Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Geomine

KARAKTERISASI DAN PEMANFAATAN LUMPUR SIDOARJO UNTUK CAMPURAN BAHAN BAKU PEMBUATAN BRIKET Kezia Kartika Windya Kezia Kartika Windya; Wahyu Wilopo Wahyu Wilopo; Ferian Anggara Ferian Anggara
Jurnal Geomine Vol 6, No 3 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.686 KB) | DOI: 10.33536/jg.v6i3.242

Abstract

Briket merupakan bahan bakar alternatif yang terbuat dari sisa bahan organik dengan campuran bahan perekat organik maupun anorganik untuk memperbaiki karakteritik biomassa. Penggunaan lumpur Sidoarjo digunakan sebagai bahan perekat anorganik serta kandungan unsurnya dapat meningkatkan nilai kalori briket. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik dan nilai optimum briket yang dihasilkan dari penggunaan lumpur Sidoarjo. Hal tersebut dikarenakan briket yang dihasilkan ditentukan oleh karakteristik lumpur sebagai mineral lempung. Karakteristik lumpur dan biomassa yang diteliti meliputi mineralogi yang dilakukan dengan cara XRD (x-ray diffraction), kandungan unsur kimia lumpur dengan metode SEM-EDX (scanning electron microscope), ICP (Inductively Coupled Plasma) dan Gravimetri, serta nilai kalor dengan metode Bomb calorimetter. Karakteristik briket dihasilkan dengan analisis proksimat, nilai kuat tekan dan nilai kalor. Mineralogi lumpur Sidoarjo adalah smektit, plagioklas, kuarsa, pirit, monmorilonit, ilit dan kaolinit. Kandungan senyawa kimia lumpur menunjukkan SiO2 (47,51%), Al2O3 (20,09%), Fe2O3 (7,28%), CaO (1,57%). Kandungan unsur lumpur menunjukkan Fe (33,5%) Al (9,36%), Si (1,08%). Nilai kalori briket yang dihasilkan dari penggunaan lumpur semakin meningkat. Kuat tekan briket yang dihasilkan memenuhi standar dan menunjukkan bahwa briket tidak mudah pecah. Karakteristik briket dengan campuran perekat lumpur Sidoarjo menghasilkan peningkatan nilai kalor yag cukup tinggi sebesar 5971,59 kal/gr, kadar lengas 5,67%, volatile matter 14,60%, kadar abu 8,1%, kadar karbon tertambat 71,62%, nilai kuat tekan 76,10 kg/cm2. Data pengujian analisis proksimat, nilai kalor dan nilai kuat tekan memperlihatkan pengaruh penggunaan lumpur Sidoarjo dapat memenuhi standarisasi briket berdasarkan acuan SNI (Standard Nasional Indonesia).
Karakteristisasi Petrografi dan Geokimia Batubara Formasi Bobong Daerah Taliabu, Provinsi Maluku Utara Supardin Nompo; Donatus Hendra Amijaya; Ferian Anggara
Jurnal Geomine Vol 9, No 1 (2021): Edisi April 2021
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jg.v9i1.764

