Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi dan Teknologi Informasi terhadap Kinerja Pegawai Direktorat Manajemen Informasi Komisi Pemberantasan Korupsi Jermia Djati; Harries Madiistriyatno; Bambang Nurakhim
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 2 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i2.4610

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh kompetensi dan teknologi informasi terhadap kinerja pegawai pada Direktorat Manajemen Informasi KPK. Metode penelitian kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda dengan program SPSS versi 25.00 sebagai alat ukur kelayakan pengujian penelitian. Variabel penelitian berupa variable bebas yaitu kompetensi (X1) dan teknologi informasi (X2) sedangkan untuk variabel terikatnya adalah kinerja (Y). Data diperoleh dengan pengisian kuesioner dan studi dokumenter. Kuesioner berisi pertanyaan, untuk variabel bebas sedangkan untuk variable terikat menggunakan teori dari John P. Campbell. Skala pengukuran menggunakan skala likert. Jumlah responden sama dengan jumlah populasi yaitu 79 orang dengan teknik sampling jenuh. Kesimpulan dari hasil penelitian Pengaruh Kompetensi dan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Pegawai Direktorat manajemen Informasi Komisi Pemberantasan Korupsi adalah Variabel Kompetensi (X1) berpengaruh secara parsial terhadap Kinerja (Y) dikarenakan nilai pada Uji-t (0,000) lebih kecil dari alpha (α) 0,05.  Variabel Teknologi Informasi (X2) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) dikarenakan nilai pada Uji-t (0,045) lebih kecil dari alpha (α) 0,05.  Sedangkan Kompetensi dan Teknologi Informasi secara simultan terhadap kinerja dengan uji simultan (uji f) dengan melihat nilai F hitung sebesar (255,849) > F tabel (2,333) dengan nilai signifikansinya 0,000 < 0,05 sehingga variabel kompetensi dan teknologi informasi secara bersama-sama dapat memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja.
Pengaruh Motivasi, Budaya Organisasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Vendor Cartertag.Id Annisa Novitalia Ismail; Harries Madiistriyatno; Eddy Hermawan Hasudungan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3322

Abstract

The objectives of this study: 1) To find out the influence of motivation on vendor employees Cartertag.Id 2) to find out the organizational culture on vendor employees Cartertag.Id 3) to find out the influence of work discipline on vendor employees Cartertag.Id 4) This research is a quantitative research, descriptive and associative type. The population in this study is Cartertag.Id Vendor Employees. The sampling technique used was a sample using Random Sampling, a sample of 30 Employees at the Vendor Cartertag.Id as respondents in this study. Results in this study: 1) There is an effect of Motivation on Employee Performance, it is proven that the tcal value for the Motivation variable (X1) is 3.382 while the ttable value for N = 30 is 2.042. So 3.382 > 2.042, then H0 is rejected and Ha is accepted, it can be stated that Motivation (X1) has a significant effect on Employee Performance (Y) 2) There is an influence of Organizational Culture on Employee Performance, it is proven that the tcal value for the Organizational Culture variable (X2) is 2,877 while the ttable value for N = 30 is 2,042. So 2,877 > 2,042, then H0 is rejected and Ha is accepted, it can be stated that Organizational Culture (X2) 3)There is an influence of Work Discipline on Employee Performance, it is proven that the tcal value for the Work Discipline variable (X3) is 2,563 while the ttable value for N = 30 is 2,042. So 2,563 > 2,042, then H0 is rejected and Ha is accepted, it can be stated that Work Discipline (X3) has a significant effect on Employee Performance (Y) 4) There is an influence of Communication, Organizational Culture and Work Discipline together on Employee Performance, as evidenced by the ANOVA test obtained a Fcal value of 21,631, while Ftabel (α 0.05) for N = 30 is 2.97. So the Fcal > of Ftabel (α 0.05) or 12,580 > 2.97 with a significant level of 0.000 because 0.000 < 0.05, then it can be said that Motivation (X1), Organizational Culture (X2) and Kejra Discipline together or simultaneously have a positive effect on Employee Performance (Y)
Strengthening Leadership Succession Through The Delegation Of Authority Strategy Model In Corporate Succession Planning In Jakarta Yuni Pratikno; Harries Madiistriyatno; Meirna Milisani; Haspul Naser; Eric Hermawan
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v13i2.6795

Abstract

Determine how delegation of authority can help employees develop managerial skills. Research objectives: First, we examine the benefits of delegation of authority for leadership skill development; second, we examine the effectiveness of succession planning in preparing future leaders; and third, we investigate the role of delegation in facilitating organizational transitions integrated with succession planning. Methodology: SEM with Smart PLS 4.0. The sample consisted of 92 respondents, selected using the non-probability sampling method. Results: An effective succession-planning strategy involves delegating authority to stimulate talent development and facilitate the placement of qualified workers in significant positions. Conclusions and suggestions: HR professionals can use this matrix to put succession planning concepts into practice, especially where delegation of authority is involved, by integrating the nine-box matrix methodology. In addition, HiPo Mapping will assist in the recruitment, training and placement of skilled workers in key positions within the organisation.
Pengaruh Kerjasama Tim dan Komunikasi terhadap Kinerja Pegawai di Sekretariat Jenderal DPR RI Dani Hamdani; Harries Madiistriyatno; I Gede Adiputra
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i1.1003

Abstract

Kinerja pegawai merupakan faktor strategis dalam menentukan efektivitas penyelenggaraan administrasi pemerintahan, khususnya pada lembaga legislatif yang memiliki peran konstitusional vital. Sekretariat Jenderal DPR RI sebagai unsur pendukung utama pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dituntut untuk memiliki sumber daya manusia yang berkinerja tinggi, profesional, dan responsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerjasama tim dan komunikasi terhadap kinerja pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian berjumlah 3.000 pegawai, dengan sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana dan berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama tim berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 63%. Komunikasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 54,3%. Secara simultan, kerjasama tim dan komunikasi memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 74%. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kerja tim dan efektivitas komunikasi internal merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI.
Pengaruh Pelatihan dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Sekretariat Jenderal DPR RI Mochamad Meinuzur Widhi Nugroho; Harries Madiistriyatno; I Made Adiputra
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i1.1006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di Sekretariat Jenderal DPR RI. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai sebagai responden penelitian dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 59,8%, disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 62,8%, serta pelatihan dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 72,3%. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelatihan dan penguatan disiplin kerja merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI.
Pengaruh Status Kepegawaian dan Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai di Sekretariat Jenderal DPR RI Tomy Susanto; Harries Madiistriyatno; I Made Adiputra
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i1.1008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh status kepegawaian dan kompetensi terhadap kinerja pegawai di Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai Sekretariat Jenderal DPR RI sebanyak 3.000 orang, dengan sampel sebanyak 97 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi uji asumsi klasik, analisis deskriptif, regresi linier sederhana, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kepegawaian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 57,8%, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 41,0%, serta secara simultan status kepegawaian dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefisien determinasi sebesar 73,2%. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan status kepegawaian yang adil dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan dalam meningkatkan kinerja pegawai sektor publik. Penelitian ini memberikan implikasi teoretis bagi pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia dan implikasi praktis bagi perumusan kebijakan pengelolaan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI.