Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS PROSES PEMBELAJARAN MELALUI IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK Agus Budiyono; Abd. Haris; Medi Yana; Arin Wildani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17225

Abstract

ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat pemula (PMP) ini bertujuan agar tersedianya sumber belajar/media pembelajaran berbasis TIK di SMA Bustanul Mubtadiin Pamekasan jawa Timur. Metode dalam program PMP ini menggunakan empat tahap yaitu 1) analisis situasi, 2) Pelatihan, 3) Implementasi, dan 4) Evaluasi. Hasil PMP ini menunjukan dibutuhkannya media pembelajaran berupa mind mapping based zoom prasentation, Phet simulation, video animasi kartun dan social media based learning. Selain itu, guru dan siswa terlihat aktif dalam mengimplementasikan pembelajaran menggunakan media berbasis TIK. Adapun temuan akhir dari program PMP ini adalah 86.4% guru menyatakan pelatihan PMP ini memberikan dampak yang posotif terhadap proses pembelajaran di kelas. Program penggunaan media pembelajaran berbasis TIK mampu meningkatkan kualitasproses  pembelajaran di kelas. Kata kunci: pelatihan; guru; media pembelajaran; TIK. ABSTRACTThis beginner community service program (PMP) aims to provide ICT-based learning resources/media for learning at SMA Bustanul Mubtadiin Pamekasan, East Java. The method in this PMP program uses four stages, namely 1) situation analysis, 2) training, 3) implementation, and 4) evaluation. The results of this PMP show the need for learning media in the form of mind mapping based zoom presentations, Phet simulations, animated cartoon videos and social media based learning. In addition, teachers and students seem active in implementing learning using ICT-based media. The final finding of the PMP program is that 86.4% of teachers stated that the PMP training had a positive impact on the learning process in the classroom. The program for using ICT-based learning media is able to improve the quality of the learning process in the classroom. Keywords: training; teacher; instructional media; ICT.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Melalui Metode Bercerita dengan Media Boneka Tangan di Kelompok A TK Muslimat NU 1 Pamekasan Siti Muchlisatul Amalia; Khairunisa; Medi Yana; Luqiyya Mina’ur Rofahiyah; Busana; Minhatul Ilah; Noer Cholis; Hairun Nisak
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 7 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v3i6.2077

Abstract

Pada anak usia dini kemampuan bahasa merupakan hal penting agar mereka mudah mengungkapkan kata-kata pada orang lain di sekitar mereka. Tujuan dari Penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak dengan cara bercerita menggunakan perantara boneka tangan pada kelompok A di TK Muslimat NU 1 Pamekasan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini melalui 4 langkah: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini yaitu 14 anak, terdiri dari 8 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Penelitian dilaksanakan di TK Muslimat NU 1 Pamekasan, dengan total enam kali pelaksanaan yang dibagi dengan dua siklus. Cara pengumpulan data dilakukan dengan mengamati dan mendokumentasikan kegiatan. Lembar pengamatan dan hasil dokumentasi kegiatan sebagai alat untuk mengumpulkan data. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa setelah menggunakan boneka tangan dalam bercerita kemampuan bahasa anak meningkat. Peningkatan kemampuan berbahasa anak terlihat dari hasil perkembangan bahasa mereka. Sebelum melakukan tindakan, kemampuan berbahasa anak hanya mencapai 20%. Setelah siklus 1, kemampuan ini meningkat menjadi 45%, dan setelah siklus 2, mencapai 75%. Menurut hasil ini, dapat diketahui bahwa kemampuan berbahasa anak di kelompok A TK Muslimat NU 1 Pamekasan mengalami peningkatan dengan cara bercerita menggunakan boneka tangan.
Peran Kegiatan Kooperatvitas Anak Hiperaktif melalui Kegiatan Menggambar Nurul Qomariyah; Thoybatul Fayha'; Ahmad Jauzi Firmansyah; Dewi Oktavia; Medi Yana; Dwi Ramadhaniya Ririyanti
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v6i1.19586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kooperativitas anak hiperaktif melalui kegiatan menggambar di TK Kartika IV-86 Pamekasan. Anak hiperaktif cenderung mengalami kesulitan dalam bekerja sama, mengikuti aturan, dan mengendalikan perilaku, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang tepat untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B yang menunjukkan karakteristik hiperaktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menggambar efektif dalam meningkatkan kooperativitas anak hiperaktif. Pada tahap pra-siklus, tingkat kooperativitas anak mencapai 61,2% dengan kategori mulai berkembang. Setelah diberikan tindakan pada siklus I, terjadi peningkatan menjadi 73,3% dengan kategori berkembang sesuai harapan. Selanjutnya, pada siklus II meningkat menjadi 83,2% dengan kategori berkembang sangat baik. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan menggambar membantu anak belajar bekerja sama, mengikuti instruksi, berbagi alat, serta mengendalikan perilaku secara bertahap. Dengan demikian, kegiatan menggambar dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kooperativitas anak hiperaktif di taman kanak-kanak.
Stimulasi Literasi Awal Anak Usia 5-6 Tahun: Efektivitas Aplikasi Membaca Berbasis Neurosains Nurul Ismaya; Hosnol Hotimah; Agus Budiyono; Medi Yana
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v7i1.23906

