Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Strategi Kemampuan Mahasiswa Dalam Memanfaatkan Literasi Digital Aulia Yunita Rosanti; Rizki Amelia; Eka Sastrawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6561

Abstract

Tujuan pelaksaaan penelitian ini adalah untuk menganalisis Strategi mahasiswa dalam memanfaatkan literasi digital. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data diperoleh dari dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang diambil peneliti melalui wawancara dan obeservasi dari nara sumber atau informan. Data sekunder diperoleh di luar kata-kata dan tindakan yakni sumber data tertulis. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik untuk mencapai keabsahan atau kredibilitas data pada penelitian ini dilakukan dengan cara triangulasi. Analisis data dilakukan dengan cara mengorganisasi data yang diperoleh kedalam sebuah kategori, menjabarkan data kedalam unit-unit, menganalisis data yang penting, menyusun atau menyajikan data yang sesuai dengan masalah penelitian dalam bentuk laporan dan membuat kesimpulan agar mudah untuk dipahami.  Aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus-menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk strategi kemampuan literasi digital yang perlu dikembangkan di kampus/ dikampus antara lain Penguatan Kapasitas Fasilitator, Peningkatan Jumlah dan Ragam Sumber Belajar Bermutu, Perluasan Akses Sumber Belajar Bermutu dan Cakupan Peserta Belajar, Peningkatan Pelibatan Publik, Penguatan Tata Kelola. Namun untuk dapat dikatakan memiliki literasi digital maka seseorang harus menguasai literasi informasi, visual, media, dan komunikasi. Adapun kompetensi literasi digital yang efektif untuk diterapkan dilingkungan kampus ada beberapa tahapan sebagai berikut: Mengakses, menyeleksi,memahami,menganalisis, memverifikasi, Mengevaluasi,mendistribusikan, memproduksi, berpartisipasi, dan Berkolaborasi.
REINTERPREPTASI CERITA RAKYAT PUTRI TANGGUK DALAM EKSPRESI TARI DAN MUSIK UNTUK ANAK SD Tetty Barokah; Putriana Ramadhani; Hazeirin Astin; Sekari Anggrain; Naurin Julia Wati; Novia Mahera Shafitri; Meideka Sapriani; Aziza Maharani; Melanie Cynthia Negara; Shanata Pratiwi; Ayu Septiah Utami; Azzahra Salmanabila Parsha; Diska Ayu Saputri; Latifa Ruliandari; Putri Wulandari; Rizki Eka S; Aulia Yunita Rosanti
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasi cerita rakyat Putri Tangguk ke dalam bentuk kesenian tari dan musik sebagai media pembelajaran seni budaya di sekolah dasar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali pengalaman, persepsi, dan proses kreatif siswa selama pembelajaran. Reinterpretasi cerita rakyat Putri Tangguk menjadi gerakan tari menjadi fokus utama, dengan mengidentifikasi nilai-nilai moral seperti kerja keras, rasa syukur, dan penghargaan terhadap alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari dan musik Putri Tangguk tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekspresi artistik, tetapi juga sebagai alat pendidikan yang efektif untuk menyampaikan pesan budaya dan moral. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan alat musik dan waktu pembelajaran, yang memerlukan solusi praktis agar pembelajaran tetap optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran tari dan musik Putri Tangguk adalah metode yang efektif dalam mengembangkan kreativitas siswa dan memperkenalkan seni budaya lokal di tingkat sekolah dasar.