Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PELATIHAN PENCIPTAAN TARI DENGAN MENGGUNAKAN METODE KOMPOSISI TARI DI SANGGAR SMA NEGERI I KABUPATEN SIAK Yahyar Erawati; Zulrafli Zulrafli; Hengki Satria; Annisa Rubyyan Ardelia; Febriana Fernandes
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4660-4666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi seni tari siswa SMA Negeri I Kabupaten Siak melalui pelatihan penciptaan tari dengan menerapkan metode komposisi tari. Seni tari merupakan salah satu bentuk seni yang kaya akan ekspresi, dan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang proses penciptaan tari kepada siswa. Metode pelatihan ini akan mencakup sejumlah tahap, termasuk pemahaman dasar tentang gerakan tari, pengenalan konsep komposisi tari, pemilihan tema atau narasi untuk tarian, dan pengembangan koreografi. Siswa akan diberikan pemahaman tentang pentingnya ekspresi diri dalam tarian serta bagaimana menggabungkan gerakan dengan makna yang mendalam. Selama pelatihan, akan ada juga sesi praktik di mana siswa akan menciptakan tarian mereka sendiri berdasarkan konsep dan tema yang telah mereka pilih. Mereka akan dibimbing oleh instruktur tari yang berpengalaman dalam merancang koreografi. Selain itu, akan ada sesi kritik dan umpan balik untuk membantu siswa memperbaiki dan mengembangkan karya mereka. Hasil dari pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan pemahaman siswa tentang seni tari, mengembangkan kreativitas mereka dalam menciptakan tarian, dan meningkatkan apresiasi mereka terhadap seni budaya. Selain itu, pelatihan ini juga dapat menjadi landasan untuk mengembangkan bakat tari di kalangan siswa SMA Negeri I Kabupaten Siak dan memperkaya budaya seni di daerah tersebut.
PELATIHAN PENCIPTAAN TARI DENGAN MENGGUNAKAN METODE KOMPOSISI TARI DI SANGGAR SMA NEGERI I KABUPATEN SIAK Yahyar Erawati; Zulrafli Zulrafli; Hengki Satria; Annisa Rubyyan Ardelia; Febriana Fernandes
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4660-4666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi seni tari siswa SMA Negeri I Kabupaten Siak melalui pelatihan penciptaan tari dengan menerapkan metode komposisi tari. Seni tari merupakan salah satu bentuk seni yang kaya akan ekspresi, dan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang proses penciptaan tari kepada siswa. Metode pelatihan ini akan mencakup sejumlah tahap, termasuk pemahaman dasar tentang gerakan tari, pengenalan konsep komposisi tari, pemilihan tema atau narasi untuk tarian, dan pengembangan koreografi. Siswa akan diberikan pemahaman tentang pentingnya ekspresi diri dalam tarian serta bagaimana menggabungkan gerakan dengan makna yang mendalam. Selama pelatihan, akan ada juga sesi praktik di mana siswa akan menciptakan tarian mereka sendiri berdasarkan konsep dan tema yang telah mereka pilih. Mereka akan dibimbing oleh instruktur tari yang berpengalaman dalam merancang koreografi. Selain itu, akan ada sesi kritik dan umpan balik untuk membantu siswa memperbaiki dan mengembangkan karya mereka. Hasil dari pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan pemahaman siswa tentang seni tari, mengembangkan kreativitas mereka dalam menciptakan tarian, dan meningkatkan apresiasi mereka terhadap seni budaya. Selain itu, pelatihan ini juga dapat menjadi landasan untuk mengembangkan bakat tari di kalangan siswa SMA Negeri I Kabupaten Siak dan memperkaya budaya seni di daerah tersebut.
PELATIHAN BATIK JUMPUTAN DI KELOMPOK 8 (MUDA-MUDI) DESA BERUMBUNG BARU KECAMATAN DAYUN KABUPATEN SIAK hengki satria; Sas Marianto; Fatia Kurniati; Rohadatul Aisy Y; Aldy Leo Dinanda
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v1i1.9

Abstract

Gerakan pemuda memiliki peranan yang sangat trategis dalam membangun ekonomi nasional, selain berperan sebagai pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja juga berperan sebagai pengangkatan sektor kewirausahaan untuk pendistribusian hasil prodak berkualitas. Anak muda kelompok 8 ingin sekali mengembangkan usaha jangka panjang dan sekaligus bisa membuka lapangan pekerjaan yang baru di sector UMKM baru. Pelatihan batik jumputan ini adalah untuk meningkatkan daya keterampilan generasi muda di mitra kelompok 8. Batik jumputan juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana promosi produk karya seni kabupaten Siak. Oleh karena itu untuk menjawab ini semua dibawah ini solusi permasalahan dan targetan luaran terhadap Pelatihan Batik Jumputan di kelompok 8 (muda-mudi) Desa Berumbung Baru Kecamatan Dayun Kabupaten Siak sebagai ide dasar dalam produk UMKM seni, Target luaran yang akan dihasilkan salah satunya  terbukanya beragam ide dan wawasan usaha bentuk prodak seni sehingga masyarakan / konsumen menyukai prodak yang akan buat.
Pelatihan Menggambar Menggunakan Cat Crayon Dengan Tema Corak Ornamen Melayu, Istana Asserayah Al-Hasyimiyah Untuk Anak – Anak di Desa Berumbung Baru, Kecamatan Dayun Kabupaten Siak Hengki Satria; Yeyendra; Fatia Kurniati; Jefrizal
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): Desember 2023 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v1i3.41

