Arpaini Bako
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI POLA HIDUP SEHAT ALA RASULULLAH SAW BAGI SISWA DI SIT FAJAR HIDAYAH INTEGRATED BOARDING SCHOOL BLANG BINTANG ACEH BESAR Herawati Herawati; Armia Armia; Sahbainur Rezeki; Rulia Meilina; Periskila Dina Kali Kulla; Safrizan Safrizan; Marniati Marniati; Yusra Meiduri; Masthura Sianipar; Arpaini Bako
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa Perguruan Tinggi wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat juga dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia secara berkala dalam satu semester atau pun pertahun akademik. Sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia adalah: “Sosialisasi Pola Hidup Sehat Ala Rasulullah di SIT Fajar Hidayah Integrated Boarding School Blang Bintang Aceh Besar”. Pentingnya pendidikan kesehatan di sekolah sebagai bentuk bimbingan dan/atau tuntunan kepada siswa agar dapat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah. Selain itu, kiranya siswa dapat memiliki keterampilan dan kesadaran dalam pemeliharaan, pertolongan, dan perawatan kesehatan. Oleh karena itu, pelaksanaan pengabdian masyarakat guna membantu para siswa agar memiliki perilaku hidup sehat dalam mempersiapkan diri sebagai SDM bangsa yang berkompeten dan unggul sesuai dengan nilai-nilai Islam (Ala Rasulullah). Metode pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini mengikuti teknis pelaksanaan tindakan yang terdiri dari 4 tahapan, yang terdiri dari tahap: persiapan atau perencanaan, pelaksanaan sosialisasi, evaluasi dan refleksi. Hasil pelaksanaan sosialisasi pola hidup sehat ala Rasulullah ini menunjukkan: (1) Adanya peningkatan perilaku hidup sehat pada diri siswa sejak dilakukannya kegiatan sosialisasi pola hidup sehat ala Rasulullah; (2) Para siswa antusias mengikuti kegiatan sosialisasi karena selain terkait dengan kesehatan ala Rasulullah/sunnah, juga menjadi sarana ibadah dan aktualisasi diri sebagai muslim yang sehat dan berkompeten; dan (3) Adanya peningkatan minat para siswa untuk melanjutkan studi ke bidang kesehatan, arsitektur dan PGSD oleh karena rasa ingin tahu yang lebih lanjut terkait materi yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pola hidup sehat ala Rasulullah.Kata Kunci: Kegiatan Sosialisasi, Pola Hidup Sehat, Sehat Ala RasulullahIn Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System, it is stated that Universities are obliged to implement the Tri Dharma of Higher Education, namely: teaching, research and community service. Community service programs are also carried out by the University of Ubudiyah Indonesia periodically in one semester or per academic year. As one of the forms of community service that Ubudiyah University Indonesia can do is: "Socialization of the Healthy Lifestyle of the Prophet at SIT Fajar Hidayah Integrated Boarding School Blang Bintang Aceh Besar". The importance of health education in schools as a form of guidance and/or guidance for students to be able to apply Clean and Healthy Behavior in schools. In addition, presumably students can have skills and awareness in maintenance, assistance, and health care. Therefore, the implementation of community service is to help students have healthy living behaviors in preparing themselves as competent and superior human resources in accordance with Islamic values (Ala Rasulullah). The method of implementing this socialization activity follows the technical implementation of the action which consists of 4 stages, consisting of stages: preparation or planning, implementation of socialization, evaluation and reflection. The results of the socialization of the Prophet's healthy lifestyle show: (1) There has been an increase in students' healthy living behavior since the socialization of the Prophet's healthy lifestyle; (2) The students enthusiastically participated in the socialization activities because apart from being related to the health of the Prophet/Sunnah, they were also a means of worship and self-actualization as healthy and competent Muslims; and (3) There is an increase in the interest of students to continue their studies in the fields of health, architecture and PGSD due to further curiosity regarding the material presented in the socialization activities of the Prophet's healthy lifestyle.Keywords: Socialization Activities, Healthy Lifestyle, and Healthy Ala Rasulullah
