Hana Fieky Cintikashalma Verlyndika
Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PERSEPSI KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN DI APOTEK KAYLA FARMA MALANG Hana Fieky Cintikashalma Verlyndika; Nanang Ardianto; Rudy Mardianto; Wiwin Rohma Maulidah
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i3.5848

Abstract

Di era globalisasi, semakin berkembangnya kesadaran bahwa kesehatan adalah hal terpenting dalam kehidupan, dan kebutuhan akan fasilitas medis semakin meningkat.Hal ini mendorong penyedia layanan medis untuk menyediakan dan meningkatkan mutu pelayanan serta pengobatan preventif dan kuratif dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup dan memuaskan pengguna layanan medis.Kualitas dianggap baik jika persepsi pelanggan pada pelayanan sesuai harapan dan sebaliknya. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif “non eksperimental” korelatif menggunakan 100 responden yang merupakan pelanggan di Apotek Kayla Farma Malang periode Agustus 2023. Sampel diambil secara Accidental Sampling. Hasil menunjukkan bahwa 89% responden menilai bahwa persepsi kualitas pelayanan kefarmasian sudah sangat tinggi, begitu pula pada aspek kepuasan pelanggansebanyak 94% responden menyatakan bila kepuasan pelangganmasuk pada kategori sangat tinggi. Pengujian bivariat menunjukkan bahwa pada persepsi kualitas pelayanan kefarmasian dengan kepuasan pelanggan terdapat hubungan yang relevan dengan angkakurang dari 0,05 dan memiliki keeratan kuat dengan angka korelasi sebesar 0,697.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP KETEPATAN PENGGUNAAN OBAT ANALGESIK PADA SWAMEDIKASI NYERI DI DESA PANDANREJO MALANG nanang ardianto; Fika Maharani; Aldesra Fitri; Hana Fieky Cintikashalma Verlyndika
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 3 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i3.5845

Abstract

Terjadinya kesalahan pengobatan dalam swamedikasi akibat keterbatasan pengetahuan masyarakat terkait obat dan penggunaannya. Pengetahuan yang kurang didasari seperti, faktor tingkat pendidikan, usia, jenis kelamin, dan pekerjaan. Sebagian masyarakat mengkonsumsi analgesik tidak tepat indikasi, memakai analgesik guna menghilangkan kelelahan, stres, keadaan kurang nyaman, memodifikasi interval dosis sesuuai rekomendasi, dan mengkonsumsi dua atau lebih analgesik yang berbeda. Jenis penelitian kuantitatif non eksperimental dengan metode korelatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuisoner yang melibatkan 100 responden di Desa Pandanrejo Kabupaten Malang. Analisisa data menggunakan korelasi Rank Spearman.Karakteristik responden yang digunakan yaitu usia, tingkat pendidikan, jenis kelamin dan pekerjaan. Berdasarkan usia menunjukkan presentase kelompok terbesar adalah kelompok usia 28-37 tahun (42%). Berdasarkan tingkat pendidikan hampir sebagian besar mempunyai pendidikan terakhir SMA/SMK sebanyak 53%. Berdasarkan jenis kelamin perempuan memiliki presentase yang lebih besar yaitu (63%). Berdasarkan usia menunjukkan presentase kelompok terbesar adalah kelompok usia 28-37 tahun (42%). Berdasarkan pekerjaan sebagian besar memiliki pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 48%.Hasil uji korelasi antara tingkat pengetahuan terhadap ketepatan penggunaan obat analgesik didapatkan nilai r hitung 0,695 dengan nilai signifikasi (p value) 0,000. Hal ini menyimpulkan nilai r hitung 0,000 berarti terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan ketepatan penggunaan obat analgesik.