Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG CEGAH STUNTING MENUJU DESA SEHAT Finaul Asyura; Safrizan Safrizan; Rafni Fajriati; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di desa Surien Kecamatan Meuraxa Kabupaten Banda Aceh masih ada ditemukan stunting. Stunting menjadi penting untuk ditangani karena menyangkut kualitas sumber daya manusia. Stunting selain bereziko pada hambatan pertumbuhan fisik dan kerentanan terhadap penyakit, juga menyebabkan hambatan perkembangan kognitif yang akan berpengaruh pada tingkat kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan. Faktor penyebabnya adalah kurangnya asupan gizi, penyakit infeksi, kurangnya pengetahuan ibu tentang stunting, pola asuh yang salah, sanitasi dan hygiene yang buruk dan rendahnya pelayanan kesehatan. Selain itu masyarakat belum menyadari anak stunting sebagai suatu masalah, karena anak stunting ditengah-tengah masyarakat terlihat sebagai anak dengan aktivitas yang normal. Dengan melihat permasalahan mitra ini, maka program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat agar dapat mencegah dan mengatasi masalah stunting. Hasil yang dicapai pada kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini, yaitu, peserta memiliki pengetahuan tentang: (a) pengertian stunting dan ciri-cirinya; (b) penyebab terjadinya stunting; (c) dampak stunting; (d) cara mencegah dan mengatasi stunting; dan (e) cara meningkatkan kualitas pelayanan gizi pada anak. Kata Kunci: Pengetahuan, Penyuluhan. Stunting Abstract In Surien Village, Meuraxa District, Banda Aceh Regency, stunting is still found. Stunting is important to handle because it concerns the quality of human resources. Stunting, apart from having the risk of hampering physical growth and susceptibility to disease, also causes barriers to cognitive development which will affect the level of intelligence and productivity of children in the future. The causative factors are lack of nutritional intake, infectious diseases, lack of maternal knowledge about stunting, wrong parenting patterns, poor sanitation and hygiene and poor health services. Apart from that, the community is not yet aware of stunted children as a problem, because stunted children in society are seen as children with normal activities. By looking at the problems of these partners, the Community Partnership program aims to provide knowledge and information to the community so they can prevent and overcome the problem of stunting. The results achieved in this Community Partnership Program activity are that participants have knowledge about: (a) the meaning of stunting and its characteristics; (b) causes of stunting; (c) impact of stunting; (d) how to prevent and overcome stunting; and (e) how to improve the quality of nutrition services for children Keywords: Knowledge, Extension. Stunting.
PENYULUHAN PSIKOLOGIS PADA KELUARGA POLIGAMI DI KABUPATEN PIDIE Finaul Asyura; Herawati Herawati; Safrizan Safrizan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa Perguruan Tinggi wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat juga dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia secara berkala dalam satu semester atau pun pertahun akademik. Sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia adalah: penyuluhan psikologis pada keluarga poligami dikabupaten pidie. Poligami merupakan salah satu dari bentuk pernikahan yang ada di dunia, menemukan beragam bentuk-bentuk pernikahan yang dipraktekkan masyarakat di dunia, Poligami menjadi suatu pernikahan yang sudah banyak dilakukan oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Oleh karena itu, pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui dampak psikologis pada keluarga poligami di Kabupaten Pidie.Kata Kunci: Penyuluhan, Keluarga, poligami.In Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System it is stated that Higher Education is obliged to carry out the Tri Dharma of Higher Education, namely: teaching, research and community service. The community service program is also carried out by the University of Ubudiyah Indonesia periodically in one semester or even per academic year. As a form of community service that can be carried out by the University of Ubudiyah Indonesia, namely: psychological counseling for polygamous families in the Pidie district. Polygamy is one of the forms of marriage that exist in the world, finding various forms of marriage practiced by people in the world, Polygamy is a marriage that has been carried out by many people from various walks of life. Therefore.Keywords: Counseling, Family, polygamy 
IMPLEMENTASI ENGLISH DAILY CONVERSATION BAGI SELURUH MASYARAKAT INDONESIA VIA GROUP DARING SEBAGAI WADAH MENINGKATKAN MINAT DAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS MASYARAKAT INDONESIA Safrizan Safrizan; Herawati Herawati; Periskila Dina Kali Kulla; Sri Mutia; Putra Ilhamsyah; Rafni Fajriati; Rahmat Fajri; Elda Maisy Rahmi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Inggris merupakan bahasa pengantar internasional yang digunakan lebih dari satu miliar orang di dunia,  bahasa Inggris menduduki peringkat ketiga dengan pengguna terbanyak setelah Cina dan Spanyol.  tidak hanya menjadi alat komunikasi secara global bahasa Inggris sangat membantu dalam banyak hal seperti memahami materi perkuliahan,  mencari sumber referensi secara global,  kesempatan besar dalam posisi karir,  memperluas kesempatan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, mudah berkeliling dunia,  memudahkan dalam memahami teknologi dan masih banyak lainnya (Setiawan, 2020). Di sisi lain Indonesia termasuk negara yang sangat minim dalam penggunaan bahasa Inggris jika dibandingkan beberapa negara tetangga di Asia Tenggara seperti Malaysia,  Philippine, Brunei Darussalam dan Singapura. Ketidakpahaman berbahasa Inggris  dan mahalnya biaya kursus bahasa Inggris di Indonesia akan berakibat terhadap keterbatasan masyarakat Indonesia dalam meningkatkan intelegensi personal dan global,  dalam jangka yang lama akan berimplikasi terhadap lambatnya kemajuan Indonesia di bidang pendidikan. Di era modern seperti ini akses berinteraksi secara global  merupakan hal yang lumrah seiring berkembangnya teknologi (English Linguage Training, 2011).  