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS UBUDIYAH INDONESIA PEDULI KUALITAS LITERASI ANAK MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR BACA, TULIS DAN HITUNG (BIMBEL BALISTUNG) DI GAMPONG ALUE NAGA KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH PROVINSI ACEH Herawati Herawati; Marniati Marniati; Yusra Meiduri; Mastura Sianipar; Arpaini Bako; Lena Hati; Henni Putri; Evi Afriana; Nurul Wardah; Sahbainur Rezeki; Armia Armia; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program studi pendidikan guru sekolah dasar Universitas Ubudiyah Indonesia peduli kualitas literasi anak melalui program bimbingan belajar baca, tulis dan hitung (bimbel balistung) di gampong Alue Naga Gampong merupakan program bimbingan belajar bagi anak usia TK dan anak SD yang jalankan dalam bulan Ramadhan dimana juga merupakan pengabdian pada masyarakat.  Balistung Aneuk Gampong dirancang sebagai pusat sumber pembelajaran setelah kegiatan pembelajaran oleh pihak sekolah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan peserta didik dan membantu peserta didik dalam perkembangan belajarnya. Kegiatan dilaksanakan di kampung Alue Naga, kecamatan Syiah kuala, kota banda Aceh. Bentuk kegiatan yang dilaksanakan terdiri dari dan bimbingan membaca, menulis, dan berhitung (BALISTUNG). Kegiatan ini memberikan hasil berupa peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta didik bahwa pentingnya belajar. Secara umum program ini dirancang oleh himpunan mahasiswa PGSD Universitas Ubudiyah Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata bagi desa diruang lingkup kampus UUI dan bangsa Indonesia, khususnya dalam mengembangkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia. Ki Hajar Dewantara mengartikan pendidikan sebagai daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran serta jasmani anak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup yaitu hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakatnya Nurkholis, 2013).Kata Kunci: Bimbingan Belajar, Baca-Tulis dan Hitung, Literasi AnakThe education study program for elementary school teachers at the University of Ubudiyah Indonesia cares about the quality of children's literacy through a tutoring program for reading, writing and arithmetic (bimbel balistung) in the Alue Naga village. community service. Balistung Aneuk Gampong is designed as a learning resource center after learning activities by the school. This program aims to improve the quality of student education and assist students in their learning development. The activity was carried out in Alue Naga village, Syiah Kuala sub-district, Banda Aceh city. The form of activities carried out consists of reading, writing, and arithmetic guidance (BALISTUNG). This activity gives results in the form of increasing students' understanding and knowledge of the importance of learning. In general, this program was designed by the PGSD student association of the University of Ubudiyah Indonesia to make a real contribution to the village within the UUI campus and the Indonesian nation, especially in developing the welfare and progress of the Indonesian nation. Ki Hajar Dewantara defines education as an effort to advance children's character, mind and body, so that they can advance the perfection of life, namely living and reviving children in harmony with nature and society (Nurkholis, 2013).Keywords: Tutoring, Reading-Writing and Counting, Children’s Literacy 
MENJADI GURU YANG TETAP DIRINDUKAN DI ERA PANDEMI COVID 19 Herawati Herawati; Yusra Meiduri; Masthura Sianipar; Arpaini Bako
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pandemi covid 19 menyebabkan 1,4 milyar siswa terdampak. Pendidikan berubah drastis ditandai dengan pembelajaran daring (dalam jaringan). Pendidikan daring jarak jauh ini dihadapkan oleh berbagai persoalan; salah satunya kurangnya interaksi guru dan siswa secara emosional yang berdampak pada kurangnya kesan akan kehadiran guru dalam proses pembelajaran di era pembelajaran daring pandemi covid 19. Sejumlah sekolah dan keluarga/orangtua selama masa pandemi ini mengutarakan bahwa; selain kurangnya motivasi siswa dalam belajar, sosok guru di masa belajar daring ini juga tampak tak lagi dirindukan; bahkan dianggap membosankan karena terkesan memberi banyak tugas tanpa adanya bimbingan sebagaimana layaknya pembelajaran luring sebelum pandemi. Oleh karena itu, masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut dan perlu segera diatasi oleh seluruh pihak terkait, sebagai bentuk upaya mewujudkan cita-cita/tujuan pendidikan nasional tersebut membutuhkan berbagai strategi; salah satunya adalah dengan melakukan webinar pengbadian masyarakat “Menjadi Guru yang Tetap Dirindukan Siswa di Era Pandemi Covid 19” yang sekiranya dapat membuka cakrawala dan wawasan berpikir guru dan praktisi terkait agar senantiasa inovatif dan inisiatif dalam proses pembelajaran agar kesan positif siswa terhadap proses pembelajaran senantiasa terjaga dan memberi pengalaman belajar yang signifikan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pada guru, terutama guru pendidikan dasar yang merupakan peletak pengalaman dasar pendidikan bagi setiap anak dan penentu estafet pendidikan yang mumpuni atau sebalinyal bagi masa mendatang. Setelah pelaksanaan webinar pengabdian dapat disimpulkan bahwa: (1) seluruh peserta menunjukkan respon positif terhadap berbagai kegiatan terkait upaya-upaya dalam mewujudkan diri sebagai sosok guru yang dirindukan siswa kendati melalui proses pembelajaran daring; (2) adanya peningkatan kesadaran dan kreatifitas guru dalam proses pembelajaran dengan adanya komunikasi intens peserta setelah pelaksanaan webinar pengabdian masyarakat; dan (3) para peserta webinar antusias untuk mengikuti webinar lanjutan dalam waktu dekat. Kata Kunci: Guru Kreatif, Pembelajaran Era Pandemi, Guru yang Dirindukan