Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEER ASSISTED LEARNING (PAL) PROGRAM AT SKILLS-LAB, WAINGAPU NURSING STUDY PROGRAM, HEALTH POLYTECHNIC, KUPANG Landi, Melkisedek; Prabandari, Yayi Suryo; Tridjoko Hadianto; Umbu Nggiku Njakatara; Umbu Putal Abselian
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 10 No 1 (2025): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v10i1.2084

Abstract

Background: Many studies have reported efficacy of the PAL, but the application has not been a lot of diploma programs. Purpose: To determine differences between PAL tutor guidance and skills lab perception. Method: Quantitative studies, randomized control trial the first year nursing diploma students (N=94). PAL tutor students second year, 5 experimental groups and 5 control group, for both of skills PAL tutor guidance and skills lab perception within 2 weeks. Results: Mean first intervention group 83.15 and the control group 78.91 Mean second intervention group 91.24 and the control group 79.79. Mann-Whitney first intervention 0.238 and second 0.001. Mean perception PAL 4.45 to 4.67 of the range 5. Spearman Correlation first perception 0.173. and perception of both -0.265. Conclusions and Recommendations: Students who attend PAL value higher than that do not follow PAL. Student perceptions about the PAL is good. Further research needs to be done PAL relationships between learning styles, GPA, good motivation for PAL tutors and participants.
DUKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP KESEHATAN MENTAL DI ASRAMA PUTRI PRODI KEPERAWATAN WAINGAPU 2025 Melkisedek Landi; Umbu Nggiku Njakatara; Martha Meti Kody; Umbu Putal Abselian
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswi keperawatan merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan mental akibat tuntutan akademik, praktik klinik, serta adaptasi sosial, khususnya bagi mereka yang tinggal di asrama. Dukungan teman sebaya dipandang sebagai salah satu faktor protektif yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan teman sebaya terhadap kesehatan mental mahasiswi keperawatan penghuni asrama putri. Penelitian menggunakan desain mixed methods dengan pendekatan sequential explanatory. Tahap kuantitatif melibatkan 34 responden dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan teman sebaya (4 item) dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji Spearman Rank. Tahap kualitatif dilakukan melalui pertanyaan terbuka untuk memperdalam hasil kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan teman sebaya yang tinggi, namun kecemasan masih menjadi masalah kesehatan mental yang dominan. Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara dukungan teman sebaya dengan stres, kecemasan, dan depresi. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan teman sebaya berperan sebagai faktor protektif dalam menjaga kesehatan mental mahasiswi keperawatan penghuni asrama.