Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Introduksi Budidaya Komoditas Jagung Hibrida dan Kacang Hijau di Kabupaten Malaka Arifin Noor Sugiharto; Atiek Iriany; Wigbertus Ngabu; Muhamad Ridwan; Khoiril Anam
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i2.202

Abstract

Praktik budi daya tanaman kacang hijau dan jagung yang dilakukan oleh petani di kawasan transmigrasi Uluklubuk masih belum optimal. Belum optimalnya praktik budi daya ini disebabkan karena penggunaan varietas lokal yang produktivitasnya rendah serta rendahnya penggunaan pupuk untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Untuk mengatasi permasalahan mitra kelompok tani, maka beberapa solusi yang diberikan adalah transfer teknologi melalui pendampingan, pelatihan, dan praktik demplot. Pelaksanaan program ini dilaksanakan dengan metode pelatihan, penyuluhan, pendampingan, dan demplot secara berkala. Program kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan varietas jagung hibrida, varietas kacang hijau unggul, dan transfer teknologi budi daya tanaman jagung dan kacang hijau serta meningkatkan pendapatan kelompok tani di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Desember 2023. Hasil program kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa kelompok tani sasaran mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diberikan mengenai budi daya jagung hibrida dan kacang hijau unggul. Hasil panen jagung yang diperoleh adalah sebesar 12,877 ton dan hasil panen kacang hijau sebanyak 1,481 ton.
Perancangan Prototipe Penjernihan Air melalui Filtrasi dengan Bantuan Filter Tabung Tipe FRP Agung Sugeng Widodo; Ilham Akbar Pamungkas; Khoiril Anam; Wigbertus Ngabu
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i2.204

Abstract

Program kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya air bersih dan meningkatkan ketersediaan air bersih di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka. Pada daerah tersebut diperlukan adanya edukasi serta pendampingan proses penjernihan air karena karakteristik air yang ada memiliki ciri yang sama dengan air payau dan air asin. Pemilihan metode filtrasi dengan bantuan filter tabung tipe FRP dilakukan karena efektif untuk menghilangkan cemaran fisik dan bahan kimia berbahaya yang terdapat pada air. Selain itu, dilakukan pula pendampingan perangkaian peralatan filter sederhana untuk menghilangkan bau, warna, dan kotoran yang mengganggu pada air. Evaluasi kegiatan dilakukan dalam bentuk survei umpan balik setelah kegiatan pendampingan dilakukan. Pada pelaksanaan kegiatan pendampingan dan pelatihan diberikan materi terkait pentingnya air bersih, metode penjernihan air, dan pemanfaatan teknologi dalam memperoleh air bersih. Hasil program kegiatan ini, yaitu masyarakat setempat menunjukkan bahwa sasaran kelompok pendampingan memiliki peningkatan pengetahuan mengenai penggunaan sistem penjernihan air sederhana serta pemanfaatan teknologi berupa penggunaan filter tabung tipe FRP untuk meningkatkan efektivitas penjernihan air.
Pemberdayaan Petani Nagekeo Melalui Budidaya Padi dengan Mulsa dan Sistem Jajar Legowo untuk Peningkatan Produksi Agus Suryanto; Anindya Rahmawati; Khoiril Anam
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.316

Abstract

Kebutuhan akan pangan yang selalu meningkat menjadi satu tantangan yang harus di penuhi melalui budidaya. Nagekeo disebut juga lumbung padi NTT, merupakan kabupaten yang menjadi pemasok beras terbesar pada pulau Flores. 90% penduduk Nagekeo berprofesi sebagai petani. Petani pada wilayah ini memiliki kebiasaan bertani menurut pengalaman yang sudah di turunkan. Sehingga hasil produksi kurang maksimal. Produksi padi diwilayah ini di bawah produksi nasional, yaitu rata-rata 4,5 Ton/ha. Penerapan Good Agriculture Practices pada penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pertanian, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dan memastikan produk pertanian memenuhi standar kualitas dan keamanan yang ditetapkan. Metode pelaksaan kegiatan dilakukan dengan mengidentifikasi masalah yang ada pada masyarakat, penyuluhan dan pelatihan, pendampingan dan penerapan langsung di lapangan, serta evaluasi dan monitoring yang dilakukan secara berkala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan budidaya padi menggunakan sistem jajar legowo dan dan penggunaan mulsa di kabupaten Nagekeo meningkatkan produksi padi. Selain itu, kegiatan ini memberikan wawasan kepada petani tentang teknik sederhana yang dapat diaplikasikan untuk meningkatkan produktivitas padi.
Pendampingan Proses Budidaya Padi dengan Sistem Tanam Jarak Jajar Legowo 2:1 sebagai Penerapan Smart Agriculture di Kabupaten Nagekeo Agus Suryanto; Setyono Yudo Tyasmoro; Nur Hidayat; Khoiril Anam; Indah Setyowati Pertiwi
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.319

Abstract

Padi (Oryza sativa L) menjadi komoditas yang berkontribusi dalam mendukung sektor pertanian di Indonesia. Salah satu daerah yang memiliki potensi besar budidaya padi adalah Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namun, terdapat tantangan utama dalam pengembangan potensi tersebut yaitu penurunan produksi padi akibat keterbatasan lahan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan sistem tanam jarak jajar legowo 2:1 yang dapat mengatasi permasalahan serta mengevaluasi dampaknya terhadap produktivitas dan keberlanjutan pertanian di wilayah tersebut. Metode ini tidak hanya meningkatkan penetrasi sinar matahari dan sirkulasi udara, tetapi juga memaksimalkan penggunaan teknologi pertanian modern dalam proses monitoring dan pengelolaan tanaman. Hasil implementasi tersebut menunjukkan adanya dampak positif yaitu peningkatan hasil panen serta mengurangi sumber daya pertanian. Hal ini ditunjukkan dari hasil panen padi yang meningkat setelah diimplementasikan sistem tersebut hingga 7 ton. Lalu, sistem tanam jarak jajar legowo dapat menurunkan penggunaan bibit padi hingga 50% yaitu dari 30 kg menjadi 15 kg. Adanya penelitian tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di daerah Nagekeo.