Ulvah Nur'aeni
Universitas Islam Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Uswah Hasanah dalam Pendidikan Islam Iwan Sanusi; Andewi Suhartini; Haditsa Qur'ani Nurhakim; Ulvah Nur'aeni; Giantomi Muhammad
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 1 No 1 (2024): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v1i1.3523

Abstract

Di antara faktor penyebab terjadinya dekadensi moral peserta didik adalah minimnya keteladanan dari orang tua, guru, individu dan komunitas masyarakat, dan para pemimpin. Era supra informasi ini pun memberikan dampak yang cukup signifikan, sebab peserta didik dihadapkan pada peniruan melalui media masa dan elektronik, dan termasuk manusia mempunyai fitrah ghazirah yang cenderung meniru orang lain. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang konsep dan hakikat uswah hasanah dalam perspektif pendidikan Islam sudah menjadi suatu keniscayaan dikuasai yang kemudian diimplementasikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep uswah hasanah (keteladanan yang baik) menjadi salah satu komponen inti dalam transformasi konten pendidikan Islam yang berlandaskan pada Q.S. Al-Ahzab: 21 dan hadis bahwa akhlak Rasulullah saw. adalah Alquran. Uswah hasanah dianggap sebagai metode pendidikan Islam yang paling efektif dan berpengaruh pada kebiasaan, sikap, hingga menjadi tindakan. Urgensi konsep uswah hasanah dalam kehidupan adalah sebagai bukti ketaatan pada Allah dan Rasulullah saw. Dan bangsa yang berperadaban baik dimulai dari individu yang baik. Adapun pengembangan model penanaman nilai karakter melalui peneladanan dapat dilakukan dengan keteladanan dan pembiasaan baik yang disengaja ataupun tidak. Serta, implikasi pedagogi metode uswah hasanah ini  menunjukkan bahwa pendidik adalah pewaris pada nabi, pendidikan adalah uswah hasanah, dan keteladanan itu dimulai dari diri sendiri.  
Analysis of Hadith on Three Factors of Happiness: Perspective of Housing Development U Saifuddin ASM; Ulvah Nur'aeni; Aep Kusnawan; Muhammad Zuldin; Yusuf Zainal Abidin
AN NUR: Jurnal Studi Islam Vol. 17 No. 02 (2025): An-Nur: Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) An-Nur Yogyakarta Komplek PP An Nur Ngrukem PO BOX 135 Bantul 55702 Yogyakarta Tlp/Fax (0274) 6469012. http://jurnalannur.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/annur.v17i02.2092

Abstract

This study aims to examine the relevance of the Prophet's hadith from the narration of Ahmad (164H-241H) number 14830 regarding the aspects of a person's happiness, which consist of righteous neighbors, comfortable transportation, and a spacious house in the context of housing development in the modern era. The study was conducted using a qualitative approach based on hadith literature analysis and sustainable development theory. The results of the study show that this hadith has a value that is very relevant to contemporary human needs. First, the concept of spacious house is understood as a decent, healthy dwelling that supports family welfare. Second, a righteous neighbor emphasizes the importance of social harmony in the housing environment, which is a major factor in creating peace of mind. Third, comfortable vehicle can be interpreted as a means of transportation that is safe, efficient, and environmentally friendly, which supports the daily activities of housing residents. This study concludes that the hadith provides an ethical and philosophical framework that is in line with the concept of modern development, particularly in creating a holistic residential environment: paying attention to physical aspects, social aspects, and mobility. Theoretically, this study enriches the study of the integration of hadith with sustainable development. Practically, the results of this study can be used as a reference for the government, developers, and the community in designing and building residential environments that are not only economically oriented but also focused on physical and spiritual well-being.