Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN USAHATANI MICROGREEN BAGI IRT DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA KUPANG Maria Fransiska Darlen; Jusuf Manilapai; Fredrik L. Benu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.20518

Abstract

Pengabdian masyarakat menjadi salah satu darma perguruan tinggi yang bersifat strategis dan bertujuan membina serta mendidik masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Wujud pembinaan ini melalui pelatihan usahatani microgreen bagi para Ibu Rumah Tangga (IRT) dalam upaya pencegahan stunting di Kota Kupang. Hal ini bertolak dari kondisi angka stunting di NTT yang terus meningkat dari 20,9% tahun 2021 menjadi 22% tahun 2022, sedangkan kondisi stunting di Kota Kupang berada pada angka 21,5% (tahun 2022). Pelatihan tersebur bertujuan mendorong masyarakat terutama ibu-ibu agar memperoleh keterampilan dalam usahatani microgreen serta meningkatkan peran ibu rumah tangga dalam kesejahteraan keluarga melalui penyediaan sayuran sehat bagi keluarga, terutama dalam upaya menurunkan angka stunting yang cukup tinggi di Kota Kupang. Microgreen adalah bibit sayuran yang dipanen saat masih sangat muda, berkisar 7-14 hari setelah mulai berkecambah dan muncul kotiledon. Budidaya microgreen merupakan salah satu alternatif budidaya di lahan terbatas yang mudah dilakukan di kalangan masyarakat karena menghasilkan sayuran sehat, bernutrisi, tinggi antioksidan dan bebas kimiawi. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode training yang diawali dengan pemberian materi mengenai manfaat microgreen, langkah-langkah dalam budidaya microgreen hingga cara untuk menyajikan microgreen yang siap dikonsumsi. Setelah peserta mendapatkan materi dilanjutkan dengan praktek langsung secara individu melalui bimbingan fasilitator. Peserta pelatihan yakni para ibu rumah tangga di Kelurahan Fatufeto.
PENCEGAHAN STUNTING, PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DAN PARIWISATA MELALUI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA TEMATIK DI DESA TESI AYOFANU, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Jusuf Manilapai; Felixa Yuki Levinda; Albertha Gitania Surya Bui Aton; Elvira Olfriane Tanggu Hana; Wina Jensisca Muda; Jacob M. Ratu; Yuliana Tandi Rubak
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42969

Abstract

Kuliah kerja nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Sesuai temanya yaitu membangun desa, kegiatan KKN Tematik Kolaboratif Universitas Nusa Cendana bertujuan agar mahasiswa ikut berperan aktif dalam menyelesaikan masalah di masyarakat dengan 3 tema utama berupa kesehatan (stunting), pertanian dan pariwisata yang dilaksanakan di desa Tesi Ayofanu. Sesuai dengan masalah utama yang ditemukan dilapangan, yaitu tingginya angka stunting di bidang kesehatan, rendahnya pemasaran dan pengolahan pangan lokal bernilai jual tinggi di bidang pertanian serta minimnya promosi potensi pariwisata lokal yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Penelitian dalam pengabdian masyarakat ini merupakan penelitian lapangan jenis deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Mahasiswa KKN melakukan 3 program kerja utama sesuai 3 tema yaitu penyuluhan kesehatan dengan leaflet dan pembuatan buku "Tesi Ayofanu Menolak Stunting" untuk tema kesehatan. Pengolahan bubuk bawang putih untuk tema pertanian dan pembuatan buku pariwisata berjudul “Tesi Ayofanu : Merekam Kehidupan, Adat dan Cerita Desa” untuk tema pariwisata. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyuluhan kesehatan mengubah persepsi responden bahwa pantangan mengonsumsi protein hewani selama masa nifas adalah hal yang salah. Pengolahan bawang putih bubuk juga menjadi produk inovasi baru dengan nilai jual, daya tahan serta daya jual tinggi yang didukung keberlanjutannya oleh pemerinta setempat. Buku pariwisata juga diapresiasi sebagai motivasi untuk merealisasikan Tesi Ayofanu sebagai desa wisata dimasa depan dengan perbaikan infrastruktur yang menunjang pengembangan desa.