Nurul Ariningtyas
Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : DIMASLIA

PERAWATAN PAYUDARA DAN DETEKSI DINI CA MAMAE PADA WANITA USIA SUBUR DI PERUMAHAN SUKOHARJO INDAH NGAGLIK SLEMAN DIY Nurul Ariningtyas
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 1 No. 1 (2023): DIMASLIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara disebut juga dengan Carcinoma Mamae adalah sebuah tumor (benjolanabnormal) ganas yang tumbuh dalam jaringan payudara. Kanker pada stadium awal jarang menimbulkangejala karena itu sangat penting untuk melakukan penyaringan. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)merupakan metode pemeriksaan sederhana dan paling mudah yang dapat dilakukan dengan menggunakanjari-jari tangan, untuk menemukan adanya benjolan abnormal pada payudara. SADARI ini tidakmembutuhkan biaya dan memberikan manfaat pada wanita dalam meningkatkan pengetahuan dankemampuan dalam melakukan SADARI. Deteksi dini dan diagnosis keganasan memegang peranan pentinguntuk memperbaiki prognosis disamping faktor klinis lainnya. Deteksi dini terkait dengan pengobatan yangtepat adalah strategi yang paling efektif untuk mengurangi angka kematian akibat kanker payudara.Penyuluhan kesehatan pada perempuan usia reproduktif sehat diartikan sebagai kegiatan pendidikankesehatan yang dilakukan dengan cara menyebarluaskan pesan dan menanamkan keyakinan.Tujuan: Tujuan penyuluhan kesehatan adalah mengubah perilaku kearah perilaku sehat sehingga tercapaiderajat kesehatan yang optimal.Metode: Metode penyuluhan yang digunakan adalah dengan presentasi dan simulasi. Dengan demikianresponden tidak hanya sadar, tahu dan mengerti, tetapi juga mau dan dapat melakukan anjuran yangberhubungan dengan kesehatan.
EDUKASI DIARE DAN CARA PENANGANNYA PADA KELOMPOK IBU DI PADUKUHAN IROYUDAN KALURAHAN GUWOSARI PAJANGAN BANTUL DIY Nurul Ariningtyas
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 1 No. II (2023): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019 menunjukkan jumlah penderita diare di Indonesia sebanyak 2.549 orang dan angka Case Fatality Rate (CFR) sebesar 1.14%. Kejadian diare tetinggi di Indonesia terjadi pada balita (7.0%) (Kemenkes, 2019). Penanganan yang cepat dan tepatlah yang harus dilakukan karena diare dengan dehidrasi berat dapat menimbulkan kematian. Ketidakmampuan ibu karena kurangnya pengetahuan dan informasi tentang pentingnya pencegahan diare dan penanganan diare pada balita menjadi salah satu penyebab dari kejadian diare pada balita. Tujuan: tujuan penyuluhan kesehatan adalah memberikan edukasi tentang diare dan cara poenanganannya.Metode: Metode penyuluhan yang digunakan adalah dengan presentasi dan demontrasi. Dengan demikian responden tidak hanya sadar, tahu dan mengerti, tetapi juga mau dan dapat melakukan anjuran yang berhubungan dengan pencegahan diare.Kata Kunci: diare anak, larutan gula garam, demontrasi.ABSTRACKBackground: Based on the 2019 Indonesian Health Profile, it shows that the number of diarrhea sufferers in Indonesia was 2,549 people and the Case Fatality Rate (CFR) was 1.14%. The highest incidence of diarrhea in Indonesia occurs in toddlers (7.0%) (Ministry of Health, 2019). Quick and appropriate treatment must be done because diarrhea with severe dehydration can cause death. The inability of mothers due to lack of knowledge and information about the importance of preventing diarrhea and handling diarrhea in toddlers is one of the causes of diarrhea in toddlers. Objective: The aim of health education is to provide education about diarrhea and how to treat it.Method: The extension method used is presentation and demonstration. In this way, respondents are not only aware, know and understand, but are also willing and able to make recommendations related to preventing diarrhea.