Desy Ratna Arthaningtyas
Universitas Negeri Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Program Magang SMKN 5 Surabaya Terhadap Minat Siswa Untuk Melanjutkan Studi Dan Kesiapan Kerja Marco Delloni Liborang; Desy Ratna Arthaningtyas
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 11 No. 2 (2025): November
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v11i2.69866

Abstract

SMK atau Sekolah menengah kejuruan dituntut untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan berwirausaha. Namun, semakin banyaknya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi menunjukkan bahwa mereka merupakan pemain penting dalam dunia perkuliahan. Riset ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh program program magang terhadap minat Siswa SMKN 5 untuk melanjutkan studi dan 2) Mengetahui pengaruh program magang terhadap kesiapan kerja siswa. Peneliti menggunakan tipe penelitian Ex Post Facto dan metodologi kuantitatif. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket atau kuesioner. Kuesioner ini digunakan untuk mengukur variabel X, yaitu program magang, serta variabel Y, yang terdiri dari minat melanjutkan studi (Y1) dan kesiapan kerja (Y2). Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) program magang (variabel X) memiliki pengaruh terhadap minat melanjutkan studi (variabel Y1) dengan kontribusi sebesar 4,2% dan 2) program magang (variabel X) memiliki pengaruh terhadap minat melanjutkan studi (variabel Y1) dengan kontribusi sebesar 3,9%.
Evaluasi Perbandingan Tingkat Kesiapan Kerja Lulusan SMK 3 Tahun dan 4 Tahun Jurusan Konstruksi Gedung, Sanitasi, dan Perawatan di Surabaya, Indonesia Sheila Ayu Pratama; Desy Ratna Arthaningtyas
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p205-215

Abstract

SMK 3 tahun dan SMK 4 tahun memiliki perbedaan durasi pembelajaran yang berimplikasi terhadap kesiapan kerja dan daya serap lulusan di dunia industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat kesiapan kerja serta daya serap lulusan SMK 3 tahun dan SMK 4 tahun pada Jurusan Konstruksi Gedung, Sanitasi dan Perawatan di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Responden berjumlah 100 lulusan, terdiri atas 50 lulusan SMK 3 tahun dan 50 lulusan SMK 4 tahun. Instrumen berupa kuesioner 20 butir dengan skala ordinal tiga poin (ya=3, kadang-kadang=2, tidak=1). Analisis dilakukan menggunakan software Jamovi untuk memperoleh nilai rata-rata, simpangan baku, dan perbandingan antarkelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesiapan kerja lulusan SMK 4 tahun lebih tinggi pada seluruh aspek, khususnya tanggung jawab kerja (2,90 ± 0,28) dibandingkan SMK 3 tahun (2,63 ± 0,39), serta motivasi pengembangan diri (2,63 ± 0,37 vs 2,30 ± 0,46). Data tracer study menunjukkan bahwa 92% lulusan SMK 4 tahun bekerja sesuai bidang keahlian, sedangkan SMK 3 tahun sebesar 70%. Temuan ini memberikan bukti empiris awal yang menunjukkan kecenderungan lebih baik terhadap peningkatan kesiapan kerja dan relevansi bidang kerja lulusan. Secara kebijakan, hasil ini mendukung penguatan model SMK 4 tahun pada bidang konstruksi serta perlunya optimalisasi kemitraan industri dan literasi digital dalam kurikulum kejuruan.
ANALISIS KETERKAITAN MINAT BELAJAR DAN PRESTASI GAMBAR TEKNIK MANUAL TERHADAP PRESTASI AUTOCAD KELAS XI DPIB SMKN Yunita Wahyu Lestari; Desy Ratna Arthaningtyas
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.10571

Abstract

The transition from manual technical drawing skills to digital-based competencies is often not supported by adequate foundational abilities, which may hinder students’ success in learning AutoCAD in vocational education. This gap highlights the need to identify key factors influencing students’ digital competency achievement. This study aims to examine the relationship between learning interest and manual technical drawing achievement on AutoCAD 2D performance. A total of 36 eleventh-grade DPIB students at SMKN Dander Bojonegoro were involved as research participants in a quantitative study employing an ex post facto design. Data were analyzed using multiple linear regression with a bootstrapping technique due to non-normal distribution. The results indicate that manual technical drawing achievement has a significant effect on AutoCAD 2D performance, while learning interest shows no significant influence. Simultaneously, both variables demonstrate a very strong relationship with AutoCAD performance. These findings emphasize that mastery of fundamental manual skills is a key factor in supporting success in digital-based learning. Therefore, strengthening manual technical drawing competencies should be prioritized before implementing technology-based instruction. ABSTRAK Peralihan dari keterampilan gambar teknik manual ke berbasis digital seringkali tidak diimbangi dengan penguasaan kompetensi dasar yang memadai, sehingga berpotensi menghambat keberhasilan pembelajaran AutoCAD di pendidikan vokasi. Kesenjangan ini menunjukkan pentingnya mengidentifikasi faktor yang berperan dalam mendukung pencapaian kompetensi digital siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara minat belajar dan prestasi gambar teknik manual terhadap prestasi AutoCAD 2D. Sebanyak 36 peserta didik kelas XI DPIB SMKN Dander Bojonegoro dilibatkan sebagai subjek dalam studi berpendekatan kuantitatif dengan rancangan ex post facto. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda berbasis bootstrapping karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi gambar teknik manual berpengaruh signifikan terhadap prestasi AutoCAD 2D, sedangkan minat belajar tidak memberikan pengaruh yang berarti. Secara simultan, kedua variabel memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap prestasi AutoCAD. Temuan ini menegaskan bahwa penguasaan keterampilan dasar manual menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan pembelajaran berbasis digital. Oleh karena itu, penguatan kompetensi gambar teknik manual perlu diprioritaskan sebagai fondasi sebelum implementasi pembelajaran berbasis teknologi.