Abstract

Seni dalam bahasa Sanskerta, kata seni disebut cilpa, yang berarti “berwarna” atau sering disebut dengan bentuk-bentuk yang indah. Berdasarkan kata Latin yaitu Ars dan dalam bahasa Inggris disebut Art diartikan sebagai kemahiran rupa, dimana kita kenal usia anak 2-3 tahun memiliki kemampuan dalam menciptakan goresan bentuk objek yang dinamakan masa coreng-moreng. Semakin bertambah usia maka anak semakin memiliki masa pra bagan (konsep menggambar) Desa Berumbung Baru, kelompok 7 dan 8, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak merupakan cikal bakal generasi anak anak akan terbentuknya semangat dalam mengembangkan minat bakat dan berkreasi menghasilkan ide ide baru dalam seni rupa menggambar. Aktifitas anak setelah belajar disekolah pada umumnya hingga pulang sekolah melakukan aktifitas bermain bersama teman teman sangat disayangkan apabila momen ini tidak dimanfaatkan untuk belajar dan meningkatkan daya keterampilan anak-anak di kelompok 7 dan 8. Seni menggambar ini juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana latihan bakat baru dan mempersiapkan anak-anak untuk memahami dan menghargai karya seni rupa menggambar diluar sekolah, Target luaran yang akan dihasilkan salah satunya terbukanya beragam ide dan wawasan dalam menggambar dengan adanya tema yang penulis targetkan
PELATIHAN KETERAMPILAN LITERASI DIGITAL UNTUK SISWA SMAN 1 BATANG CENAKU DI ERA TEKNOLOGI DIGITAL Yeyendra; Hengki Satria; Ari Prasetyo; Ibnu Hajar; Suryanti; Sepita Ferazona; Nabila Yenanta; Sheilla Chaerunissa Kurnia Dewi
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Desember 2024 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i3.79

Abstract

Literasi digital merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh siswa untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi digital siswa SMAN 1 Batang Cenaku melalui pendekatan pembelajaran partisipatif. Pelatihan ini meliputi pengenalan dasar literasi digital, penggunaan perangkat lunak, dan praktik langsung dalam mengelola informasi secara efektif. Berdasarkan evaluasi, kegiatan ini mendapatkan tanggapan yang positif dari peserta, dengan mayoritas siswa menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan. Keberhasilan ini diharapkan mampu mendukung kesiapan siswa menghadapi tantangan era digital. Sebanyak 78,59% peserta pelatihan yang terdiri dari siswa-siswi tersebut menjawab sangat setuju terhadap 11 pernyataan yang merupakan indikator evaluasi dari program pengabdian ini. Dan sisanya 21,41% menjawab setuju. Sedangkan yang menjawab tidak setuju dan setuju masing-masing 0%. Artinya peserta pelatihan merasa puas dan memberikan apresiasi yang baik terhadap terlaksananya pengabdian ini.
PELATIHAN SENI RUPA DALAM PEMBUATAN AKSESORIS UNTUK MENAMBAH NILAI KEINDAHAN RT 008 RW 005 DESA BERUMBUNG BARU Hengki Satria; Yeyendra; Laila Fitriah; Ibnu Taymiyah Basrin; M. Azam Alhadi
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v3i1.88

Abstract

Pelatihan seni rupa dalam pembuatan aksesoris di Desa Berumbung Baru, RT 008 RW 005, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan kreatif. Pelatihan ini memanfaatkan bahan baku lokal yang melimpah, seperti gelas plastik bekas, daun kelapa sawit kering, dan limbah organik maupun non-organik, untuk menghasilkan produk aksesoris bernilai estetika tinggi. Dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), pelatihan ini melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta, khususnya kaum perempuan, yang sebelumnya hanya mampu menghasilkan produk sederhana dengan nilai jual rendah. Selain itu, pelatihan ini memperkuat nilai-nilai gotong royong dan meningkatkan rasa bangga terhadap budaya lokal melalui desain aksesoris yang mencerminkan identitas desa. Dampak ekonomi juga terlihat dengan adanya peluang pemasaran produk. Namun, beberapa kendala seperti keterbatasan alat produksi dan variasi kualitas produk masih menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui pendampingan lanjutan dan penyediaan fasilitas tambahan. Secara keseluruhan, pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa peningkatan keterampilan dan kreativitas tetapi juga membuka peluang bagi Desa Berumbung Baru untuk menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis seni rupa di wilayah Riau.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN PELATIHAN TARI TRADISI MELAYU Fatia Kurniati; Nurul Fauziah; Hengki Satria; Gustifany; Ficka Maydiora; Iyon Riski Simbolon
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v3i1.91

Abstract

Kegiatan pelatihan tari tradisional Melayu merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan penguatan akan pendidikan karakter melalui kegiatan pelatihan tari tradisi Melayu kepada para siswa SD Negeri 182 Pekanbaru. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan metode demonstrasi dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan pelatihan tari tradisi Melayu di SD Negeri 182 Pekanbaru yaitu para siswa mampu mengikuti dan mempraktekan gerak tari dengan baik. Selain itu para siswa mampu menunjukan sikap menghargai budaya melayu sebagai kearifan lokal dan menunjukan kedisiplian dan semangat dalam mempelajari tarian tradisi Melayu.