Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Mahasiswa Tentang Perlindungan Hak Cipta Atas Karya Tulis D K Dewi; M. Citra Ramadhan
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 2 No 2 (2023): Edisi Juli 2023 - Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v2i2.744

Abstract

Fenomena pelanggaran hak cipta atas karya tulis di lingkungan kampus telah melatarbelakangi Penulis untuk mengadakan ipengabdian kepada masyarakat (PKM)iiiiitentang itingkat ipengetahuan iMahasiswa itentang iperlindungan ihak icipta. Adapun tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk iimengetahui pengaruh pemahaman hukum kepada mahasiswa tentang hak cipta dengan tingkat pelanggaran hukum hak cipta atas karya tulis. iJenis ipenelitian iyang idigunakan menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mahasiswa tentang hak cipta atas karya tulis masih kurang. Sikap hukum pada mahasiswa masih belum menunjukkan sikap positif terhadap perlindungan hak cipta atas karya tulis berupa skripsi ataupun jurnal ilmiah. Walaupun imahasiswa imempunyai kehendak menghargai hasil karya orang lain, inamun ibelum kelihatan isikap menerima undang-undang dalam penerapannya di kehidupan isehari hari.
Pembakaran Sampah dan Sanksi Pidana D K Dewi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi larangan pembakaran sampah dalam perspektif hukum lingkungan serta dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena maraknya praktik pembakaran sampah terbuka di tingkat rumah tangga dan komunitas, meskipun regulasi hukum telah secara tegas melarangnya melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012. Metode penelitian yang digunakan bersifat normatif-empiris, dengan menelaah regulasi hukum lingkungan dan membandingkannya dengan data lapangan terkait perilaku masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi dan implementasi, di mana masyarakat tetap melakukan pembakaran sampah karena alasan efisiensi dan keterbatasan fasilitas pengelolaan. Dampak kesehatan yang dialami responden sejalan dengan temuan internasional yang menegaskan bahwa paparan emisi pembakaran sampah terbuka meningkatkan risiko gangguan pernapasan hingga 30%. Penelitian ini juga menemukan bahwa rendahnya efektivitas penegakan hukum disebabkan oleh sifat delik aduan, yang membuat kasus jarang diproses hukum. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan asas ultimum remedium dalam hukum pidana lingkungan tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya penguatan instrumen administratif, penyediaan infrastruktur pengelolaan sampah yang memadai, serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat.
PENGUATAN PARTISIPASI IBU RUMAH TANGGA DALAM MENCEGAH PEMBAKARAN SAMPAH DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN LADANG BAMBU MEDAN TUNTUNGAN D K Dewi; Andrio Bukit; Fajar Khaify Rizky; Awaludin Awaludin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44263

Abstract

Permasalahan lingkungan akibat pembakaran sampah rumah tangga dan pembuangan sampah sembarangan merupakan isu serius yang mengancam kualitas hidup masyarakat, terutama di kawasan perkotaan padat seperti Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan. Praktik ini tidak hanya merusak kualitas udara dan tanah, tetapi juga berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat sekitar. Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan menjadi tantangan utama dalam upaya menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat partisipasi ibu rumah tangga sebagai agen perubahan dalam mencegah praktik pembakaran sampah serta membangun budaya hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum lingkungan, pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga, serta penerapan sanksi sosial berbasis nilai lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu rumah tangga terhadap bahaya pembakaran sampah dan tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menciptakan sistem pengawasan lingkungan berbasis komunitas. Program ini juga sejalan dengan amanat Pasal 29 UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan mendorong pendekatan preventif berbasis masyarakat. Dengan demikian, keterlibatan ibu rumah tangga terbukti memiliki peran strategis dalam mengatasi persoalan lingkungan di tingkat lokal.