Abstract

This study examines the effectiveness of a neuroscience-based reading application in stimulating early literacy among children aged 5-6 years at RA Asy-Syuhada' Pamekasan. The research employed a quasi-experimental design using a one-group pretest-posttest approach, involving 20 children selected through a total sampling technique. Data were collected using a performance-based assessment instrument developed based on the Early Childhood Development Achievement Standards (STPPA). The instrument was validated through expert judgment by two experts one in early childhood education and one in educational technology and was further supported by a practitioner in early childhood education. The results showed a significant improvement in early literacy scores, with the mean score increasing from 11.40 (moderate category) to 22.15 (high category), supported by a t-value of 14.98 and p < 0.001 at a significance level of 0.05. These findings indicate that the neuroscience-based reading application is effective in stimulating early literacy development through the activation of multisensory neural pathways involving visual, auditory, and motor processing in early childhood.
PENGGUNAAN MEDIA BUSY BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI KELOMPOK A Dina Andriani Dewi Anggarini; Medi Yana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14521

Abstract

This study aims to describe the use of busy book media in improving the cognitive abilities of early childhood students in Group A at RA Bustanul Ulum Pakong, Pamekasan. A descriptive qualitative approach was employed, involving teachers and children aged 4–5 years (n=20 children and 2 teachers) as subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis included data reduction, presentation, and conclusion drawing, while validity was ensured through source and technique triangulation. The results showed that the implementation of busy book media was carried out through three stages: planning, implementation, and evaluation. The use of busy book media improved children's cognitive abilities, particularly in recognizing colors, shapes, numbers, and simple patterns. Additionally, this media enhanced children's concentration, memory, logical thinking skills, and active participation during learning. Supporting factors included attractive media design, interactive activities, teacher assistance, and a conducive learning environment. Inhibiting factors consisted of differences in children's abilities, limited availability of media, and limited learning time. Therefore, busy book media can be considered an effective, interactive, and enjoyable learning medium to support the cognitive development of early childhood learners.
Peran Kegiatan Kooperatvitas Anak Hiperaktif melalui Kegiatan Menggambar Nurul Qomariyah; Thoybatul Fayha&#039;; Ahmad Jauzi Firmansyah; Dewi Oktavia; Medi Yana; Dwi Ramadhaniya Ririyanti
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v6i1.19586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kooperativitas anak hiperaktif melalui kegiatan menggambar di TK Kartika IV-86 Pamekasan. Anak hiperaktif cenderung mengalami kesulitan dalam bekerja sama, mengikuti aturan, dan mengendalikan perilaku, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang tepat untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B yang menunjukkan karakteristik hiperaktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menggambar efektif dalam meningkatkan kooperativitas anak hiperaktif. Pada tahap pra-siklus, tingkat kooperativitas anak mencapai 61,2% dengan kategori mulai berkembang. Setelah diberikan tindakan pada siklus I, terjadi peningkatan menjadi 73,3% dengan kategori berkembang sesuai harapan. Selanjutnya, pada siklus II meningkat menjadi 83,2% dengan kategori berkembang sangat baik. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan menggambar membantu anak belajar bekerja sama, mengikuti instruksi, berbagi alat, serta mengendalikan perilaku secara bertahap. Dengan demikian, kegiatan menggambar dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kooperativitas anak hiperaktif di taman kanak-kanak.