Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERINTEGRASI STEM DALAM MERANCANG SMART CITY Melania Eva Wulanningtyas; Christina Ester Manthalina Hutabarat; Arfin Arfin; Muchtar Haryanto Panjaitan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.155-160

Abstract

Pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan pelatihan tentang pembelajaran berbasis proyek terintegrasi STEM kepada guru-guru di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia. Pelatihan dilakukan di 10 sekolah selama 4 jam dalam bentuk pembelajaran berbasis proyek. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penyampaian materi oleh tim, diskusi, demonstrasi, pendampingan pelatihan, dan praktik pembuatan smart city terintegrasi STEM secara langsung. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah para guru dapat memahami dan menerapkan pembelajaran berbasis proyek terintegrasi STEM. Peserta memiliki respons positif terhadap aspek materi, penyajian, bahasa, dan praktik yang difasilitasi oleh tim. Berdasarkan pengelompokan hasil respons peserta melalui angket yang telah diberikan diperoleh data bahwa peserta sangat antusias dan termotivasi untuk merancang pembelajaran berbasis proyek di sekolah. Keterbatasan waktu menjadi kendala dalam kegiatan pengabdian ini sehingga para guru diarahkan untuk dapat merancang serta mengembangkan kegiatan pembelajaran berbasis proyek terintegrasi STEM secara mandiri.
Efektivitas Penggunaan Aplikasi GeoGebra pada Materi Vektor Terhadap Hasil Belajar dan Self-Efficacy Mahasiswa Arfin; Melania Eva Wulanningtyas; Veven
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 Februari (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dan self-efficacy antara mahasiswa yang belajar materi Vektor dengan menggunakan aplikasi GeoGebra dengan mahasiswa yang belajar tanpa menggunakan aplikasi GeoGebra. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi-eksperimen dengan pretest–posttest non-equivalent group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi Teknik Sipil Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) yang mengambil mata kuliah Matematika 4 pada Tahun Akademik 2022/2023. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa di Kelas A dan Kelas C yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling, di mana kelas A sebagai kelas eksperimen dan kelas C sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa tes hasil belajar dan angket self-efficacy. Data dianalisis menggunakan independent sample t-test (α = 5%) menggunakan program IBM SPSS V.25. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada data posttest hasil belajar diperoleh sig(2-tailed) = 0,021 dan pada data angket self-efficacy diperoleh sig(2-tailed) = 0,018. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang belajar menggunakan aplikasi GeoGebra dan mahasiswa yang belajar tanpa menggunakan aplikasi GeoGebra; dan (2) terdapat perbedaan self-efficacy antara mahasiswa yang belajar menggunakan aplikasi GeoGebra dan mahasiswa yang belajar tanpa menggunakan aplikasi GeoGebra.
Does Project-Based Learning Equally Foster Critical and Creative Thinking? Arfin Arfin; Melania Eva Wulanningtyas; Andy Leonardo Louismono; Oriza Stepanus
Riemann: Research of Mathematics and Mathematics Education Vol. 8 No. 1 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/riemann.v8i1.180

Abstract

This research explored the effectiveness of the Project-Based Learning (PjBL) instructional model in improving critical and creative thinking skills among students at SMAK 1 Bina Bakti Bandung, Indonesia. Employing a one-group pretest-posttest quasi-experimental design, the research examined how students’ critical and creative thinking skills developed after participating in a series of PjBL learning activities in polynomial topic. The findings revealed significant improvements in both critical and creative thinking skills. Critical thinking showed notably increases in all indicators (analysis, synthesis, problem solving, inference, evaluation) with the most substantial changes in synthesis and problem solving. Likewise, creative thinking also showed a remarkable improvement in all indicators (flexibility, originality, elaboration, reflection, and fluency) particularly in elaboration and fluency. The effect sizes of critical and creative thinking were measured at 0.804 and 0.949 respectively, indicating the strong impact of PjBL in improving both domains. While critical thinking exhibited comparatively elevated scores both prior to and following the intervention, the extent of enhancement was more pronounced in creative thinking. It was suggested by these results that while a relatively strong foundation in critical thinking had already been demonstrated by the students, their creative thinking skills were particularly effectively enhanced by the implementation of PjBL.