Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Perubahaan Penggunaan Lahan di Kota Payakumbuh Rio Valery Allen; Muhammad Syahfitra
Atech-i Vol. 1 No. 1 (2023): Tahun 2023
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v1i1.9

Abstract

Perubahaan penggunaan lahan Kota Payakumbuh mengalami perkembangan yang cukup pesat. Perubahaan penggunaan lahan yang cukup pesat berimplikasi pada meluasnya kebutuhan ruang. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui perubahaan penggunaan lahan selama periode tahun 2013 hingga tahun 2023. Mengklasifikasikan jenis-jenis kelas penggunaan lahan yang terjadi dengan menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Berdasarkan hasil analisis SIG diketahui kelas penggunaan lahan yang ada di Kota Payakumbuh adalah berupa Hutan, Badan Air, Ladang, Perumahaan / Pemukiman, Sawah, Semak / Lahan Terlantar, dan Tanah / Lahan Kering. Hasil analisis kelas penggunaan lahan Kota Payakumbuh diketahui bahwa sawah merupakan kelas penggunaan lahan paling luas dengan luas areal mencapai 14,82 km2 atau mencapai 19,87% dari luas keseluruhan wilayah Kota Payakumbuh. Kelas penggunaan lahan paling sedikit di Kota Payakumbuh adalah badan air, dengan luas wilayah 8,06 km2 atau 10,81% dari luas wilayah keseluruhan. Perubahaan kelas penggunaan lahan paling besar terjadi pada kelas tanah / lahan kering yang bertransformasi menjadi semak / lahan terlantar pada tahun 2023.
Pelatihan Pemanfaatan Digital Marketing dalam Pemasaran Produk Bagi Ibu PKK dan Pemuda di Kenagarian Koto Tuo, Kecamatan Harau Khairad, Fastabiqul; Novfirman, Novfirman; Syofiani, Riza; Yuliatri, Yuliatri; Giska Oktabriana; Yefsi Malrianti; Rio Valery Allen
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v1i2.1524

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan di Kenagarian Koto Tuo Kecamatan Harau. Salah satu tantangan yang dihadapi mitra saat ini adalah keterbatasan pengetahuan dan pemahaman mengenai teknologi termasuk digitalisasi dalam kegiatan pemasaran. Alasan inilah yang mendorong pelaksanaan program pengabdian masyarakat untuk memberikan pendidikan kepada usaha yang dijalankan masyarakat terutama Ibu PKK dan Pemuda di Kanagarian Koto Tuo tentang optimalisasi digital marketing dalam pemasaran produk. Metode kegiatan ini berupa pelatihan, sebelum diberikan pelatihan, peserta diberikan kesempatan untuk mengisi beberapa pertanyaan terkait pengetahuan awal mengenai digital marketing. Kemudian, diarahkan untuk menggunakan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan untuk menggunakan platform digital dalam strategi pemasaran. Kegiatan pengabdian diawali dengan demonstrasi salah satu produk yang dapat dipasarkan secara digital. Dengan pemberian materi tersebut, diharapkan peserta pelatihan dapat lebih memahami informasi yang disampaikan oleh tim pengabdian. Hasil dari kuesioner yang diisi setelah pelatihan memberikan informasi berharga mengenai kemajuan peserta dalam menjalani pelatihan dan seberapa besar peningkatan keterampilan yang mereka capai. Berdasarkan kegiatan pelatihan yang telah dilakukan di Kenagarian Koto Tuo melalui Pemanfaatan Digital Marketing dalam Pemasaran Produk dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah dilakukannya pelatihan terkait kegiatan pemanfaatan digital marketing ini.
RANCANG BANGUN DAN EVALUASI KINERJA MESIN PENGUPAS KULIT BUAH AREN TIPE BERTINGKAT Yuni Ernita; Sri Aulia Novita; Zulnadi; Fithra Herdian; Rio Valery Allen; Fanny Yuliana Batubara
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 30 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sugar palm fruit (Arenga pinnata Merr.) is a plantation commodity with high economic potential as the raw material for producing kolang-kaling (sugar palm fruit sweetmeat). However, the fruit peeling process in home-scale industries is still carried out manually, which is time-consuming, results in low production capacity, and poses a risk of occupational accidents. This study aimed to design, fabricate, test the performance of, and analyze the economic feasibility of a multi-stage type sugar palm fruit peeling machine as an alternative form of mechanization for small-scale kolang-kaling processing. The research was conducted through the stages of needs identification, design using an engineering approach, prototype fabrication, functional testing, performance testing, and economic analysis. The observed parameters included effective capacity, the percentage of peeled fruit, unpeeled fruit, and broken fruit, as well as the machine's operational costs. The results showed that the machine had dimensions of 100.69 cm × 56.89 cm × 147.61 cm and was powered by a 3.5 HP gasoline engine. The effective capacity of the machine reached 34.5 kg/hour, with an average of 0.052 kg of unpeeled fruit and 0.085 kg of broken fruit per test. The economic analysis showed a fixed cost of IDR 1,943,760/year, a variable cost of IDR 25,829.44/hour, a basic peeling cost of IDR 772.15/kg, and a break-even point (BEP) of 457.21 kg/year. These results indicate that the multi-stage type sugar palm fruit peeling machine is able to improve the efficiency of the peeling process compared to the manual method and is feasible for application in small-scale kolang-kaling processing industries.