Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN BAMBOO DANCING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS III SD NEGERI 015 RAMBAH SAMO Eni Marta; Rinja Efendi; Elvina Elvina; Hasrijal Hasrijal; Rejeki Rejeki; Risna Mutiara Arni
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v8i1.4519

Abstract

Based on observations made by researchers at SD Negeri 015 Rambah Samo, problems were found in class III science learning. The learning strategy used by the teacher is monotonous. Learning is not running effectively, many students chat and do not pay attention to the teacher's explanation. So that student learning activities become less optimal and student learning outcomes are low. Based on the problems found, the researchers applied the bamboo dancing learning model to science learning. With the aim to improve student learning activities. This type of research is Classroom Action Research (CAR). The subjects in this study were 25 grade III students, consisting of 8 male students and 17 female students. The research was carried out for 2 cycles, each cycle consisting of 2 meetings. Data collection techniques using observation of teacher activities and student activities, documentation. The results showed that after applying the bamboo dancing learning model to science learning, the learning activities of class III students at SD Negeri 015 Rambah Samo increased. Research shows that the percentage of teacher activity in cycle I was 72.5% and cycle II increased to 90% which was categorized as very good. Student learning activity in cycle I was 71.25% and in cycle II increased to 87%. So from cycle I to cycle II student learning activities increased by 15.72%.
Treffinger Model on Student Learning Outcomes in Grade IV Science Learning at Elementary School Eni Marta; Elvina Elvina; Rinja Efendi; Rejeki Rejeki; Abdul Putra Ginda; Sari Angreani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 3 (2024): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i3.5342

Abstract

While conducting observations at SD Negeri 022 Rambah, the researcher encountered several problems faced by students and teachers at SD Negeri 022 Rambah during the learning process, the problems encountered were as follows; The science learning process that takes place at school is still not enjoyable, Teachers only use the lecture method, and Low student learning outcomes occur at SD Negeri 022 Rambah among class IV students. The treffinger learning model is a learning model that leads to critical and creative thinking skills. This research is Classroom Action Research. Data collection techniques in this research used observation sheets and tests. Data analysis techniques by analyzing data from observation sheets and tests carried out by students. The research results show an increase in learning outcomes with the application of the Treffinger learning model. In cycle 1, meeting 1, the number of students who completed 8 students became 11 students with an average score of 76.30 with a student learning completion percentage of 55%. Experiencing an increase in cycle 2, the number of students who completed 13 students at meeting 1 became 17 students with a completion percentage of 85% with an average class score of 83. It can be concluded that the application of the treffinger learning model can improve student learning outcomes at SD Negeri 022 Rambah Samo.
PENERAPAN MEDIA KARTU KATA PEMBELAJARAN MEMBACA DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD 008 UJUNG BATU Devina Anjani Sutrisno; Meisya Pramesty; Destina Haseka Sari; Chairina Nindya Putri; Rindy Mulya Revanti; Fika Aulia; Rinja Efendi
El-Ibtidaiy: Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): el-btidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca siswa Sekolah Dasar, khususnya pada tahap membaca permulaan. Kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan inovatif menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya minat dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa melalui penggunaan media pembelajaran yang efektif, salah satunya adalah media kartu kata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media kartu kata terhadap kemampuan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD 008 Ujung Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental design) menggunakan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas rendah yang berjumlah 20–30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (pretest dan posttest), observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan membaca siswa setelah diterapkan media kartu kata. Hal ini ditunjukkan oleh adanya perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest yang signifikan. Selain itu, penggunaan media kartu kata juga mampu meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media kartu kata efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Oleh karena itu, media kartu kata dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif dan menarik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran membaca. Kata kunci: media kartu kata, kemampuan membaca, pembelajaran Bahasa Indonesia, sekolah dasar, hasil belajar.
The Application of the Discovery Learning Model Assisted by Picture Card Media in Improving Indonesian Language Learning Outcomes Riska Puput Apriliani; Rinja Efendi
Journal of English Language and Education Vol 11, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i3.2467

Abstract

Indonesian language learning in elementary schools requires a learning model that can improve student activity and learning outcomes. However, the Indonesian language learning outcomes of grade III C students of SD Negeri 010 Ujung Batu are still low with a learning completion percentage of only 48%. This study aims to determine the application of the discovery learning model assisted by picture cards in improving students' Indonesian language learning outcomes. This study is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of two meetings, with 21 students. Data collection techniques used learning outcome tests and observation sheets for student and teacher activities. The results showed that learning completion increased to 90% at the end of cycle II with an average score of 84.76. Student activity also increased from 55% in cycle I to 90% in cycle II. Thus, the application of the discovery learning model assisted by picture cards can improve students' Indonesian language learning outcomes.
Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Sastra Anak dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Rinja Efendi; Padila Padila; Siti Khadijah Manurung; Nindha Putri Purwita; Siti Nuraeni; Danisa Rakhmatia; Zulfitriani Zulfitriani; Tri Safiola
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/m4j0ah10

Abstract

Pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di sekolah dasar karena pada masa ini siswa sedang mengalami perkembangan sikap, perilaku, serta pembentukan nilai-nilai moral. Tujuan untuk menggambarkan pelaksanaan pendidikan karakter berbasis sastra anak dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SD Negeri 0012 Rambah Samo. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter berbasis sastra anak dilakukan melalui kegiatan membaca cerita anak, memahami isi bacaan, mengenali tokoh beserta karakternya, menemukan amanat, serta menghubungkan isi cerita dengan pengalaman nyata siswa. Dalam proses tersebut, guru berperan membimbing siswa agar mampu memahami dan menghayati nilai-nilai karakter yang terdapat dalam cerita. Nilai karakter yang ditemukan meliputi kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian, dan percaya diri. Selain itu, penggunaan sastra anak dalam pembelajaran Bahasa Indonesia juga dapat meningkatkan minat belajar siswa, menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan, serta membantu guru menyampaikan pendidikan karakter secara lebih nyata dan sesuai dengan konteks kehidupan siswa. Saran sastra anak dapat dijadikan sebagai media yang efektif untuk mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.