Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Terapan Ilmu Anatomi Dan Fisiologi Pada Sport Massage Dan Reposisi Cedera Tahun 2023 Moh. Nur Kholis; Ruruh Andayani Bekti; Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo; Via Diah Rohmana; Ibra Mustoko Suroso
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v1i2.442

Abstract

Aktifitas olahraga kini jadi bagian tak terpisahkan bagi masyarakat. Disatu sisi, beragam pilihan aktifitas fisik yang ada, tak bisa dilepaskan dari resiko cidera. Jika hal tersebut terjadi, perawatan yang tepat menjadi kunci kesembuhan.Terhambatnya proses penyembuhan cedera karena olahraga, sering kali karena pasien atau atlet, menyepelekan teknik manipulasi massase/ pijat olahraga. Mereka menganggap itu hanya pijat biasa, atau ditangani oleh terapis yang kurang menguasai teknik pijat olahraga. Hal tersebut karena otot, bisa diraba dan dirasakan tingkat kekenyalan, hingga tingkat fleksibilitas efek cedera berupa panas, bengkak,merah dan rasa nyeri. Sebenarnya di masyarakat masih banyak yang menggunakan tenaga tradisional. Namun hal itu berbeda, jika akan masuk ke cabor atau institusi olahraga karena diperlukan tenaga ahli yang berlisensi profesional. Secara khusus massase olahraga bermanfaat bagi olahragawan sebelum bertanding. Karena itu masseur harus memiliki pengetahuan tentang massase olahraga dan dapat memilih manipulasi yang sesuai dengan kebutuhan gerak atlet. Perkembangan ilmu anatomi dan fisiologi menjadi dasar tersusunnya terapi pijat/massase yang dilaksanakan secara ilmiah dan dapat diajarkan dan dilaksanakan secara universal. Anatomi dan fisiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur tubuh dan bagian-bagiannya serta hubungannya antar bagian tubuh sangat erat kaitannya dengan perawatan badan. Manusia mulai mengetahui dengan lebih dekat mengapa terjadi kekejangan otot, terjadi kekauan sendi, timbul sakit di pinggang, dan terapi pijat yang disusun secara ilmiah mampu menanggulangi berbagai gejala tersebut. Seorang terapis spa perlu dapat mengidentifikasi otot dan bagian-bagian tubuh yang berotot. Hal ini akan menjamin agar dapat memijat dan merawat tubuh dengan aman. Ini penting dilakukan, sebab jika kemampuan dalam melakukan massase tubuh dengan teknik yang tidak tepat, dikawatirkan dapat mengakibatkan salah pijat sehingga tubuh mengalami cidera, salah otot dan dapat berdampak buruk baik jangka panjang dan pendek pada tubu. Terdapat beberapa factor yang mempengaruhi pemulihan bagi seorang atlet pasca cedera. Selain factor usia dan pengalam, keterlibatan otot, sumber energi yang terlibat, psikologi, fisiologi dan gizi. Dominasi otot merah dan otot putih yang juga berhubungan dengan domunasi system energi memberikan kontribusi pada system pemulihan. Oleh karena itu pentingnya seorang masseur untuk memahami ilmu anatomi dan fisiologi untuk menunjang proses penanganan cedera pada atlet.
Dampak Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Passing Bolabasket Arnaz Anggoro Saputro; Rahmat Iqbal; Eggi Sudjana; Via Diah Rohmana
PHEDHERAL Vol 22, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/phduns.v22i2.100572

Abstract

Keterampilan passing dalam olahraga bola basket adalah kemampuan motorik fundamental yang sangat krusial, namun hasil pengamatan menunjukkan bahwa keterampilan passing pemain di Leviathan Basketball Academy masih berada pada tingkat yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif pendekatan pembelajaran berbasis masalah dalam memperbaiki keterampilan passing tersebut. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah quasi-experiment dengan desain pretest-posttest, di mana 21siswa mendapatkan perlakuan berupa pembelajaran passing dengan pendekatan berbasis masalah. Data diperoleh melalui pengujian keterampilan passing sebelum dan sesudah perlakuan, dan dianalisis menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test dengan bantuan aplikasi SPSS. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan passing siswa setelah mengikuti pembelajaran berbasis masalah, dengan nilai signifikansi (sig) mencapai 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis masalah terbukti efektif untuk memperbaiki kemampuan passing siswa, yang menunjukkan bahwa metode ini memiliki potensi untuk diterapkan lebih luas dalam konteks pendidikan jasmani dan olahraga. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang bagaimana metode pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan keterampilan motorik dasar pada anak-anak. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menyelidiki penerapan pembelajaran berbasis masalah dalam keterampilan olahraga lainnya.
Pengabdian Masyarakat Berbasis Event Olahraga: Studi pada “Nusantara Cup – The Journey of Champions” Via diah rohmana; Weda Weda; Dwi Kurnia Shandy
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 3 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v3i2.28859

Abstract

Pengembangan karakter dan literasi olahraga pada generasi muda memerlukan media terstruktur yang mengintegrasikan kompetisi dengan edukasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pemberdayaan berbasis event olahraga melalui "Nusantara Cup – The Journey of Champions." Metode yang digunakan adalah pendekatan kolaboratif partisipatif yang meliputi perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah 17 tim bola basket tingkat SMA dan komunitas olahraga lokal di Kediri. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam sportivitas peserta, dengan 88% peserta melaporkan peningkatan pemahaman karakter dan kerjasama tim. Lebih lanjut, acara ini berhasil memperkuat kolaborasi antara Universitas Nusantara PGRI Kediri dan institusi pendidikan daerah. Evaluasi melalui survei kepuasan peserta menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi (92%) dalam manajemen acara dan nilai edukatif. Kesimpulannya, Nusantara Cup berfungsi sebagai platform efektif untuk pengembangan masyarakat, pendidikan karakter, dan promosi sport tourism.