Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM PRPTEKSI DAYA LISTRIK MENGGUNAKAN SENSOR ARUS DAN TEGANGAN BERBASIS ARDUINO Syafruddin R; Givy Devira Ramady; Hermawaty .; Ryan Ristiadi Hudaya
Jurnal Online Sekolah Tinggi Teknologi Mandala Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal ISU Teknologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Mandala Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat proteksi listrik merupakan suatu alat yang berfungsi melindungi peralatan-peralatan listrik dari gangguan serta mengurangi dampak kerusakan yang mungkin timbul sehingga dapat meminimalisir resiko terjadinya kebakaran. Alat proteksi listrik yang pada umum sudah terpasang bersamaan dengan KWH (Kilo Watt Hour) meter adalah MCB (Miniatur Circuit Breaker) dan sekering yang terpasang setelah KWH meter dimana jika terjadi gangguan pada instalasi baik disebabkan oleh hubung singkat atau beban lebih maka MCB akan memutus aliran listrik. Rancang bangun alat Sistem Proteksi Daya Listrik ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno sebagai kendali dimana akan digunakan untuk mengolah sinyal input sehingga menjadi ouput yang berupa tampilan pada LCD dan akan mengendalikan relay sebagai pemutus hubungan listrik dan akan membunyikan buzzer apabila terjadi beban lebih dari yang ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh kesimpulan berupa persentase kesalahan dalam pengukuran tegangan pada alat monitoring ini sebesar 0.5%, serta terdapat penyimpangan pembacaan dari sensor arus ACS712 sebesar 0.27%, hal ini dapat disebabkan dari terbatasnya sensitifitas atau resolusi pembacaan dari sensor ataupun dari alat ukur yang digunakan.
RANCANG BANGUN E-SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) PADA PERUSAHAAN KACANG TANAH BERBASIS WEBSITE Hermawaty .; Robin Siswanto; Purwadi Budi Santoso; Givy Devira Ramady
Jurnal Online Sekolah Tinggi Teknologi Mandala Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Isu Teknologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Mandala Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PD HNS merupakan salah satu penyedia layanan barang hasil bumi yang memiliki tenaga pekerja yang cukup baik, hanya saja manajemen data jual beli & stok yang ada pada PD HNS masih dilakukan secara manual berupa pembukuan.Tanggungan terjadinya kesalahan dalam manajemen data jual beli & stok yang disebabkan kesalahan manusia masih saja terjadi,contohnya kesalahan penulisan jumlah stok barang yang ada, sehingga berakibat menurunkan kualitas pelayanan & aktivitas perdagangan. Dengan dirancangnya sistem Electronic Supply Chain Management dapat membantu proses manajemen data tersebut, sehingga pelayanan administrasi maupun perdagangannya dari PD.HNS ini lebih baik dan dapat memperbaiki kekurangan yang ada. Perancangan ESCM dilakukan dengan metode Supply Chain Management (SCM). Ada beberapa tahapan yang dilakukan, yaitu meliputi Inisiasi Perancangan, Pemodelan Bisnis, Sistem Teknologi Saat Ini, Perancangan Arsitektur Data, Perancangan Arsitektur Aplikasi, Perancangan Arsitektur Teknologi, dan Rencana Implementasi. Hasil dari perancangan ESCM dangan metode SCM menghasilkan 3 proses bisnis. Yaitu Arsitektur data, arsitektur aplikasi dan arsitektur teknologi yang menghasilkan usulan perancangannya berupa blueprint. Arsitektur ESCM juga dapat meminimalisir kesalahan data, sehingga data menjadi lebih akurat serta pelayanan antar unit akan terintegrasi.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING PINTU RUMAH DAN KONTROL LAMPU BERBASIS TELEGRAM Givy Devira Ramady; Cecep Rizki Apriandi; Ganjar Kurniawan Sukandi; Rifan Budi Resmana; Sabar Santoso
Jurnal Online Sekolah Tinggi Teknologi Mandala Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Isu Teknologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Mandala Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era baru kehidupan yang serba modern ini banyak sekali inovasi yang dilakukan olehberbagai macam elemen masyarakat salah satunya yaitu dibidang Internet of Things(IoT). Sistem monitoring pintu rumah dan kontrol lampu dengan telegram adalah salahsatu dari IoT project yang dapat memberikan manfaat bagi penggunanya untukmengontrol rumah dari jarak jauh menggunakan sistem cloud. Berdasarkan hasilpengujian,telegram dapat mengontrol sistem monitoring pintu rumah dan kontrol lampudengan menghubungkan dengan NodeMCU menggunakan internet setelah disetingsedemikian rupa. Power supply dengan daya 5 Watt mampu menyuplai beban sebesar1,336 Watt terdiri dari ESP8266 dan Relay sehingga sistem dapat bekerja dengan baik.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KAPASITAS DAN KADAR pH AIR PADA TOREN BERBASIS ARDUINO NANO Syafruddin R; Dika Surya Permana; Yakob Liklikwatil; Dwiyanto .; Givy Devira Ramady
Jurnal Online Sekolah Tinggi Teknologi Mandala Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Isu Teknologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Mandala Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin pesat, kebutuhan akan efektifitas dan efisiensisangat diutamakan. Hal tersebut telah mendorong manusia untuk berkreasi danberinovasi dalam bidang teknologi untuk menciptakan suatu alat yang lebih efisien danefektif. Pengisian air pada toren menggunakan sistem manual sering menimbulkanpemborosan air dan tidak terkontrol jika penggunanya lalai mematikan pompa air.Berdasarkan hal tersebut maka dirasa perlu dibuat sebuah alat yang berfungsi untukmengetahui kapasitas air pada toren dan mencegah pemborosan air yang akanditimbulkan oleh pengguna saat lalai mematikan pompa air dilengkapi pendeteksi pH airsehingga dapat mengetahui kadar pH air. Berdasarkan hasil pengujian, sistem yangdibangun mempu bekerja secara baik dan optimal dengan mendapatkan hasil tingkatkesalahan (Error) pada pH meter sensor sebesar 3,13% lalu tingkat akurasi pH sensor96,87%.