dengan memanfaatkan teknologi,  kami membentuk grup daring dengan nama “Daily Conversation” untuk belajar bahasa Inggris agar dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia secara gratis.Kata Kunci: Bahasa Inggris, Daily Conversation, IndonesiaEnglish is the international language of instruction used by more than one billion people in the world, English is ranked third with the most users after Chinese and Spanish. Not only being a global communication tool, but English is also very helpful in many ways such as understanding lecture material, finding reference sources globally, great opportunities in career positions, expanding opportunities to continue studies to a higher level, easy to travel the world, makes it easier to understand the technology and many others. On the other hand, Indonesia is a country that has minimal use of English when compared to several neighboring countries in Southeast Asia such as Malaysia, the Philippines, Brunei Darussalam, and Singapore. The inability to speak English and the high cost of English courses in Indonesia will result in limitations for the Indonesian people in increasing personal and global intelligence, and in the long run, it will have implications for Indonesia's slow progress in the field of education. In this modern era, access to interact globally is commonplace along with the development of technology. by utilizing technology, we formed an online group called “Daily Conversation” to learn English so that it can be accessed by all Indonesian people free of charge.Keywords: English, Daily Conversation, Indonesia 
SOSIALISASI POLA HIDUP SEHAT ALA RASULULLAH SAW BAGI SISWA DI SIT FAJAR HIDAYAH INTEGRATED BOARDING SCHOOL BLANG BINTANG ACEH BESAR Herawati Herawati; Armia Armia; Sahbainur Rezeki; Rulia Meilina; Periskila Dina Kali Kulla; Safrizan Safrizan; Marniati Marniati; Yusra Meiduri; Masthura Sianipar; Arpaini Bako
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa Perguruan Tinggi wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat juga dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia secara berkala dalam satu semester atau pun pertahun akademik. Sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia adalah: “Sosialisasi Pola Hidup Sehat Ala Rasulullah di SIT Fajar Hidayah Integrated Boarding School Blang Bintang Aceh Besar”. Pentingnya pendidikan kesehatan di sekolah sebagai bentuk bimbingan dan/atau tuntunan kepada siswa agar dapat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah. Selain itu, kiranya siswa dapat memiliki keterampilan dan kesadaran dalam pemeliharaan, pertolongan, dan perawatan kesehatan. Oleh karena itu, pelaksanaan pengabdian masyarakat guna membantu para siswa agar memiliki perilaku hidup sehat dalam mempersiapkan diri sebagai SDM bangsa yang berkompeten dan unggul sesuai dengan nilai-nilai Islam (Ala Rasulullah). Metode pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini mengikuti teknis pelaksanaan tindakan yang terdiri dari 4 tahapan, yang terdiri dari tahap: persiapan atau perencanaan, pelaksanaan sosialisasi, evaluasi dan refleksi. Hasil pelaksanaan sosialisasi pola hidup sehat ala Rasulullah ini menunjukkan: (1) Adanya peningkatan perilaku hidup sehat pada diri siswa sejak dilakukannya kegiatan sosialisasi pola hidup sehat ala Rasulullah; (2) Para siswa antusias mengikuti kegiatan sosialisasi karena selain terkait dengan kesehatan ala Rasulullah/sunnah, juga menjadi sarana ibadah dan aktualisasi diri sebagai muslim yang sehat dan berkompeten; dan (3) Adanya peningkatan minat para siswa untuk melanjutkan studi ke bidang kesehatan, arsitektur dan PGSD oleh karena rasa ingin tahu yang lebih lanjut terkait materi yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pola hidup sehat ala Rasulullah.Kata Kunci: Kegiatan Sosialisasi, Pola Hidup Sehat, Sehat Ala RasulullahIn Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System, it is stated that Universities are obliged to implement the Tri Dharma of Higher Education, namely: teaching, research and community service. Community service programs are also carried out by the University of Ubudiyah Indonesia periodically in one semester or per academic year. As one of the forms of community service that Ubudiyah University Indonesia can do is: "Socialization of the Healthy Lifestyle of the Prophet at SIT Fajar Hidayah Integrated Boarding School Blang Bintang Aceh Besar". The importance of health education in schools as a form of guidance and/or guidance for students to be able to apply Clean and Healthy Behavior in schools. In addition, presumably students can have skills and awareness in maintenance, assistance, and health care. Therefore, the implementation of community service is to help students have healthy living behaviors in preparing themselves as competent and superior human resources in accordance with Islamic values (Ala Rasulullah). The method of implementing this socialization activity follows the technical implementation of the action which consists of 4 stages, consisting of stages: preparation or planning, implementation of socialization, evaluation and reflection. The results of the socialization of the Prophet's healthy lifestyle show: (1) There has been an increase in students' healthy living behavior since the socialization of the Prophet's healthy lifestyle; (2) The students enthusiastically participated in the socialization activities because apart from being related to the health of the Prophet/Sunnah, they were also a means of worship and self-actualization as healthy and competent Muslims; and (3) There is an increase in the interest of students to continue their studies in the fields of health, architecture and PGSD due to further curiosity regarding the material presented in the socialization activities of the Prophet's healthy lifestyle.Keywords: Socialization Activities, Healthy Lifestyle, and Healthy Ala Rasulullah