Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR DINAS KESEHATAN KOTA METRO TAHUN 2024 Rohmahwati, Desy Eva; Widodo, Deny Edy; Sigalingging, Marhaban
SIMPLEX: Journal of Economic Management Vol 6 No 1 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas kinerja publik kota Metro tentu tidak lepas dari aparatur pemerintah Dinas Kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan yang berkaitan erat dengan kinerjanya. Aparatur pemerintah Dinas Kesehatan dapat meningkatkan kualitas kinerja publiknya untuk menjalankan visi misi dengan menjaga kinerjanya sebagai bukti pengabdian kepada Negara dan masyarakat. Hal tersebut tidak lepas dari peran seorang pemimpin yang memberikan motivasi dan manajemen yang baik kepada pegawainya agar memiliki komitmen tinggi dalam upaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Tugas pokok dan fungsi dinas kesehatan kota Metro yaitu melaksanakan sebagian urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantu di bidang kesehatan (PemKot Metro Dinkes). Hal ini sesuai dengan Visi kota Metro yaitu terwujudnya kota Metro berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya.Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) yang dilakukan dengan mengumpulkan data dan informasi yang diperoleh langsung daripegawai Dinas Kesehatan kota Metro Lampung. Data pelayanan setiap bulan dengan populasi 50 orang, sehingga jumlah sampel yang akan dijadikan obyek penelitian berjumlah 50 sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket) dan interview. Analsis data yang digunakan adalah persamaan sub struktur model analisis jalur (path analysis), dan path model regresi, menjelaskan dan menginterpretasikan masing-masing koefisien jalur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Manajemen SDM berpengaruh signifikan terhadap kualitas kerja Kantor Dinas Kesehatan Kota Metro; 2) Manajemen SDM berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja Kantor Dinas Kesehatan Kota Metro; 3) Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kualitas kerja di Kantor Dinas Kesehatan Kota Metro; dan 4) Manajemen SDM berpengaruh terhadap kualitas kinerja pegawai di kantor Dinas Kesehatan kota Metro yang dimediasi oleh motivasi kerja.
ANALISIS DIMENSI MUTU PELAYANAN UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PASIEN PADA PUSKESMAS DI KOTA METRO Trigustiani, Selvilia; Widodo, Deny Edy; Sigalingging, Marhaban
SIMPLEX: Journal of Economic Management Vol 6 No 1 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis dimensi mutu pelayanan menunjukkan bahwa peningkatan mutu pelayanan di Puskesmas Kota Metro dapat dilakukan dengan strategi yang direkomendasikan diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Kota Metro. Maka tujuan dari penelitian ini ialah untuk menguji indikator dari analisis dimensi mutu pelayanan yang mencakup kehandalan, jaminan, bukti fisik, empati, dan daya tanggap) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Kota Metro. Metode pengumpulan data menggunakan angket kuesioner dengan bantuan google form yang dibagikan kepada pasien yang berkunjung di semua puskesmas yang ada di Kota Metro, sedangkan sampel dari perhitungan sebelumnya yang mewakili ialah sebanyak 78 responden. Adapun teknik analisis data menggunakan uji validitas dan reliabilitas untuk menguji kevalidatan daripada hasil angket kueisoner itu, dan analisis data menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil membuktikan bahwa 1) Kehandalan mampu meningkatkan kepuasan pasien secara signifikan di Puskesmas yang ada di Kota Metro. 2) Jaminan mampu meningkatkan kepuasan pasien secara signifikan di Puskesmas yang ada di Kota Metro. 3) Bukti fisik mampu meningkatkan kepuasan pasien secara signifikan di Puskesmas yang ada di Kota Metro. 4) Empati mampu meningkatkan kepuasan pasien secara signifikan di Puskesmas yang ada di Kota Metro. 5) Daya tanggap mampu meningkatkan kepuasan pasien secara signifikan di Puskesmas yang ada di Kota Metro. 6) Secara bersamaan kelima variabel tersebut mampu meningkatkan kepuasan pasien, artinya Puskesmas di Kota Metro perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelima variabel prediktor tersebut dan merumuskan strategi untuk meningkatkan kualitasnya. 7) kooefisien determinasi prediktor (kehandalan, jaminan, bukti fisik, empati, dan daya tanggap) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Kota Metro. Puskesmas di Kota Metro perlu fokus pada peningkatan kualitas kelima variabel tersebut untuk meningkatkan kepuasan pasien secara keseluruhan. 1) Agar dimensi keandalan sangat penting untuk mencapai kepuasan pasien. Sebagai penyedia layanan jasa yang berfokus pada kualitas pelayanan, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan variabel prediktor keandalan. 2) Supaya dimensi jaminan, yang merupakan unsur dari kenyamanan dan keamanan pasien selama dalam perawatan di Puskesmas, perlu mendapat perhatian serius untuk meningkatkan kepuasan pasien. 