Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN PENGGUNAAN KELAMBU BERINSEKTISIDA UNTUK PENCEGAHAN MALARIA DI DESA MBATAKAPIDU Melkisedek Landi; Nayamanto Namu Natu; Yeni Soli Liku
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 12: Mei 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i12.7883

Abstract

Latar Belakang : Program eliminasi malaria masih menjadi tantangan yang terus menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat karena banyak daerah masih menjadi daerah endemis malaria. Program Kelambunisasi menjadi salah satu Program prioritas untuk pencegahan malarian selain lingkungan dan perilaku. Tujuan untuk mengetahui Karakteristik Pengetahuan dan kepatuhan penggunaan kelambu pada keluarga dalam upaya pencegahan malaria di Desa Mbatakapidu Kecamatan Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan metode Observasional Analitik dengan desain studi Cross Sectional dengan teknik pengambilan sampel adalah Puposive sampling pada 96 Responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan lembar observasi. Hasil : Umur responden 30%, 50%, 19,8%. Pekerjaan 11,5%, 83,3%, 5,2%. Pendidikan Dasar 55,2%, Pendidikan Menengah 38,5, PT 6,3%. Pengetahuan Baik 11,5%, baik 36,5% dan kurang 52,1%. Kepatuhan Penggunaan kelambu, Baik 22,9%, Cukup 50% dan Kurang 27,1%. Uji Korelasi Kendal tau, Korelasi Pengetahuan dan Kepatuhan didapatkan Koefisien 0,247, dengan Signifikansi 0,008 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan. Kesimpulan : Tingkat pengetahuan keluarga tentang penggunaan kelambu di dominasi pengetahuan kurang sebanyak 53%, Tingkat kepatuhan penggunaan kelambu di dominasi pengetahuan baik 62%. Ada hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan penggunaan kelambu pada keluarga dalam upaya pencegahan malaria di Desa Mbatakapidu. Saran : Edukasi lewat Promosi kesehatan lebih ditingkatkan. Peningkatan Koordinasi dalam Penyampaian edukasi termasuk kreatifitas promosi kesehatan penggunaan Kelambu dan pencegahan malaria
DUKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP KESEHATAN MENTAL DI ASRAMA PUTRI PRODI KEPERAWATAN WAINGAPU 2025 Melkisedek Landi; Umbu Nggiku Njakatara; Martha Meti Kody; Umbu Putal Abselian
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswi keperawatan merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan mental akibat tuntutan akademik, praktik klinik, serta adaptasi sosial, khususnya bagi mereka yang tinggal di asrama. Dukungan teman sebaya dipandang sebagai salah satu faktor protektif yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan teman sebaya terhadap kesehatan mental mahasiswi keperawatan penghuni asrama putri. Penelitian menggunakan desain mixed methods dengan pendekatan sequential explanatory. Tahap kuantitatif melibatkan 34 responden dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan teman sebaya (4 item) dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji Spearman Rank. Tahap kualitatif dilakukan melalui pertanyaan terbuka untuk memperdalam hasil kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan teman sebaya yang tinggi, namun kecemasan masih menjadi masalah kesehatan mental yang dominan. Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara dukungan teman sebaya dengan stres, kecemasan, dan depresi. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan teman sebaya berperan sebagai faktor protektif dalam menjaga kesehatan mental mahasiswi keperawatan penghuni asrama.
Case Study and Evaluation of East Sumba Covid 19 Self-Isolation Sufferers OBT Liunokas; Oktofianus Sila; Melkisedek Landi; Tri Maryati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6413

Abstract

This research aims to analyze coordination, financing and field evaluation in carrying out Independent Isolation for handling Covid-19 Patients in East Sumba Regency. This method is a survey study, descriptive data analyzed in depth regarding the form of coordination, financing and evaluation in handling self-isolating patients in East Sumba Regency in 2022. The number of samples targeted is accidental sampling, namely samples that happened to be available at the time the research took place. The total sample was 99 people who were treated at home or in health facilities. The research results showed that there were 99 respondents, 54 people (54.34%) who had coordination going well and 45 people (45.66%) whose coordination did not go well. Controlling/supervision found 71 people (71.21%) were monitored and 29 people (28.79%) were not monitored/supervised, budgeting was funded by 62 people (62.50%) and 37 people (37.50%) did not receive funding and evaluation was 65 people (65.91%) and 34 people (34.09%) were not regularly evaluated by local health officials. East Sumba Covid-19 self-isolation sufferers with coordinated management, there is 46% no coordination, 29% of sufferers are not monitored, 37% do not receive costs and 34% are not evaluated