Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Review Article: Strategi Pencegahan Stunting Dalam Meningkatkan Perkembangan Generasi Emas Anak Zulfa Erianti; Yuliana Yuliana; Asmar Yulastri; Meri Yulianti Putri; Widi Alifa Izzara
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 12 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i12.809

Abstract

1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah masa sejak anak dalam kandungan hingga berusia 2 tahun merupakan periode emas dalam perkembangan otak pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi yang dapat diterapkam dalam meminimalkan dampak stunting pada perkembangan usia emas anak (Golden Age). Stunting sebagai masalah gizi kronis, memiliki dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak.  Penelitian ini menggunakan metode literature review   dengan tolok ukur jurnal yang dipilih yaitu jurnal dengan terbitan tahun 2019-2023 terdiri dari jurnal nasional dan beberapa website resmi. Berdasarkan dari hasil dan pembahasan yang ada didapatkan hasil Stunting memiliki implikasi biologis terhadap perkembangan otak dan neurologis yang diterjemahkan kedalam penurunan nilai kognitif. Anak yang mengalami stunting pada 2 tahun pertama kehidupan berpeluang memiliki IQ < 89 dibandingkan dengan anak yang tidak mengalami stunting. Strategi yang dapat diterapkan dapat diperhatikan dari berbagai aspek yaitu Nutrisi yang cukup untuk ibu hamil dan menyusui, Pola asuh anak, peran posyandu (paket layanan dasar di desa), Kesehatan dan sanitasi keluarga, kampanye menyeluruh tentang kesehatan
Penyebab, Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri (Studi Literatur) Widi Aliffa Izzara; Asmar Yulastri; Zulfa Erianti; Meri Yulianti Putri; Yuliana Yuliana
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 12 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i12.817

Abstract

Anemia didefinisikan sebagai keadaan di mana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari rata-rata untuk individu dengan usia dan jenis kelamin yang sama. Studi ini menganalisis literatur tentang anemia pada remaja putri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan alasan, pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri. Penelitian ini merupakan studi literatur jenis. Sampel penelitian ini terdiri dari 16 jurnal nasional yang diambil dari Google Scholar dengan kata kunci anemia dan remaja putri. Hasil penelitian anemia pada remaja putri dapat disebabkan oleh Pengetahuan dan pemahaman yang kurang tentang anemia, pola makan dan gizi yang buruk,dan menstruasi. untuk pencegahan dan penaggulangan anemia pada remaja putri yaitu dengan meningkatkan pemahaman tentang anemia, memperbaiki gaya hidup, minum tablet tambah darah konsumsi makanan yang bermanfaat mencegah dan menanggulangi anemia.
Artikel Review: Dampak Kecanduan Bermain Game Terhadap Kesehatan Mental Meri Yulianti Putri; Yuliana Yuliana; Asmar Yulastri; Zulfa Erianti; Widi Aliffa Izzara
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 1 No 05 (2023): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v1i05.827

Abstract

Perkembangan teknologi di era 21 ini memunculkan berbagai fitur, aplikasi dan game tercanggih. Hal tersebut mempengaruhi pengguna dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Kecanduan menggunakan internet seperti bermain game adalah salah satu hal yang menyita waktu para remaja pada saat ini. Waktu bermain game yang sudah tidak terkontrol berdampak pada interaksi sosial, kualitas tidur dan kesehatan mental penggunanya. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Tolak ukur jurnal yang dipilih yaitu jurnal dengan terbitan tahun 2019-2023 terdiri dari jurnal nasional dan internasional. Berdasarkan dari hasil dan pembahasan yang ada didapatkan bahwa terdapat hubungan antara game disorder terhadap kesehatan mental remaja. Kesimpulan yang diperoleh adalah terbukti adanya hubungan diantara hal tersebut. Oleh sebab itu, disarankan kepada orang tua dan para remaja untuk lebih memperhatikan anak dalam bermain game dengan baik agar tidak mempengaruhi kesehatan mental pada remaja.
Indirect Household Determinants of Child Nutrition: A Literature Review on Parenting, Health Access, Food Security Zulfa erianti; Kasmita kasmita; Yuliana Yuliana; Anisa Amalia; Indah Muthia Ayuni; Ramadhanti Ramadhanti; Anni Faridah
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 12, No 1 (2026): JURNAL BERKALA KESEHATAN 1 (APRIL-JULI)
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbkes.v12i1.25075

Abstract

Infants are children aged 0–59 months who are in a phase of rapid growth and development, making them highly vulnerable to nutritional disorders. National data shows that in 2018 there was an increase in the prevalence of very short toddlers (11.5%) compared to the previous year (9.8%), although the prevalence of short toddlers remained relatively stagnant (19.3% in 2018 and 19.8% in 2017). This condition indicates that chronic nutritional problems are still a public health challenge in Indonesia. One factor contributing to growth disorders is inadequate nutritional intake in children, which in the household context is closely related to parenting patterns and feeding practices by mothers. These factors are categorized as indirect causes, which include parenting patterns, access to health and social services, household food security, and family eating habits. This study aims to identify and analyze indirect determinants that affect children's nutritional status at the household level. The study uses a Systematic Literature Review (SLR) approach to ten indexed national articles that have undergone peer review, published between 2015 and 2025. The included articles focused on children under five years of age in Indonesia, examined indirect determinants of nutritional status, and used quantitative or mixed research designs. Data synthesis was conducted through thematic content analysis to identify patterns of relationships between indirect determinants and children's nutritional status. The results of the study showed that indirect determinants had a significant influence on children's nutritional status through complex and interrelated mechanisms. Inadequate parenting patterns, low household food security, limited maternal education, suboptimal use of health services, poor sanitation, and unbalanced family eating habits contribute to an increased risk of infection, inadequate nutrient intake, and stunted growth in children. These factors do not work independently but influence each other in determining the risk of infection and nutritional status in children.