3) Agar aspek bukti fisik Puskesmas, seperti kenyamanan kamar rawat inap, kebersihan lingkungan, penampilan tenaga medis, dan kelengkapan fasilitas layanan kesehatan, perlu ditingkatkan untuk mencapai kepuasan pasien yang optimal. 4) Agar empati pegawai dalam hal kemampuan tenaga medis dalam menjalin hubungan yang baik dengan pasien, memahami kebutuhan dan perasaan pasien, serta memberikan pelayanan yang ramah dan penuh dengan rasa peduli. 5) Aspek daya tanggap dalam pelayanan Puskesmas, yang merupakan salah satu faktor penting dalam mencapai kepuasan pasien yang optimal, perlu ditingkatkan. Daya tanggap yang dimaksud mencakup kemampuan Puskesmas dalam menyelesaikan proses pelayanan dengan tepat waktu, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.6) Pada aspek kepuasan pasien dalam pelayanan Puskesmas, yang merupakan salah satu faktor penting dalam mencapai tingkat kesenangan pasien yang optimal, perlu ditingkatkan. Kata kunci: kehandalan, Jaminan, bukti fisik, empati, daya tanggap, dan kepuasan pasien.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KESEJAHTERAAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KOTA METRO Nasution, Verawati; Febriyanto; Sigalingging, Marhaban
SIMPLEX: Journal of Economic Management Vol 6 No 1 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi kerja dan kesejahteraan merupakan faktor penting yang perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kinerja pegawai ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Metro, sehingga tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui baik secara parsial maupun secara simultan atas motivasi kerja dan kesejahteraan terhadap kinerja pegawai di Kantor Dinas Kesehatan Kota Metro, adapun penelitian ini didukung dengan teori-teori terbarukan bersumber dari jurnal dan diimbangi dengan buku perpustakaan yang ada di pascasarjana UM Metro, desain penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif dan penyebaran angket kuesioner dengan menggunakan google form dari perhitungan sampel ditemukan sebanyak 48 responden pegawai. Teknik sampling dalam penelitian ini yaitu sampling insidental sehingga siapa saja jika ketemu didalam kantor dimintai untuk mengisi kuesinoer yang dibagikan. Taknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda dengan pengambilan keputusan uji parsialt, uji simultan f, dan koefisien determinasi. Hasil analisa membuktikan bahwa 1) Motivasi kerja dapat memberikan kontribusi sebagian terhadap peningkatan kinerja pegawai. Namun, hal ini tidaklah bersifat mutlak, dan faktor-faktor lain juga bisa turut berperan dalam memengaruhi kinerja secara keseluruhan. Oleh karena itu, organisasi perlu memperhatikan berbagai aspek yang dapat memotivasi pegawai dan juga memastikan adanya dukungan dan kondisi kerja yang memungkinkan mereka untuk mencapai kinerja yang optimal. 2) Dengan memperhatikan kesejahteraan pegawai, organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan mempromosikan keseimbangan hidup, kesehatan, dan kepuasan pegawai. Ini, pada gilirannya, dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja secara keseluruhan. Strategi ini menjadi semakin penting karena pemahaman bahwa kesejahteraan pegawai bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga tanggung jawab organisasi untuk menciptakan kondisi kerja yang mendukung dan memotivasi pegawai. 3) Adanya interaksi positif antara motivasi kerja dan kesejahteraan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Hal ini dapat memberikan informasi berharga bagi organisasi untuk merancang kebijakan dan program yang tidak hanya fokus pada satu aspek, tetapi juga memperhatikan baik motivasi kerja maupun kesejahteraan pegawai secara holistik. 67% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variasi motivasi kerja dan kesejahteraan, artinya 1) Kemampuan dan keterampilan yang dimiliki pegawai dapat memengaruhi kinerja mereka, meskipun motivasi kerja dan kesejahteraan mereka tinggi. 2) Ketersediaan sumber daya yang memadai, seperti peralatan dan bahan baku, juga dapat memengaruhi kinerja pegawai. 3) Budaya organisasi yang positif dan suportif dapat meningkatkan motivasi kerja dan kesejahteraan pegawai, dan pada akhirnya meningkatkan kinerja mereka. Saran Pimpinan Dinas Kesehatan Kota Metro untuk variabel kinerja pegawai pada indikator kuantitas dengan pernyataan individu yang selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas pekerjaan agar lebih diperhatikan. Kata Kunci: Motivasi kerja, kesejahteraan, dan kinerja pegawai.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PADA PT. CIPTA NIAGA SEMESTA (MAYORA GROUP) DI LAMPUNG TENGAH Safrudin, Safrudin; Suhada, Bambang; Sigalingging, Marhaban
SIMPLEX: Journal of Economic Management Vol 6 No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/simplex.v6i2.10893

