaborasi berbasis cloud, pelaksanaan pelatihan, dan akses sumber belajar teknis. Namun, pada pusat kegiatan mitra masih ditemukan keterbatasan akses internet yang berdampak pada rendahnya efektivitas aktivitas kolaboratif dan pembelajaran berbasis digital. Program pengabdian ini bertujuan menerapkan jaringan Fiber To The Home (FTTH) sebagai akses utama internet dan mengintegrasikannya dengan distribusi LAN serta Wi-Fi terkelola untuk meningkatkan kualitas layanan konektivitas di lingkungan MGMP. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dengan tahapan: diskusi kebutuhan dan survei teknis, perancangan topologi jaringan, pengadaan dan instalasi perangkat (ONT, router, access point, dan material pendukung), konfigurasi keamanan dan manajemen dasar jaringan, uji fungsi dan uji kinerja operasional, serta pelatihan pengelolaan dan trouble shooting dasar disertai penyusunan dokumentasi teknis. Hasil kegiatan menunjukkan infrastruktur FTTH berhasil diimplementasikan dan didistribusikan melalui LAN/Wi-Fi sehingga akses internet lebih andal untuk mendukung rapat kerja, berbagi materi, dan kegiatan penguatan kompetensi berbasis digital. Peningkatan kapasitas pengelola mitra melalui pelatihan dan dokumentasi memperkuat keberlanjutan, karena mitra memiliki acuan operasional dan pemeliharaan dasar jaringan. Dengan demikian, integrasi pembangunan konektivitas FTTH dan transfer pengetahuan pengelolaan jaringan relevan untuk di replikasi pada komunitas pendidik vokasi yang membutuhkan dukungan transformasi digital berbasis infrastruktur.
Implementasin Sistem CCTV Berbasis Fiber Optik Untuk Meningkatkan Keamanan Pada SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi Muhammad Iqbal; Suci Aulia; Unang Sunarya; Lestari; Siti Syahnah; Syahrial; Ryandhika Gumelar
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10342

Abstract

Sistem keamanan sekolah yang belum terintegrasi secara optimal serta keterbatasan pemanfaatan jaringan fiber optik menjadi permasalahan yang dihadapi oleh SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi. Sistem CCTV yang digunakan masih memiliki cakupan pengawasan terbatas dan belum didukung oleh infrastruktur jaringan berkecepatan tinggi, sehingga kualitas pemantauan dan pengelolaan keamanan belum maksimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem CCTV berbasis jaringan fiber optik sekaligus meningkatkan literasi dan kompetensi teknis guru dan siswa melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan pihak sekolah dalam setiap tahapan, meliputi koordinasi awal, observasi dan analisis kebutuhan teknis, perancangan sistem dan materi pelatihan, implementasi perangkat CCTV berbasis fiber optik, serta evaluasi dan monitoring keberlanjutan. Sistem yang diimplementasikan mencakup kamera CCTV IP, jaringan fiber optik sebagai media transmisi, perangkat NVR, dan switch PoE yang terintegrasi dalam satu ekosistem jaringan sekolah. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan kualitas dan keandalan transmisi video CCTV serta perluasan cakupan pengawasan di area strategis sekolah. Evaluasi melalui post-test dan survei kepuasan terhadap guru dan siswa menunjukkan mayoritas responden memberikan respons positif dan mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep jaringan fiber optik, sistem CCTV IP, dan keamanan jaringan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keamanan lingkungan sekolah, tetapi juga memperkuat kompetensi praktis peserta yang relevan dengan kebutuhan industri telekomunikasi dan jaringan.