Pembelajaran yang efektif pada jenjang sekolah dasar membutuhkan suasana kelas yang kondusif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ice breaking sebagai strategi untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di SD Negeri 78 Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta validitas data diperkuat melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai bentuk ice breaking, seperti tepuk semangat, permainan konsentrasi, gerakan peregangan sederhana, dan permainan kelompok singkat. Pelaksanaan ice breaking dilakukan pada tiga momen utama: pembukaan, pertengahan, dan penutup pelajaran, dengan penyesuaian fleksibel berdasarkan kondisi kelas. Dampak yang terlihat meliputi peningkatan antusiasme, fokus, interaksi sosial, dan kesejahteraan emosional siswa, serta mendukung pencapaian akademik. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan kreativitas guru dan perbedaan karakter siswa, penerapan ice breaking tetap efektif melalui inovasi dan evaluasi berkelanjutan. Temuan ini menegaskan pentingnya ice breaking sebagai strategi pedagogis yang tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan emosional siswa.