Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Pada Institut Teknologi Dan Bisnis Nobel Indonesia Andi Nabila Tenri Lala; M. Ikhwan Maulana Haeruddin; Abdi Akbar; Romansyah Sahabuddin; Uhud Darmawan Natsir
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 12 No. 4 (2023): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/jbk.v12i4.4313

Abstract

This study aims to (1) Know and analyse the effect of work discipline on employee performance at the Nobel Institute of Technology and Business Indonesia, (2) Know and analyse the effect of work environment on employee performance at the Nobel Institute of Technology and Business Indonesia, and (3) Know and analyse the effect of work discipline and work environment together on employee performance at the Nobel Institute of Technology and Business Indonesia. The population in this study were all employees, especially education personnel as many as 55 people. Sampling in this study was all members of the population, namely 55 people with quantitative research. The data collection technique was carried out by distributing questionnaires. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis using Statistical Product Servive Solution (SPSS).The results showed that: 1) There is a positive and significant influence on work discipline on employee performance at the Nobel Institute of Technology and Business Indonesia, 2) There is a positive and significant influence on the work environment on employee performance at the Institute of Technology and Business Indonesia, and 3) There is a positive and significant effect of work discipline and work environment together on employee performance at the Nobel Institute of Technology and Business Indonesia.
Dampak Dimensi Kesejahteraan Karyawan terhadap Hasil Kerja: Studi Integratif tentang Keuangan, Karir, dan Kesehatan Lala, Andi Nabila Tenri; Muis, Mahlia; Hamid, Nurjanah; Andi Reni
Nobel Management Review Vol. 5 No. 3 (2024): Nobel Management Review
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian pada Masyarakat ITB Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/nmar.v5i3.5110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kesejahteraan karyawan terhadap produktivitas, loyalitas, dan keterlibatan, serta mengatasi kesenjangan penelitian utama terkait bagaimana dimensi kesejahteraan yang berbeda berkontribusi terhadap hasil kerja. Tidak seperti penelitian sebelumnya yang berfokus pada aspek kesejahteraan yang terisolasi, penelitian ini mengambil pendekatan holistik, mengintegrasikan keamanan finansial, keseimbangan kehidupan kerja, pengembangan karir, dan kesejahteraan mental dan fisik untuk memahami peran kesejahteraan karyawan dalam kinerja organisasi secara komprehensif. Penelitian ini mengadopsi metodologi tinjauan literatur sistematis kualitatif (SLR), yang mensintesis temuan dari jurnal yang telah diulas oleh rekan sejawat dan studi empiris yang diterbitkan setelah tahun 2018. Penelitian ini mengevaluasi tren dalam kebijakan kesejahteraan, keterlibatan karyawan, dan produktivitas di tempat kerja, menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pendorong utama kesejahteraan karyawan dan pengaruhnya terhadap efisiensi tenaga kerja. Penelitian ini didasarkan pada Teori Pertukaran Sosial (Social Exchange Theory/SET), yang menjelaskan hubungan timbal balik antara organisasi dan karyawan terkait tunjangan kesejahteraan dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kesejahteraan yang terstruktur dengan baik secara signifikan meningkatkan produktivitas, retensi karyawan, dan kepuasan kerja. Studi ini juga menyoroti bahwa keterlibatan karyawan memediasi hubungan antara kebijakan kesejahteraan dan kinerja bisnis. Selain itu, pengaturan kerja yang fleksibel, dukungan kesehatan mental, dan peluang pengembangan profesional berkontribusi terhadap motivasi tenaga kerja yang berkelanjutan. Namun, perusahaan menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan program kesejahteraan, termasuk kendala biaya, ketidaksesuaian dengan kebutuhan karyawan, dan kesulitan dalam mengukur dampak jangka panjang. Studi ini memberikan wawasan teoritis dan manajerial dengan menekankan pada strategi kesejahteraan berbasis data. Organisasi harus bergerak lebih dari sekadar kompensasi moneter dan menerapkan program kesejahteraan holistik yang selaras dengan ekspektasi tenaga kerja modern. Penelitian di masa depan harus mengeksplorasi penerapan kebijakan kesejahteraan yang spesifik untuk industri tertentu dan peran faktor ekonomi eksternal dalam membentuk kesejahteraan tenaga kerja).
Keberlanjutan Perbankan Syariah: Dampak Green Human Resource Management terhadap Kinerja Pegawai melalui Employee Engagement di Sulawesi Selatan Lala, Andi Nabila Tenri; Firman, Ahmad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2193

