Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN SCREENING KNEE OSTEOARTHRITIS PADA LANSIA DI DESA BATANNYUH TABANAN Ni Luh Made Reny Wahyu Sari; I Made Astika Yasa; I Gede Arya Sena
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Batannyuh yang terletak di Kabupaten Tabanan, Bali pada tahun 2023 memiliki lansiasebanyak 236 orang. Jumlah lansia tersebut tersebar di 4 banjar di Desa Batannyuh. BanjarDinas Batannyuh Kaja memiliki posyandu lansia dengan jumlah anggota 60 orang dan masihaktif melakukan kegiatan olahraga setiap minggunya. Namun permasalahan yang seringdihadapi oleh lansia adalah munculnya keluhan nyeri pada daerah lutut yang sering disebutdengan Knee Osteoarthritis. Sebagian besar lansia tidak mengetahui gangguan yang dialamidan tidak mengetahui penanganan yang tepat untuk mengatasi gangguan Knee Osteoarthritisini. Guna menjawab permasalahan mitra yaitu kurangnya pengetahuan lansia mengenaigangguan knee osteoarthritis maka metode yang digunakan adalah screening kneeosteoarthritis, sosialisasi mengenai gangguan knee osteoarthritis serta pemberian senamosteoarthritis. Kegiatan didahului oleh screening lansia menggunakan knee osteoarthritisscreening form, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan fisioterapi pada lutut dansosialisasi mengenai knee osteoarthritis pada lansia. Capaian kegiatan ini telah mencapaitarget yaitu 90% lansia di banjar Batannyuh Kaja telah di screening Knee Osteoarthritis. Hasilpemeriksaan fisioterapi pada lutut menunjukkan hasil 70% lanisa memiliki permasalahan padalutut dan beresiko terkena gangguan knee osteoarthritis yang memerlukan penanganan medissecara berkala. Terdapat penurunan nyeri pada lutut sebesar 86% post-test setelah pemberiansenam osteoarthritis.
Korelasi Aktivitas Fisik dan Daya Tahan Kardiovaskular dengan Tekanan Darah Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Laila Nurindah Sari; I Made Yoga Parwata; Ni Luh Made Reny Wahyu Sari; I Gede Arya Sena
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i2.4598

Abstract

Tekanan Darah (TD) adalah indikator vital kesehatan kardiovaskular, dipengaruhi signifikan oleh tingkat Aktivitas Fisik (AF) dan kebugaran kardiorespirasi. Rendahnya AF dan kebugaran sering dikaitkan dengan peningkatan risiko TD abnormal. Penelitian cross-sectional ini bertujuan menguji hubungan antara AF, daya tahan kardiovaskular (VO2Max), dan TD pada 50 mahasiswa Fisioterapi Universitas Dhyana Pura (usia 18–25 tahun) melalui purposive sampling. AF diukur dengan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), daya tahan kardiovaskular dengan Harvard Step Test, dan TD dengan sphygmomanometer. Hasil uji korelasi berganda (ANOVA) menunjukkan nilai F = 10,414 dengan signifikansi p = 0,001 (p < 0,05). Terdapat hubungan positif dan signifikan antara AF, daya tahan kardiovaskular, dan tekanan darah. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat aktivitas fisik dan kebugaran VO2Max, tekanan darah subjek cenderung berada dalam rentang normal atau mengalami peningkatan yang signifikan, berarti subjek yang aktif memiliki TD yang sehat dan tidak cenderung hipotensi. Penelitian ini menekankan bahwa aktivitas fisik teratur dan kebugaran kardiorespirasi berperan krusial dalam menjaga homeostasis tekanan darah. Aktivitas fisik harus dipromosikan sebagai strategi utama untuk mengoptimalkan tekanan darah, baik untuk mengantisipasi risiko hipertensi (meningkat) maupun membantu menaikkan tensi bagi individu dengan kecenderungan hipotensi (menurun).
Kontribusi Program Latihan Pull Up dan Bench Press untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Remaja Dewa Gede Putra Nugraha; Agung Wahyu Permadi; Ni Luh Made Reny Wahyu Sari; Ni Made Rininta Adi Putri
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v6i3.4628

Abstract

Kurangnya aktivitas fisik pada remaja menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan kebugaran fisik, khususnya pada kekuatan otot ekstremitas atas. Salah satu metode latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot tersebut adalah melalui latihan pull-up dan bench press. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan pull-up dan bench press terhadap peningkatan kekuatan otot ekstrimitas atas pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan design one group pre-test dan post-test, di mana kekuatan otot ekstremitas atas diukur menggunakan hand dynamometer sebelum dan sesudah latihan. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability ditentukan yaitu purposive sampling dan sampel penelitian berjumlah 18 orang yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi dan drop out. Penelitian ini menggunakan uji normalitas shapiro wilk test dan didapatkan hasil nilai signifikan pre-test kanan p=0,120, post-test p=0,153 dan pre-test kiri p=0,703, post-test p=0,701 yang berarti data berdistribusi normal. Uji hipotesis menggunakan paired samples t-test nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05) yang menunjukkan bahwa adanya pengaruh latihan pull-up dan bench press terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas. Dapat disimpulkan bahwa program latihan pull-up dan bench press dapat meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada laki-laki di Br. Samping Desa Adat Gianyar.