Abstract

Formasi Bobong yang melampar di daerah Pulau Taliabu merupakan formasi pembawa batubara yang berumur jura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petrografi organik dan geokimia di daerah penelitian. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan dan pengambilan sampel batubara dengan metode channel sampling ply by ply. Analisis laboratorium yang dilakukan terhadap 10 sampel batubara meliputi analisis petrografi organik, proksimat, ultimat, gross calorific value (nilai kalori). Batubara Formasi Bobong terdiri dari 3 seam, yaitu seam 1 dengan ketebalan 0,5 m hingga1 meter, seam 2 dengan tebal 1 meter dan seam 3 dengan tebal 0,50 m hingga 0,90 meter. Ketiga seam batubara tersebut secara dominan termasuk dalam litotipe bright coals dan banded bright coals. Batubara tersebut memiliki gross calorific 13.896,26-15.362,54 (Btu/lb) dan nilai proksimat berupa karbon tertambat 36,10 - 43,86 (%, adb), kandungan zat terbang 38,25 - 47,91 (%, adb), kandungan air 6,54 – 12,23 (%, adb) dan kandungan abu 64,46 - 21,31 (%, adb). Batubara seam 1,  seam 2 dan seam 3 di daerah penelitian merupakan high volatile A bituminous coals. Ultimat pada batubara Formasi Bobong adalah karbon 64,46 - 74,75 (%, daf), hidrogen 6,27 - 6,92 (%, daf), nitrogen 0,76 - 0,87 (%, daf), sulfur 4,41 - 7,93 (%, adb) dan oksigen 9,45 - 18,07 (%, daf). Sedangkan untuk nilai maseral berupa vitrinit adalah 69,75 – 77,52 (%, vol), liptinit 17,56 - 22,50 (%, vol) dan inertinit 3,60 - 7,75 (%, vol). 
Co-Authors Addintamma, Fajri Zakka Afrina Septantia Agung Harijoko Agung Rizki Perdana Agus Prasetya Amaranggana, Adzani Nareswari Andre Nouval Anggun Purnama Edra Arifudin Idrus Arsha Maulana Aulia Agus Patria Aviliana, Aviliana Aya Shika Bangun Ayu Safira Mariska, Nanda Ayu Safira Mariska, Nanda Bangun, Aya Shika Beny Wiranata Beny Wiranata Brilian R. Sadewo Cikasimi, Mutiara Dagus Resmana Djuanda Dea Anisa Ayu Besari Deddy Tanggara Dinar Hananto Kurniawan Diyan Pamungkas Donatus Hendra Amijaya Fahrialam, Aldian Febry Yulindra Abdi Saputra Fenny Tamba Friederich, Mike C. Giwangkara, Atifa Maritza Guritno Safitri Muchitawati Gussyak, Selasian Handika M. Prabu Haryo Edi Wibowo Hendra A, Donatus Hidayat, Tantan Himawan T.B.M. Petrus Himawan T.B.M. Petrus Himawan Tri Bayu Murti Petrus Hotden Manurung Hotden Manurung I Made Bendiyasa Isnadiyati, Oyinta Fatma Isyqi Janna Azizah Wijayanti Jarot Setyowiyoto Jessica Trofimovs Jyalita, Jasmin Kezia Kartika Windya Kezia Kartika Windya Kusuma, Anindya Ayu Kyuro Sasaki Laksono Trisnantoro Lucas Donny Setijadji Mardhani Riasetiawan Mike C. Friederich Moore, Tim Allen Moore, Tim. A. Muchitawati, Guritno Safitri Nanda Ayu Safira Mariska Nugroho Imam Setiawan Oyinta Fatma Isnadiyati Pamungkas, Diyan Patria, Aulia Agus Patria, Aulia Agus Perdana, Agung Rizki Petrus, Himawan Tri Bayu Prakoso, Wildan Guntur Purnama Edra, Anggun Putra, Agik Dwika Putra, Ilham Satria Raditya Sarju Winardi Sasaki, Kyuro Septantia, Afrina Shelia F. Hunarko Sinabang, Paul Vito Parluhutan Slamet Sumardi, Slamet Solikh, Mochammad Wildanun Sugai, Yuichi Sujoto, Vincent Sutresno Hadi Supardin Nompo Susilawati, Rita Tamba, Fenny Tangkas, I Wayan Christ Widhi Herman Tim Allen Moore Tim. A. Moore Trofimovs, Jessica Vanisa Syahra Wahyu Wilopo Wibisono, Sigit Arso Widi Astuti Widi Astuti Widya Rosita Wildan Guntur Prakoso Winda Putri Anggraeni Wiranata, Beny Yuichi Sugai Yusup Iskandar