Abstract

Perbankan hijau sangat penting dalam perbankan syariah, yang mempromosikan praktik ramah lingkungan untuk keberlanjutan. Namun, tantangan seperti rendahnya keterlibatan karyawan dan pelatihan yang tidak memadai menghambat peningkatan kinerja di Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak Green Human Resource Management (GHRM) terhadap kinerja karyawan melalui keterlibatan di bank-bank syariah, dengan fokus pada meningkatkan kesadaran akan isu-isu lingkungan. Dengan menggunakan metodologi kuantitatif, data primer dikumpulkan dari 65 karyawan melalui kuesioner terstruktur, yang dibagi menjadi tiga kelompok yakni 8 manajer tingkat atas, 40 spesialis dan analis tingkat menengah, serta 17 staf operasional tingkat bawah. Analisis data dilakukan menggunakan SEM dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GHRM secara signifikan meningkatkan keterlibatan karyawan, yang berdampak positif pada kinerja. Meskipun GHRM memiliki efek langsung negatif terhadap kinerja, namun memiliki efek positif dan signifikan melalui keterlibatan sebagai mediator. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan bahwa bank syariah harus menerapkan praktik GHRM seperti pelatihan kesadaran lingkungan, pengakuan kontribusi, dan penyelarasan pengembangan karier dengan nilai-nilai organisasi. Membangun budaya yang mendukung inisiatif hijau akan memperkuat keterlibatan dan loyalitas serta memaksimalkan dampak positif GHRM. Penelitian ini memberikan kontribusi pada manajemen sumber daya manusia dan perbankan syariah dengan menekankan peran GHRM dalam meningkatkan keterlibatan dan kinerja karyawan, serta membangun landasan untuk penelitian masa depan tentang keberlanjutan dalam kebijakan perbankan.
Work Motivation as a Mediator of Employee Well-Being, Leadership, and Staff Performance Ahmad Firman; Fitriani Latief; Andi Nabila Tenri Lala
Advances in Human Resource Management Research Vol. 4 No. 2 (2026): February - May
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ahrmr.v4i2.739

Abstract

Purpose: This study examines the effects of employee well-being and transformational leadership on educational staff performance and investigates the mediating role of work motivation in private universities. Research Method: A quantitative explanatory approach was employed. Data were collected through questionnaires from 75 educational staff members at private universities specializing in economics in South Sulawesi, Indonesia. Respondents were selected using purposive sampling. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4.0. Results and Discussion: The results show that employee well-being and transformational leadership positively and significantly influence work motivation. Transformational leadership and work motivation significantly affect educational staff performance, whereas employee well-being has no direct effect on performance. Furthermore, work motivation significantly mediates the relationships between employee well-being and performance, as well as transformational leadership and performance. These findings indicate that motivation is a key mechanism linking leadership and employee well-being to improved performance outcomes. Implications: University management should strengthen transformational leadership practices and promote employee well-being to enhance work motivation and staff performance. Originality: This study provides evidence of the mediating role of work motivation in explaining how employee well-being and transformational leadership influence educational staff performance in Indonesian private universities.
Human–AI Synergy Dalam UMKM Melalui Digital Competence dan Job Satisfaction terhadap Employee Performance Ahmad Firman; Andi Nabila Tenri Lala; Prattana Srisuk
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026): In Press
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2844

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh AI Adoption dan Digital Competence terhadap Employee Performance melalui Job Satisfaction sebagai variabel mediasi pada UMKM di Kabupaten Takalar. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan melalui kuesioner elektronik dari 94 karyawan UMKM swasta lokal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling berbasis varians melalui SmartPLS 4.0. Hasil analisis model struktural mengungkapkan temuan krusial bahwa baik AI Adoption maupun Digital Competence terbukti tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Employee Performance. Sebaliknya, kedua variabel eksogen tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap Job Satisfaction, yang pada gilirannya berdampak dominan terhadap peningkatan kinerja. Temuan ini mengonfirmasi adanya peran mediasi sempurna oleh kepuasan kerja. Hal ini memberikan kontribusi teoretis baru pada STS Theory dalam ekosistem usaha kecil, bahwa kecanggihan teknologi dan kapabilitas digital bersifat laten dan tidak akan otomatis meningkatkan produktivitas fisik sebelum divalidasi oleh respons emosional positif karyawan. Secara praktis, pemilik UMKM disarankan menyeimbangkan investasi perangkat digital dengan program kesejahteraan emosional karyawan guna mengonversi potensi digital menjadi hasil kerja nyata secara maksimal.Kata Kunci: Adaptasi AI, Kompetensi Digital, Kepuasan Kerja, Kinerja Pegawai, UMKMABSTRACTThis study aims to analyze the influence of AI Adoption and Digital Competence on Employee Performance through Job Satisfaction as a mediating variable in MSMEs in Takalar Regency. Using an explanatory quantitative approach, data were collected through electronic questionnaires from 94 local private MSME employees selected using a purposive sampling technique. Data analysis was conducted using variance-based Structural Equation Modeling through SmartPLS 4.0. The results of the structural model analysis revealed a crucial finding that neither AI Adoption nor Digital Competence were proven to have a significant direct influence on Employee Performance. In contrast, both exogenous variables had a positive and significant influence on Job Satisfaction, which in turn had a dominant impact on performance improvement. This finding confirms the perfect mediation role of job satisfaction. This provides a new theoretical contribution to STS Theory in the small business ecosystem, that technological sophistication and digital capabilities are latent and will not automatically increase physical productivity until validated by positive employee emotional responses. Practically, MSME owners are advised to balance digital device investments with employee emotional well-being programs to maximize digital potential into tangible work results.Keywords: AI Adaption, Digital Competence, Job Satisfaction, Employee Performance, MSME