This Author published in this journals
All Journal JME
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANAN JASA KEAGENAN DALAM MENUNJANG PENYANDARAN KAPAL PADA PT. ADMIRAL LINES CABANG BELAWAN Dirhamsyah; Yepta Vianus Marbun; Junialdo Lesmana; Sakti Yohanes Sitorus
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 5 No. 2 (2023): Article Research
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v5i2.110

Abstract

PT Adhi Guna Putera Meulaboh adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayanan Bongkar Muat. Dalam arti perusahaan pelayanan bongkar muat – dokumen kapal dan pengurusan bongkar muat salah satunya yaitu bongkar muat curah padat. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui Peranan PT Adhi Guna Putera Meulaboh dalam menangani pembongkaran Batu Bara di Dermaga Jetty PLTU Nagan Raya. peranananya dimulai dari persediaan alat alat bongkar muat hingga tenaga kerja bongkar muat. Dalam penulisan penelitian ini penulis menggunakan metodologi, selama menjalankan Praktek Darat penulis mengumpulkan bahan – bahan dari metode pengamatan lapangan (Field Study) dan metode pustaka (Library Study) untuk mengetahui lebih dekat bagaimana perusahaan PT Adhi Guna Putera Meulaboh dalam melaksanakan kegiatan pelayanan bongkar muat curah padat seperti Batu Bara. Adapun masalah – masalah yang dihadapi dalam peranan bongkar muat itu biasanya adanya miscommunication antara perusahaan agency kapal dengan pihak perusahaan bongkar muat itu sendiri. Kerjasama serta koordinasi yang baik antara perusahaan pelayaran agency dengan PBM dengan kegiatan bongkar muat sangat dibutuhkan demi kelancaran pelayanan kegiatan bongkar muat. Perlu diingat maksud dari koordinasi yang dimaksud adalah bahwa masing – masing perusahaan dapat melakukan tugas dan fungsinya sehingga pelayanan terhadap kapal dapat berjalan dengan lancar, aman, dan efisien.
PROSES PENANGANAN SIGN OFF CREW KAPAL SPM BHEEM PADA IMIGRASI BATU AMPAR OLEH PT. BALANCIA SHIPPING AGENCY BATA Dafid Ginting; Yepta Vianus Marbun; Fahmi Rinaldi; Muhammad Al Purkan Ritonga
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 8 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v8i1.223

Abstract

Sign off crew adalah prosedur resmi di mana seorang awak kapal dipindahkan dari kapal setelah kontraknya berakhir atau berdasarkan permintaan, diiringi dengan verifikasi dokumen, izin keimigrasian, dan serah terima tugas kepada crew pengganti. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu, metode observasi lapangan (field research) dan metode perpustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam prosedur tersebut, kapten kapal mengirimkan surat elektronik (e-mail) permintaan pergantian awak kepada pemilik kapal serta perusahaan terkait, umumnya dilakukan sebelum masa kontrak awak kapal berakhir. Langkah ini bertujuan agar perusahaan dapat menyiapkan awak pengganti secara tepat waktu dan memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh kapten kapal dan pemilik kapal. Hambatan menegaskan urgensi adanya perencanaan yang lebih matang, koordinasi yang terintegrasi, serta komunikasi yang efektif antar pihak terkait guna mengurangi risiko keterlambatan dan memastikan proses sign off crew terlaksana sesuai dengan peraturan yang berlaku.
SISTEM PENGURUSAN SERTIFIKAT KONSTRUKSI KAPAL PADA KANTOR SYAHBANDAR DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS II MARUNDA OLEH PT. TIRTA PERMAI BAHARI CABANG TANJUNG PRIOK Yepta Vianus Marbun; Nursyahrul Ritonga; Irma Handayani; Restu Mujiona; Rajendra Sihite
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 8 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v8i2.252

Abstract

Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengurusan Sertifikat Konstruksi Kapal pada Kantor Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan. Penelitian dilakukan untuk manganalisi sistem simkapel dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan dalam sistem pengurusan Sertifikat Konstruksi Kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama berasal dari lama penerbitan Kode Billing oleh instansi, banyaknya penemuan kerusakan peralatan kapal saat inspeksi dan sulitnya pengunggahan dokumen syarat karena ukuran file terlalu besar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengurusan sertifikat tidak semena-mena saja melainkan sangat penting untuk keselamatan awak kapal, muatan dan kapalnya. Dalam sistem pengurusaan yang di ingikan perlu pengawasan instansi di sistem serta perawatan kapal untuk keaman dan keselamatan pekerja diatas kapal supaya menimbulkan peningkatan pelatihan tenaga yang profesional. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode lapangan (field research) melalui observasi, serta metode pustaka (library research) dengan menelah peraturan perundang-undangan, dengan literatur hukum dan dokumen terkait.