Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Jejak Pulau (Penelusuran Kehidupan di Daratan Tersembunyi Bangko Tinggia) Cahyadi; Jusmirad; Irfawandi; Rempe; Eni; Ramadani; Septiansyah; Ilyas; Almaida; Bahri; Hijriana; D. Anggraeni; Sarah; Andinar; Mannuntungi; N. Anggraeni; Khairinisa; Musfira; Khibran; Shafwan; Usamah; Songkeng; Arina; Mu’min; Nisa; Fathurrahman; Arsyi; Hirwan; Ahmad; Afgan; Yusuf; Irmawati; Djohar; Abriadie; Muh. Syukur; Andy Dody Mayputra Agustang
Formosa Journal of Social Sciences (FJSS) Vol. 2 No. 2 (2023): June, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjss.v2i2.4970

Abstract

Buku ini menceritakan tentang kehidupan masyarakat yang bermukim di sebuah kepulauan tepatnya Pulau Tanakeke, dusun Bangko Tinggia. Kehidupan masyarakat yang diceritakan dalam buku ini ditinjau dari aspek Sosial Budaya, aspek Lingkungan, aspek Ekonomi serta aspek Pendidikan. Selain itu, juga dijelaskan tentang kondisi masyarakat yang memprihatinkan terutama dari segi ekonomi dan pendidikan yang diakibatkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap kondisi yang dialami oleh masyarakat dusun Bangko Tinggia.
PELABUHAN BONERATE: PUSAT NIAGA ANTARPULAU DI SELAYAR (2007-2018) Bahri; La Malihu; Ahmadin; Najamuddin; Bustan; Salahuddin
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the development of the Port of Bonerate both in terms of infrastructure and the development of loading and unloading of goods and passengers. The research method used is historical research with procedures; heuristics, verification, interpretation and historiography. The results of this study indicate that in Bonerate Island initially there was only one port named Bonerate Harbor which was established in 2007. The waters of the Bonerate Harbor are very strategic because of its very safe position from the waves crashing in both the western and eastern seasons. The physical development of Bonerate Port is quite significant, namely experiencing development of 3 stages in the period 2007-2012. In 2007-2018 Bonerate Port facilities and infrastructure underwent construction in the form of port waters, mooring facilities, warehousing facilities and port facilities. The loading and unloading process of goods at this port experiences ups and downs.
SONGKOK RECCA TO BONE; IDENTITAS LOKAL YANG MENASIONAL Jumadi; Nurlela; Asmunandar; Khaeruddin; Andi Dewi Riang Tat; Bahri
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study of Songkok Recca to Bone is a study that tries to uncover the history of existence, the meaningful value of the songkok recca tersbut and the socioeconomic impact of recca songkok kerajiann for msayarakat in Paccing Village. This research as a study of local history that elevates local handicrafts as a cultural product that has economic value. The research method in this study is historical method with heuristic steps (data collection), criticism (verification), interpretation and historiography (writing). The use of the hat "Songkok Recca" is believed to have begun during the reign of the 31st Bone King named Andi Mappanyukki. The "Songkok Recca" hat used can show the wearer's social strata. This study aims to see the perception in the use of this hat is related to the social stratification of Bugis people in Bone Regency. The research was conducted in Awangpone Subdistrict, Bone Regency, South Sulawesi Province, using qualitative approach, with purposive sampling technique in determining informants. Data collection method using observation and interview, with the number of informants as many as ten people. Data analysis techniques in this research are qualitative data analysis techniques. The results showed that there is a shift in the use of the hat "Songkok Recca" today. Inistilah social stratification, the use of the hat "Songkok Recca" no longer shows the level of a person, but is now more described as a form of local wisdom bugis community in Bone Regency.
Dinamika Islamisasi dan Pandangan Posmodernisme Terhadap Pembacaan Barasanji: Studi Kasus Masyarakat di Kabupaten Bone Bahri; Fadli; Andi Khusnul Ilyanti; Fitra Widya Wati
CHRONOLOGIA Vol 7 No 1 (2025): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i1.21467

Abstract

Pokok penelitian ini adalah bagaimana tradisi pembacaan barasanji di Desa Unra Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone dalam hukum Islam yang masih sering menjadi perdebatan. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografis. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh langsung dari masyarakat yang berperan langsung dalam tradisi pembacaan barasanji di Desa Unra Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone serta menggunakan literatur dan referensi berupa artikel ilmiah terdahulu. Metode pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di Desa Unra Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone memaknai tradisi pembacaan barasanji sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. dan merupakan implementasi dari firman Allah SWT. dalam Q.S Al-Ahsab 33:56. Prosesi pembacaan barasanji dimulai dari imam membaca kitab barzanji secara bergantian dengan teratur dari kanan ke kiri, lalu berdiri dengan mengucap shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. secara bersamaan dengan irama yang menyejukkan hati. Pembacaan barasanji diawali dengan duduk terlebih dahulu, lalu berdiri (mahallul qiyam) pada saat menyebut nama Nabi Muhammad SAW. yang diartikan sebagai bentuk tanda penghormatan kepada beliau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam terhadap tradisi pembacaan barasanji di Desa Unra Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone adalah mubah, sebab dalam pelaksanaannya tidak ada yang menentang syariat Islam. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tradisi pembacaan barasanji memberikan banyak manfaat seperti; masyarakat dapat memperbanyak shalawat, menambah cinta terhadap Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. serta silaturahmi akan terjalin. Dengan adanya penelitian ini dapat memberi tambahan pengetahuan mengenai tradisi pembacaan barasanji di Desa Unra Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone yang telah lama dilaksanakan.