Erna Fauziah
Universitas PTIQ Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Eksistensi Madrasah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di Era Digital Wilayah Wilayah DKI Jakarta dan Banten Baeti Rohman; Aas Siti Sholichah; Mufassirul Alam; Erna Fauziah; Wildan Alwi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5244

Abstract

Era digital telah memberi dampak terhadap berbagai sektor kehidupan. Begitu pula dengan dunia pendidikan, terjadi perubahan dalam berbagai komponen mulai dari metode, media dan fasilitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. MAN Insan Cendekia Serpong dan Madrasah Aliyah Istiqlal dalam meningkakan kualitas pembelajaran di era digital melakukan terobosan berupa digitalisasi dalam penggunaan media, metode dan fasilitas berbasis digital. Selain itu guru didorong untuk terus melakukan perubahan dan perbaikan dalam kemampuan mengajar. Madrasah Aliyah Istiqlal yang memiliki keunggulam multimedia menjadikan materi desain grafis, fotografi dan videografi sebagai materi kekhususan dan unggulan. Dengan diberikan fasilitas pendukung dan guru professional di bidang multimedia dapat mengembangkan skil pembelajaran untuk membuat desain foto, video dan desain produk yang menggunakan perangkat digital. Sedangkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia menggunakan fasilitas berbasis digital. Setiap siswa diperbolehkan membawa dan menggunakan laptop dan mengakses internet. Di ruangan kelas proses pembelajaran menggunakan LED (Light Emitting Diode).  Seluruh materi pelajaran yang digunakan dapat diakses melalui alat tersebut. Selain itu terdapat aplikasi E-Learning. Sebuah aplikasi yang dirancang Kementerian Agama (Kemenag ) untuk memfasilitasi siswa melakukan pembelajaran berbasis digital. Hal ini memudahkan siswa dan guru dalam melaksanakan pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Pelajaran PAI di SMP Negeri 2 Depok Erna Fauziah; Laela Ayu Adibah
GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2` (2023): GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/mqk8p623

Abstract

SMP Negeri 2 Depok merupakan sekolah adiwiyata berakreditasi A yang sudah menerapkan model pembelajaran inovatif dan kooperatif salah satunya group investigation. Adapun, fokus masalah dalam penelitian ini yaitu tentang model pembelajaran group investigation terhadap motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa di SMP N 2 Depok yaitu kelas VII, VIII dan IX, sedangkan sampelnya di kelas VIII H-K. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Untuk teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: angket, dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan rxy= 0,540, melihat rhitung lebih besar daripada rtabel baik pada taraf signifikansi 5% (0,279) maupun 1% (0,361) pada df 52 (df = N-2). Maka ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Group Investigation terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Depok.
Blended Learning: Pemaduan Pembelajaran Tatap Muka dan Online Erna Fauziah; Gufron Fathur Rahman; Hanan Pratama Putra; Ariyo Tri Wibowo; Agung Masyhuri; Habib
GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/8rb4wv92

Abstract

Blended Learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menggabungkan metode tatap muka dengan pembelajaran berbasis teknologi digital. Model ini menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital dengan memanfaatkan fleksibilitas, aksesibilitas, dan personalisasi dalam proses belajar. Artikel ini membahas pengertian Blended Learning, berbagai model yang umum digunakan seperti rotasi, flex, self-blend, dan online driver, serta keunggulan dan tantangan dalam penerapannya. Selain itu, disampaikan pula strategi penerapan yang efektif, seperti penggunaan platform pembelajaran yang mudah diakses, pelatihan guru dan siswa, penyusunan konten yang interaktif, evaluasi berkala, dan kolaborasi dengan orang tua. Meskipun dihadapkan pada kendala infrastruktur dan kesenjangan digital. Blended Learning tetap menjadi pendekatan yang relevan dan adaptif untuk masa depan pendidikan.
Pembelajaran Media Visual untuk Meningkatkan Efektivitas Belajar di Madrasah Pembangunan UIN Syarif Hidayatullah Erna Fauziah; Marasdiva Isbana; Nirina Tria Saskia; Noverina Amelia; Nurul Jamilah; Putri Alifah Ramadhanti
GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/rxpf5c96

Abstract

Pembelajaran adalah proses interaksi antara guru, siswa, dan sumber belajar untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif siswa. Salah satu alat bantu yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran adalah media visual. Media ini dianggap mampu membuat materi yang sulit menjadi lebih mudah dipahami dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif media visual digunakan dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara guru, dan dokumentasi kegiatan belajar. Penelitian dilakukan di Madrasah Pembangunan, Tangerang Selatan, dengan melibatkan guru dan siswa sebagai subjek utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media visual dapat meningkatkan motivasi belajar, membuat siswa lebih aktif, dan membantu guru menjelaskan materi yang kompleks. Kesimpulannya, penggunaan media visual memberikan dampak positif pada proses belajar siswa dan membuat pembelajaran lebih interaktif dan bermakna.