Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PELATIHAN AGEN ANTI PERUNDUNGAN DAN ANTI INTOLERANSI DI SEKOLAH PERSADA BAYONGBONG, GARUT Gandes Tadzkari Askalan’ Aisyah; Muhammad Aris Nurrahman; Hawarik Al-Akbar Tsaury; Taufik Ampera
Midang Vol 1, No 3 (2023): Midang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2023
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v1i3.50604

Abstract

Artikel ini berfokus pada upaya menciptakan lingkungan yang bebas dari perundungan dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada agen anti perundungan dan anti intoleransi di sekolah Persada Bayongbong, Garut. Metode yang digunakan dalam program PKM bidang pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dan pelatihan. Dengan metode tersebut diharapkan agen-agen anti perundungan dan anti intoleransi memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah di lingkungan sekitarnya, baik dalam hal melakukan penanganan awal terhadap korban perundungan sampai melaporakannya sesuai dengan mekanisme pelaporan yang tepat. Metode sosialisasi dan pelatihan juga dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada mitra tentang apa itu perundungan dan dampak apa yang ditimbulkannya. Hasil yang ditunjukkan dari program sosialisasi dan pelatihan ini adalah wawasan mitra yang bertambah dan kemampuan mitra dalam menyuarakan bahayanya perundungan melalui kegiatan advokasi kepada masyarakat. Advokasi dilakukan dengan pembuatan narasi-narasi singkat tentang perundungann serta melalui pembuatan media komunikasi visual yang menarik dalam bentuk poster.
MEMBANGUN IDENTITAS NASIONAL NEGARA MESIR MELALUI FILM STUDI KASUS INDUSTRI FILM MESIR 2010 – 2020: MEMBANGUN IDENTITAS NASIONAL NEGARA MESIR MELALUI FILM STUDI KASUS INDUSTRI FILM MESIR 2010 – 2020 Eka Kurnia Firmansyah; Muhammad Aris Nurrahman
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Oktober, 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i3.270

Abstract

Setiap bangsa dan negara memiliki identitas yang kerap disebut dengan identitas nasional, yang membedakannya dengan bangsa dan negara yang lain. Identitas ini di bangun dari unsur-unsur yang kompleks yang saling mempengaruhi satu sama lain, dan dapat diaplikasikan ke dalam bentuk atau media yang beragam, salah satunya adalah melalui film. Mesir sebagai sebuah bangsa dan negara memiliki sejarah yang sangat Panjang, yang turut memberikan pengaruh terhadap identitas nasional yang mereka miliki. Hal ini ditunjukan melalui film-film yang dibuat oleh industri film Mesir yang juga adalah industri film tertua diantara negara-negara Arab lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana identitas nasional Mesir diperlihatkan melalui film-film Mesir yang rilis antara tahun 2010 – 2020 dengan kriteria tertentu. Film-film tersebut ialah Asmaa (2011), Excuse My French (2014), Cairo 678 (2010), Clash (2016), dan The Square (2013). Untuk mengetahui bagaimana identitas nasional dapat direpresentasikan melalui film-film tersebut serta hubungannya antara film dan budaya, digunakan teori identitas nasional dari Benedict Anderson, teori film dan budaya dari Andre Bazin, dan teori representasi dari Stuart Hall. Hasilnya ialah terdapat kemiripan dari kelima film tersebut mengenai penggambaran identitas nasional Mesir meskipun memiliki tema, plot, dan latar yang berbeda. Ini menunjukan bahwa film bukan hanya media hiburan semata, namun juga merupakan media yang kuat untuk merepresentasikan identitas nasional sebuah bangsa. Lebih lanjut, film bukan hanya cermin dari kehidupan bermasyarakat, namun juga sebagai alat untuk memperkuat identitas masyarakat atau bangsa itu sendiri.