Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Asset Based Community Development Dalam Menumbuhkan Modal Sosial, Ekonomi dan Budaya Pada Masyarakat Pesisir Desa Branta Bagas, M. Chindra; Sholikhah, Riska Alfiyah; Faroha, Siti; Rahmawati, Vina
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 7, No 2 (2023): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v7i2.22509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap Implementasi Asset Based Community Development Dalam Menumbuhkan Modal Sosial, Ekonomi dan Budaya Pada Masyarakat Pesisir Desa Branta. Penelitian tentang Implementasi Asset Based Community Development Dalam Menumbuhkan Modal Sosial, Ekonomi dan Budaya Pada Masyarakat Pesisir ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kulitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan teknik pengumpulan data menggunakan Teknik Wawancara (Interview), Observasi (Pengamatan) dan Dokumentasi. Adapusn subyek penelitian atau informan dalam peneliti ini adalah Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat Desa Branta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan aset dengan pendekatan ABCD telah diterapkan disalah satu desa pesisir Pulau Madura yakni desa Branta Pesisir. Kekayaan alam yang melimpah diiringi dengan keuletan masyarakatnya sehingga menjadikan desa Branta Pesisir sebagai salah satu desa yang maju dalam bidang perekonomiannya Salah satu pendobrak perekonomian Desa Branta Pesisir yaitu sektor UMKM, UMKM di Desa ini sangat beragam mulai dari UMKM olahan ikan, ikan kering dan lain sebagainya. Dengan demikian,  hasil dari penelitian yang telah dilakukan menjelaskan bahwa aset yang ada di desa Branta Pesisir menjadi sarana pengembangan kesejahteraan masyarakat meliputi aset manusia, aset alam, aset ekonomi, aset infrastruktur, aset sosial dan budaya setempat. Adapun proses dalam pengembangan aset tersebut terbagi menjadi 5 (lima) tahapan yakni discovery (pengkajian), dream (impian), design (prosedur atau perencanaan), define (aksi) dan destiny (evaluasi atau monitoring).
ANALISIS DAMPAK PENCEMARAN UDARA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT DI PERKOTAAN Rahmawati, Vina; Hayat, Ade Luvita; Salam, Aldi
SEMAR : Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Semar : Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/semar.v2i3.885

Abstract

Air pollution in urban areas has become a serious public health problem. Public health impacts can include acute and chronic respiratory diseases, cardiovascular diseases, lung cancer, and even death. This study aims to analyze the impact of air pollution on urban public health. The method used in this study is a literature review by examining various sources of data, such as scientific journals, government reports, and health statistics. data. The results show that air pollution has a significant impact on the health of urban communities, especially for vulnerable groups such as children, the elderly and those with the poorest health conditions. The study also showed that air pollution levels in urban areas are often higher than in rural areas. This is due to various factors, such as population density, industrial activity and motor vehicle emissions. Based on the results of the study, it can be concluded that air pollution is a public health issue that needs special attention from the Government and different stakeholders. Efforts to reduce air pollution must be carried out in a sustainable manner, for example by improving the quality of public transportation, encouraging the use of renewable energy and implementing stricter pollutant emission regulations.
Penyuluhan Bahaya Narkotika terhadap Masyarakat dari Perspektif Kesehatan, Pencegahan, dan Penegakan Hukum di Desa Cipambuan, Bogor. Alvianto, Danang; Afriansyah , Ryan; Rahmawati, Vina; Bagus Setiawan, Anggie; Sukmana Putri, Sarah Ayu Ramadhani; Syahdan, Syahdan; H , Dasril; Pawoko, Akbar Maulana; Labib, M Ichawn; Saputri, Karina; Almusa, Aldi; Suhendry, Reno; Sutrisno, Andri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v1i3.1337

Abstract

This journal discusses a collaborative effort in addressing the issue of narcotics abuse from the perspectives of health, prevention, and law enforcement. The program was implemented through a community service initiative in Cipambuan Village, Bogor, involving legal scholars, students, and practitioners who joined forces to provide public education. Two expert speakers from BNNK Bogor and the Police offered crucial insights into the health and legal aspects of narcotics abuse. The health component emphasized the protective role of family religiosity and harmony, while also warning about the emergence of new addictive substances in disguised forms, such as candy and snacks. These findings show that family-based prevention is an effective strategy when combined with consistent community education. On the legal side, the Police emphasized the importance of law enforcement in rural areas and encouraged community vigilance against illegal drug circulation. The synergy of these perspectives highlights the significance of preventive education and cooperative enforcement. The study demonstrates how students, through community service programs, act as agents of change by bridging academic knowledge with real-world societal issues. Moreover, the program embodies the spirit of tridharma education, research, and community service by creating sustainable collaborations between educational institutions, local communities, and government stakeholders. This integrated approach is essential to protect younger generations from the ever-evolving threats of narcotics.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA SEMESTER 5 TADRIS IPS A UIN SIBER SYEKH NURJATI CIREBON DALAM PEMBELAJARAN IPS Rahmawati, Vina; Faediyah; Ratnawati, Etty
JSPH : Jurnal Sosial Politik Humaniora Vol. 1 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : CV Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jsph.v1i2.1288

