Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Himasapta

Identifikasi karakteristik batuan pembentuk air asam tambang di Pit UEE pada PT Jorong Barutama Greston Qanita Al Qiftiah; Ahmad Ali Syafi’i; Rudy Hendrawan Noor
Jurnal Himasapta Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 02 Agustus 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i2.9951

Abstract

Penerapan sistem penambangan terbuka secara open pit yang sebagian besar diterapkan dalam penambangan batubara di Indonesia, menyebabkan batuan yang ada di lokasi terekspos dan terpapar dengan udara dan air. Kandungan mineral sulfida pada batubara dan batuan tersebut meningkat, hal ini diikuti dengan meningkatnya potensi pembentukkan air asam tambang. Peningkatan kadar asam di akan berdampak buruk pada kualitas tanah dan air di sekitar tambang. Identifikasi karakterisik batuan yang berpotensi membentuk air asam pada lokasi tambang di Pit UEE PT Jorong Barutama perlu dilakukan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini antara lain berturut-turut persentase batuan asam, batuan basa yaitu pada drill hole 22 AMD 04 hasil PT JBG (21%, 59%) dan hasil Gard Guide (57%, 22%) memiliki selisih hasil yaitu 36% dan 37%, 22 AMD 05 hasil PT JBG (16%, 75%) dan hasil Gard Guide (25%, 67%) memiliki selisih hasil yaitu 9% dan 8%, dan 22 AMD 06 hasil PT JBG (0%, 88%) dan hasil Gard Guide (76%, 12%) memiliki selisih hasil yaitu 88% dan 64%.
Evaluasi reklamasi dan revegetasi di PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua, Tapin, Kalimantan Selatan Sita, Farida; Noor, Rudy Hendrawan; Nurhakim, Nurhakim; Syafi'i, Ahmad Ali
Jurnal Himasapta Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 01 April 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v9i1.12363

Abstract

PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua terletak di Desa Pantai Cabe Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan yang bergerak di bidang penambangan batubara. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menilai kegiatan reklamasi dan revegetasi yang telah dilakukan sehingga pelaksanaan reklamasi berjalan secara terencana, sistematis dan berkelanjutan yang merupakan bentuk serta upaya untuk melaksanakan pengelolaan pertambangan yang berwawasan lingkungan. Pada penelitian yang dilakukan acuan untuk pelaksanaan kegiatan reklamasi di PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua mengacu kepada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1827/K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik. Adapun parameter reklamasi yang menjadi penilaian dalam penelitian ini sesuai dengan acuan yang ada adalah penilaian pada penatagunaan lahan, revegetasi dan penyelesaian akhir. Berdasarkan parameter tersebut, maka didapatkan hasil evaluasi reklamasi dan revegetasi di lahan bekas tambang PT Binuang Mitra Bersama menurut acuan pada matrik 17 maka didapatkan hasil yaitu dengan total 78,8% yang mana hasil ini dapat dikategorikan baik sehingga hasil reklamasi dapat diterima dengan beberapa perbaikan.
Analisis dan evaluasi parameter kualitas batubara pada stock ROM dan crushing plant PT Jorong Barutama Greston Meliyana, Meliyana; Nurhakim, Nurhakim; Noor, Rudy Hendrawan
Jurnal Himasapta Vol 8, No 3 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 03 Desember 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i3.10836

Abstract

Kualitas batubara merupakan parameter utama dalam menentukan sebuah kegiatan baik pengolahan maupun pemanfaatan bahan galian. Kualitas suatu batubara ini juga dapat ditentukan dengan menganalisa parameter kualitas batubaranya baik secara fisik maupun secara kimiawi. Kualitas batubara juga dipengaruhi oleh kondisi geologi daerah penambangan, baik batubara dengan kadar tinggi, sedang, maupun rendah. Kehadiran karbon di setiap lapisan bervariasi dalam kualitas dan kuantitas. Untuk memperjelas, perusahaan memperkenalkan kontrol kualitas batubara berdasarkan parameter kualitas batubara untuk mengontrol kualitas batubara dari depan tambang hingga penyimpanan, sehingga berbagai metode parameter batubara diuji untuk memenuhi permintaan konsumen. Permasalahan yang timbul dari kualitas batubara ini adalah adanya keluhan konsumen tentang kualitas batubara yang menyimpang dari standar kualitas batubara yang telah disepakati bersama. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis kualitas batubara di area pit, stock ROM serta crushing plant untuk mengetahui kualitasnya dan faktor apa yang menjadi penyebab perbedaan kualitas batubara tersebut, sehingga dapat dilakukan upaya untuk mengurangi atau meminimalisir kualitas batubara yang menyimpang tersebut.
Estimasi sumberdaya dan cadangan batuan ultrabasa Desa Awang Bangkal Barat Maulana, Robby; Noor, Rudy Hendrawan; Arief, Muhammad Zaini
Jurnal Himasapta Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 02 Agustus 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v9i2.13286

Abstract

Awang Bangkal Barat merupakan daerah perbukitan yang memiliki potensi batuan berharga. Foto udara diolah untuk proses ortomosaik foto dan membangun DEM. Software yang digunakan untuk memproses data spasial dan estimasi adalah ArcGIS dan Surpac. Hasil estimasi sumberdaya pada sembilan IUP di daerah penelitian berturut turut soil dan fresh rock antara lain CV BBB: 18.725 m3 dan 365.900 m3, CV Bumi Sejahtera: 42.875 m3 dan 1.801.000 m3, CV Habibi: 14.950 m3 dan 194.950 m3, CV PP: 28.250 m3 dan 2.703.425 m3, CV SR: 24.125 m3 dan 672.375 m3, CV MMK: 34.200 m3 dan 3.644.400 m3, KP BUB:  27.800 m3 dan 1.651.025 m3, PT H.M. Taher: 20.675 m3 dan 1.051.200 m3, PT JB: 20.675 m3 dan 1.051.200 m3. Hasil estimasi cadangan berturut turut soil dan fresh rock antara lain CV BBB: 23.301 m3 dan fresh rock 325.900 m3, CV BS: 42.750 m3 dan 1.063.925 m3, CV Habibi: 15.625 m3 dan 108.475 m3, CV PP: 23.675 m3 dan 307.225 m3, CV SR: 9.650 m3 dan 47.325 m3, CV MMK: 21.825 m3 dan 598.675 m3, KP BUB: 47.325 m3 dan 737.700 m3, PT H.M. Taher: 21.575 m3 dan 265.525 m3, PT JB: 19.900 m3 dan 179.950 m3.