Abstract

Work discipline is a reflection of good human resources and is able to encourage the development of the agency or company it manages, so in this study the researcher examines the work discipline of employees at PT. Cipta Niaga Semesta (Mayora Group) in Central Lampung. The aim of this research is to examine both partially and simultaneously the relationship between work motivation and employee performance regarding work discipline. The design of this research uses a quantitative method that is refined with selected indicators that are described by the researcher into a questionnaire that is distributed to 50 representative employees based on formula calculations and sampling techniques using Stratified Random Sampling. And data analysis techniques use instrument validity, reliability, and multiple linear regression tests with decisions using partial t, simultaneous f test, and coefficient of determination. The results of this research prove that work motivation and employee performance can form the basis for strong work discipline in an organization. Organizations that motivate employees, provide recognition for good performance, and support skill development can create a positive work environment that fosters work discipline. On the other hand, employees who are motivated and have good performance tend to be more disciplined in carrying out their duties efficiently.
PERAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN LAYANAN MELALUI KINERJA PEGAWAI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA BPPRD KOTA METRO Ariyanti, Siti Iftiyah; Febriyanto, Febriyanto; Sigalingging, Marhaban
SIMPLEX: Journal of Economic Management Vol 6 No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/simplex.v6i2.10895

Abstract

This research was conducted because BPPRD Metro City has the main task of carrying out several government affairs related to public services, so it is necessary to examine how satisfaction with employee services is provided. This research aims to determine whether service quality through employee performance as an intervening variable influences service satisfaction. This research uses a quantitative analysis method with associative descriptive research. The population in this study were people who used BPPRD Metro City services in July 2023, totaling 122 people. The sample in this study was selected using the Solvin formula so that 93 respondents were obtained. Data collection techniques were carried out using observation, questionnaires, and documentation. Data analysis techniques use simple regression and path analysis. The results of this research are (1) a significant influence between Service Quality and Employee Performance, as evidenced by the calculated t value of 3.50 > t table 1.665. (2) there is a significant influence between service quality and service satisfaction, as evidenced by the calculated t value of 3.648 > t table 1.665. (3) there is a significant influence between employee performance on service satisfaction, as evidenced by the calculated t value of 8.519 > t table 1.665. (4) indirectly, service quality through employee performance has a significant influence on service satisfaction, as evidenced by the direct influence value of 0.145 < the indirect influence value of 0.2119
STRATEGI PEMASARAN DENGAN PENDEKATAN AHP PADA SMK BUDI UTOMO 1 WAY JEPARA LAMPUNG TIMUR Amin, Muhammad Yasir; Suhada, Bambang; Sigalingging, Marhaban
SIMPLEX: Journal of Economic Management Vol 6 No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/simplex.v6i2.10896

Abstract

This research aims to analyze the most appropriate marketing strategy for Budi Utomo 1 Way Jepara East Lampung Vocational School between market development strategy (MDS), product development strategy (PDS), brand image strategy (BIS), and market penetration strategy (MPS) using the approach Analytical Hierarchy Process (AHP). The method used in this research is qualitative. Data collection in this research was interviews, observation, and document study. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the research show that Budi Utomo 1 Way Jepara Vocational School has implemented a fairly good educational marketing strategy, several programs and services offered can attract the tastes and interests of the community, promotional activities carried out by the school are running quite well and are managed centrally by the foundation and assisted by the headmaster. Based on AHP on the 4 marketing components at Budi Utomo 1 Way Jepara Vocational School, it was found that the best factor component for improving marketing was school accreditation with a priority vector value of 0.35. The best actor component for improving marketing is students with a priority vector value of 0.36. The best objective component for improving marketing is producing quality graduates with a priority vector value of 0.33. The best alternative strategy component to improve marketing at Budi Utomo 1 Way Jepara Vocational School is Product Development Strategy (PDS) with a priority vector value of 0.37.