Mahasiswi keperawatan merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan mental akibat tuntutan akademik, praktik klinik, serta adaptasi sosial, khususnya bagi mereka yang tinggal di asrama. Dukungan teman sebaya dipandang sebagai salah satu faktor protektif yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan teman sebaya terhadap kesehatan mental mahasiswi keperawatan penghuni asrama putri. Penelitian menggunakan desain mixed methods dengan pendekatan sequential explanatory. Tahap kuantitatif melibatkan 34 responden dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan teman sebaya (4 item) dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji Spearman Rank. Tahap kualitatif dilakukan melalui pertanyaan terbuka untuk memperdalam hasil kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan teman sebaya yang tinggi, namun kecemasan masih menjadi masalah kesehatan mental yang dominan. Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara dukungan teman sebaya dengan stres, kecemasan, dan depresi. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan teman sebaya berperan sebagai faktor protektif dalam menjaga kesehatan mental mahasiswi keperawatan penghuni asrama.
Copyrights © 2025