Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Annulment Object Gadai atas Tindakan Wanprestasi dalam Perjanjian Kredit pada Pegadaian Berdasarkan Kajian Hukum Perdata Samuel Sihite; Vinolya Lidevia Br Manik; Pebryna Riosa Siburian; Alissa P Simbolon; Seevaira Chyta Simanullang; Parlaungan Gabriel Siahaan; Sri Hadiningrum
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6133

Abstract

Writing a report entitled Annulment of Pawn Objects for Default in Credit Agreements at Pawnshops Based on Civil Law Studies. The main purpose of writing this journal is to find out that a pawnshop is an agency or organization that operates in the field of money lending services by pawning an item as collateral. Customers who want to get loan money must pawn goods as collateral. If an agreement cannot be fulfilled or an achievement is not fulfilled, this will result in a default. What is meant by default is the non-fulfillment of achievements or obligations that have been determined towards certain parties in an agreement, whether an agreement that arises from an agreement or an agreement that arises due to law. Pawn objects are movable objects that can be tangible or intangible. such as bills, jewelry, electronic goods and motorized goods. The research method used is the empirical normative research method. The normative-empirical legal research method is a research method that includes theoretical and practical aspects in legal observation and analysis.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar Di Era Revolusi 4.0 Samuel Sihite; Ida Nurjana Tamba; Vinolya Lidevia Br Manik; Mario Manurung; Ika Febriana
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1352

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman khusunya dalam bidang teknologi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar mulai tergerus dengan adanya bahasa gaul khususnya dalam media sosial. Dalam media sosial masyarakat bebas untuk mengakses hal apapun termasuk dalam penggunaan bahasa yang menurut mereka cocok dengan mereka sendiri seperti contoh penggunaan bahas gaul. Keadaan yang terjadi sekarang adalah makna bahwa bahasa Indonesia mulai digantikan atau tergeser oleh bahasa asing dan adanya perilaku yang cenderung menyelipkan istilah asing, padahal padanan dalam bahasa Indonesianya ada, dikarenakan sikap yang meyakini bahwa akan terlihat modern, dan terpelajar dan tentunya dengan alasan akan  mempermudah komunikasi di era millennial. Pada realitanya para generasi muda dalam melakukan kegiatan sosial sudah perlahan mulai meninggalkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal ini dapat kita lihat di daerah Jakarta selatan para anak muda menggunakan bahasa Indonesia campur-campur dengan bahasa internasional. Hal ini membuat penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sudah tidak semestinya lagi. Penggunaan bahasa gaul dikalangan generasi muda saat ini lambat laun akan mempengaruhi eksistensi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
KONSEP PERSATUAN INDONESIA DALAM PANCASILA: IMPLEMENTASINYA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT Vinolya Lidevia Br Manik
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas konsep persatuan Indonesia dalam Pancasila serta implementasinya dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan secara lengkap dan sistematis data yang diperoleh. Adapun pengumpulan data diperoleh melalui kajian literatur yang bersumber dari buku, jurnal, artikel dan karya tulis lainnya, sehingga diperoleh hasil penelitian relevan sesuai dengan tujuan penelitian yang disusun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai pancasila sangat diperlukan dalam kehidupan mayarakat khususnya di era globalisasi saat ini. Maka dari itu konsep nilai persatuan Indonesia harus selalu ditanamkan dalam diri kehidupan masyarakat yang kaya akan budaya dan suku yang beragam.
UPAYA PENCEGAHAN PUTUS SEKOLAH MELALUI DIAGNOSIS DINI KEBUTUHAN PEMBELAJARAN Tawarika M. Pandiangan; Alissa P. Simbolon; Ida Nurjana Tamba; Vinolya Lidevia Br Manik; Mantasia Hasibuan; Rian TR Simanjuntak; Jamaludin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2024): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i4.1029

Abstract

Putus sekolah adalah tindakan pemberhentian siswa untuk mengikuti secara formal kegiatan belajar pada lembaga pendidikan formal yang sudah sempat ditempuh. Faktor penyebab terjadinya fenomena putus sekolah dapat ditelusuri dari berbagai sisi. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif dengan paradigma alamiah yang bertumpu pada fenomenologis. Fenomenologi merupakan kajian interpretatif yang bersifat fakta tentang pengalaman manusia. Pencegahan tindakan ini dilakukan upaya diagnosis dini pada kebutuhan pembelajaran sebagai upaya pencegahan atau mengurangi fenomena ini. Kerjasama antara Pemerintah bersama pihak pertelevisian dan berbagai organisasi profesi keguruan,  menguatkan peran Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam filterisasi sebab akibat putus sekolah, serta pembukaan program layanan bimbingan dan konseling secara luas di seluruh Indonesia.