Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Problematika Siswa dan Upaya Guru dalam Meningkatkan Perilaku Sopan Santun melalui Mata Pelajaran IPS Wulandari Wulandari; Asiyah Asiyah; Sepri Yunarman
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.7745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi problematika siswa dan upaya guru dalam meningkatkan perilaku sopan santun melalui Mata Pelajaran IPS di SMP N 7 Kota Bengkulu. Penelitian ini mengunakan metode penulisan kualitatif yang memanfaatkan paradigma penelitian interpreatif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah di lakukan maka dapat di simpulkan bahwa problematika siswa yang di hadapi guru ialah seperti siswa kurang disiplin, tidak bertanggung jawab, tidak toleransi, tidak jujur, tidak bersahabat, sering melawan guru, kurangnya pengetahuan siswa tentang perilaku sopan santun. Sedangkan upaya guru dalam menumbuhkan perilaku sopan santun terhadap siswa ialah memasukan materi tentang perilaku sopan snatun dalam pembelajaran, menerapkan perilaku jujur terhadap siswa, perilaku disiplin, saling menghormati, tolenasi, perilaku bertanggung jawab, bersahabat, serta mengunakan metode pembalajaran dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa, dan sebagai seorang guru harus menjadi tauladan bagi siswa. Simpulan penelitian in bahwa problematika siswa dan guru dalam peningkatan perilaku sopan santun sudah berjalan dengan baik. Kata Kunci: Guru, Pembelajaran IPS, Problematika Siswa, Sopan Santun.
Implementasi Ice Breaking Sebagai Strategi Menciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan di SD Negeri 78 Kota Bengkulu Agusman Rahim; Faezah Rahmanda Putri; Ririn Dwi Ariyanti; Sendi Reza Sadewa; Sindi Amelia Gustina; Yeni Puspita Sari; Reva Mutiara Dewi; Sepri Yunarman
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang efektif pada jenjang sekolah dasar membutuhkan suasana kelas yang kondusif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ice breaking sebagai strategi untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di SD Negeri 78 Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta validitas data diperkuat melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai bentuk ice breaking, seperti tepuk semangat, permainan konsentrasi, gerakan peregangan sederhana, dan permainan kelompok singkat. Pelaksanaan ice breaking dilakukan pada tiga momen utama: pembukaan, pertengahan, dan penutup pelajaran, dengan penyesuaian fleksibel berdasarkan kondisi kelas. Dampak yang terlihat meliputi peningkatan antusiasme, fokus, interaksi sosial, dan kesejahteraan emosional siswa, serta mendukung pencapaian akademik. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan kreativitas guru dan perbedaan karakter siswa, penerapan ice breaking tetap efektif melalui inovasi dan evaluasi berkelanjutan. Temuan ini menegaskan pentingnya ice breaking sebagai strategi pedagogis yang tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan emosional siswa.
Nilai-Nilai Sosial Pada Tradisi Kesenian Jaranan Di Desa Bukit Makmur Kecamatan Pinang Raya Kabupaten Bengkulu Utara Gita Arra Hervina; Ismail; Sepri Yunarman
Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/uq.v10i1.1965

Abstract

The primary objective of this research is to identify the social values ​​embedded in the Jaranan art tradition in Bukit Makmur Village, Pinang Raya District, North Bengkulu Regency. Accordingly, the research focuses on uncovering and gaining a deeper understanding of the social values ​​within the Jaranan art tradition. The author uses a qualitative research method. The researcher collects information through interviews, observations, and documentation. Based on this study, there are three different but interrelated phases in the Jaranan art heritage in Bukit Makmur Village, namely: pre-performance rituals, the performance itself, and post-performance briefings. Social values ​​such as commitment, kinship, empathy, tolerance, loyalty, and discipline are embedded in this tradition. Meanwhile, humanitarian values ​​include religious principles, as seen in rituals such as prayer and worship, and ethical principles, including kindness, responsibility, and respect for one another. The younger generation, village council, school system, and community all play an active role in preserving Jaranan art in this hamlet. In addition to the role of community culture, the function of education in cultural socialization through schools is also important, and the role of the village government in providing facilities and including jaranan in official events is also significant. However, as a result of modernization, the involvement of young people is still considered low. The involvement of educational institutions, support from local governments, and strong community involvement are the driving forces behind this practice. Therefore, this study recommends the need to strengthen synergy between educational institutions, local governments, and the community in efforts to preserve the Jaranan art tradition, as well as increasing development and socialization programs for the younger generation so that the social values ​​contained therein are maintained and sustainable
PENGARUH PENGGUNAAN CHATGPT TERHADAP PENYELESAIAN TUGAS KULIAH MAHASISWA PROGRAM STUDI TADRIS IPS Arga Dwi Praditya; Ismail Ismail; Sepri Yunarman
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.5.3.490-499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap penyelesaian tugas kuliah mahasiswa Program Studi Tadris IPS di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Sebanyak 33 mahasiswa dijadikan sampel dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert, dan data dianalisis menggunakan SPSS versi 23. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara penggunaan ChatGPT dengan penyelesaian tugas kuliah, dengan nilai signifikansi 0,001 dan koefisien regresi sebesar 0,699. Nilai R² sebesar 0,559 menunjukkan bahwa 55,9% variasi penyelesaian tugas kuliah dapat dijelaskan oleh variabel penggunaan ChatGPT. Penggunaan ChatGPT dinilai mampu meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kreativitas siswa dalam menyelesaikan berbagai bentuk tugas akademik, meskipun berpotensi menurunkan kemampuan berpikir kritis dan minat membaca. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan etis dan bijak dalam memanfaatkan AI dalam konteks pendidikan tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman tentang integrasi teknologi AI dalam proses pembelajaran siswa.
PERAN EDUKASI PEMERINTAH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS LINGKUNGAN PERSPEKTIF PENDIDIKAN IPS DI KELURAHAN KEBUN KENANGA KECAMATAN RATU AGUNG KOTA BENGKULU Meiki Sahputra; Desy Eka Citra Dewi; Sepri Yunarman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18521

Abstract

Environmental problems in Indonesia, including those in Kebun Kenanga Urban Village, Ratu Agung District, Bengkulu City, remain a serious concern, reflected in the persistent practice of indiscriminate waste disposal, low community participation in cleanliness activities, and suboptimal community-based waste management. Although the local government has introduced various environmental education programs, public ecological awareness remains relatively low. This study aims to describe the role of government education in environment-based community empowerment, to identify the supporting and inhibiting factors affecting its implementation from the perspective of Social Studies Education, and to analyze the forms of community awareness resulting from such educational efforts. This research employed a qualitative descriptive approach, with the researcher acting as the primary instrument and participant observer at the research site. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, with validity ensured through source, technique, and time triangulation. The findings show that government education in Kebun Kenanga has been implemented through cleanliness socialization, counseling, and waste-bank programs, supported by the commitment of village officials, the availability of facilities, and the involvement of community leaders, but constrained by limited public literacy, budget limitations, and entrenched habits. These efforts have gradually fostered community understanding, caring attitudes, behavioral change, and collective independence in environmental management, reflecting the internalization of Social Studies education values such as mutual cooperation and social responsibility