RANCANG BANGUN INVERTER SATU FASA DC TO AC DENGAN PENGUATAN TEGANGAN MENGGUNAKAN MOSFET RANGKAIAN H-BRIDGE Givy Devira Ramady; Herawati YS
Jurnal Online Sekolah Tinggi Teknologi Mandala Vol. 18 No. 1 (2023): JURNAL ISU TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Mandala Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi pada peralatan baik industri maupun rumah tangga tidak akan lepas dengan penggunaan listrik AC. Listrik berjenis AC dapat dibangkitkan melalui listrik DC (Direct Current) atau listrik searah menggunakan sistem pembalikan kutub dari hasil keluaran listrik DC yang terhubung dengan beban. Dalam rangkaian elektronika daya kita bisa mengenal converter DC-AC, AC-DC yang kemudian digabungkan dengan transformator, baik untuk menaikan tegangan atau menurunkan tegangan. Pada penelitian ini, Inverter merubah tegangan DC ke tegangan AC dengan menggunakan EGS002 sebagai driver dan switching dari mosfet kemudian tegangan keluaran mosfet dinaikan dengan transformator. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan tegangan input sebesar 12V DC, tegangan DC to DC converter, tegangan output AC sebesar 220 V AC yang bisa di atur di VR (Variabel Resistor) yang terhubung ke pin 15 pada EGS002 dan daya maksimal 500W. Berdasarkan pengujian dan analisis pada rangkaian inverter diketahui beban penuh 200 W tidak dapat dilakukan dikarenakan input baterai mengalami drop serta bentuk gelombang keluaran inverter berbentuk sinus murni, akan tetapi terdapat riak pada sisi negatif
Perancangan Infrastruktur Jaringan Hotspot Mikrotik Berbasis Sistem Voucher pada Kantor Desa XYZ Givy Devira Ramady; Lestari, Ninik Sri; Hermawaty; Mahardika, Andrew Ghea; Dwiyanto; Afiyah, Salamatul
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3782

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin cepat seiring dengan banyaknya tuntutan akan produktifitas kerja yang tinggi sehingga mobilitas menjadi sangat penting. Hotspot merupakan suatu titik area yang memiliki akses terhadap jaringan internet secara wireless sehingga memungkinkan manusia untuk dapat melakukan aktifitas kerja dimana saja tanpa dibatasi waktu dan tempat. Implementasi bandwidth manajemen di desa xxx dilakukan untuk mencegah terjadinya monopoli penggunaan bandwidth sehingga semua client bisa mendapatkan alokasi bandwidth yang merata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah peer connection queue (PCQ) yang memungkinkan setiap user mendapatkan kecepatan akses internet yang optimal sesuai dengan cluster voucher yang dipilih. Berdasarkan hasil pengujian dapat diketahui bahwa sistem yang menggunakan metode PCQ menghasilkan kecepatan koneksi yang lebih optimal dan stabil dibandingkan dengan sistem yang tidak menggunakan metode PCQ. Rule restriction yang dibuat untuk membatasi akses pengguna terhadap situs tertentu pun mampu berjalan dengan baik. Sehingga secara keseluruhan, perancangan sistem ini dapat dikatakan telah berhasil diimplementasikan dengan baik.
Perancangan Infrastruktur Jaringan Hotspot Mikrotik Berbasis Sistem Voucher pada Kantor Desa XYZ Givy Devira Ramady; Lestari, Ninik Sri; Hermawaty; Mahardika, Andrew Ghea; Dwiyanto; Afiyah, Salamatul
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3782

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin cepat seiring dengan banyaknya tuntutan akan produktifitas kerja yang tinggi sehingga mobilitas menjadi sangat penting. Hotspot merupakan suatu titik area yang memiliki akses terhadap jaringan internet secara wireless sehingga memungkinkan manusia untuk dapat melakukan aktifitas kerja dimana saja tanpa dibatasi waktu dan tempat. Implementasi bandwidth manajemen di desa xxx dilakukan untuk mencegah terjadinya monopoli penggunaan bandwidth sehingga semua client bisa mendapatkan alokasi bandwidth yang merata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah peer connection queue (PCQ) yang memungkinkan setiap user mendapatkan kecepatan akses internet yang optimal sesuai dengan cluster voucher yang dipilih. Berdasarkan hasil pengujian dapat diketahui bahwa sistem yang menggunakan metode PCQ menghasilkan kecepatan koneksi yang lebih optimal dan stabil dibandingkan dengan sistem yang tidak menggunakan metode PCQ. Rule restriction yang dibuat untuk membatasi akses pengguna terhadap situs tertentu pun mampu berjalan dengan baik. Sehingga secara keseluruhan, perancangan sistem ini dapat dikatakan telah berhasil diimplementasikan dengan baik.