Abstract

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang “Indonesia pada masa kemerdekaan Indonesia hingga masa reformasi agama” melalui pemanfaatan media pembelajaran permainan Ular Tangga di kelas IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan berdasarkan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian adalah mahasiswa tahun pertama mata kuliah pendidikan ilmu sosial di salah satu universitas negeri di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan Ular Tangga sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sejarah Indonesia secara signifikan. Melalui metode pembelajaran interaktif ini, siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar, partisipasi aktif, dan kemampuan menghafal peristiwa sejarah. Keywords: Permainan Ular Tangga, pembelajaran IPS, kualitatif, pemahaman sejarah, reformasi  
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Melalui Wisata Kuliner di Kambang Iwak Kota Palembang Amalia, Zahara; Rahmawati, Vina; Vina Septiana, Nilam; Amalia, Lola; Panorama, Maya
Jurnal Etnik: Ekonomi-Teknik Vol 1 No 12 (2022): ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/etnik.v1i12.138

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of economic growth through culinary tourism in Kambang Iwak, Palembang city. The obstacle faced by the kambang iwak traders, when the rainy season arrives, the plastic chairs that traders provide for wet buyers and even awards from the government if the Kambang Iwak traders belong to the creative economy class for Indonesian culinary tourism, especially the city of Palembang, there are no awards in the form of additional capital, certificates or placards about the best taste or the most crowded shops visited by people, so that Kambang Iwak traders can be even more creative in marketing their wares which is a culinary icon of the creative economy, especially the city of Palembang. This study uses a descriptive research approach using a qualitative approach. Results in. In this research, Culinary is one of the pillars of the creative economy. Culinary in Indonesia has great potential in Indonesia to continue to grow. The creative economy in Indonesia, especially in the Palembang area, is snacks in Kambang Iwak. Snacks are in demand by all walks of life, both children, teenagers, adults to the elderly, even traders in Kambang Iwak are well known outside of Palembang. Culinary has an important role to increase economic growth. Culinary is one of the creative economies. Creative economy in the form of culinary is the creativity of human resources as the main asset to create economic added value.
Gugatan Maskulinitas: Analisis Stigma Sosial dan Hambatan Pelaporan KDRT Suami dalam Perspektif Hukum Keluarga Rahmawati, Vina
Journal of Gender Equality and Social Inclusion (gesi) Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026 (Inprogress)
Publisher : Pusat Studi GESI - UWP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/gesi.v5i1.212

Abstract

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) mengusung prinsip netralitas gender, namun realitas law in action menunjukkan adanya hambatan substantif bagi korban laki-laki dalam mengakses keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manifestasi stigma sosial terhadap suami korban KDRT di media sosial dan implikasinya terhadap efektivitas implementasi UU PKDRT. Dengan menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis dan metode netnografi, peneliti mengumpulkan dan menganalisis 80 unit komentar pada platform Instagram dan TikTok periode postingan Desember 2024-Januari 2025 melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian mengidentifikasi empat kategori stigma utama: ejekan dan devaluasi maskulinitas, victim blaming, penolakan status korban, serta stigma sosial-hukum. Temuan penelitian menunjukkan bahwa stigma digital tersebut berfungsi sebagai instrumen "gugatan maskulinitas" yang menciptakan viktimisasi ganda (double victimization) dan kekerasan simbolik bagi korban. Secara yuridis, fenomena ini mengindikasikan potensi disfungsi pada Pasal 10, 18, 19, dan 55 UU PKDRT, di mana hak perlindungan dan pemulihan korban menjadi tidak teraktivasi akibat hambatan psikososial dan bias diskresi aparat yang terhegemoni oleh maskulinitas patriarki. Penelitian ini merekomendasikan reorientasi budaya hukum melalui paradigma Hukum Progresif dan penguatan literasi digital guna meruntuhkan stigma yang menghambat access to justice bagi penyintas laki-laki.