Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Redesign Identitas Visual Usaha Mikro Kecil dan Menengah Cilok Ngakak Aprilia Sakila Dewi; Hasbullah Hasbullah; I Gede Anjas Kharisma Nata
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13175

Abstract

UMKM Cilok Ngakak merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah di bidang kuliner yang mengalami perkembangan usaha cukup pesat, namun belum didukung oleh identitas visual yang mampu merepresentasikan karakter merek secara optimal. Permasalahan tersebut ditunjukkan oleh bentuk logo yang kurang sederhana, penggunaan elemen visual yang belum konsisten, serta belum adanya pedoman identitas visual sehingga mengurangi kemampuan merek dalam membangun citra dan meningkatkan daya ingat konsumen. Penelitian ini bertujuan merancang ulang identitas visual UMKM Cilok Ngakak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode design thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi pustaka, dan kuesioner. Proses perancangan mengusung konsep visual pedas, ramah, dan modern melalui pengembangan logo maskot berbentuk api yang mengacu pada teori Significant Form, Perception Theory, dan psikologi warna. Hasil penelitian menghasilkan identitas visual baru berupa logo, Graphic Standard Manual (GSM), serta berbagai media pendukung identitas visual. Pengujian dilakukan menggunakan teknik triangulasi sumber dengan melibatkan lima responden. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa identitas visual yang dirancang lebih menarik, mudah dikenali, memiliki karakter visual yang lebih kuat, serta mampu merepresentasikan UMKM Cilok Ngakak sebagai produk kuliner yang pedas, ramah, dan modern. Dengan demikian, perancangan ini menghasilkan identitas visual yang lebih konsisten dan dapat menjadi pedoman penerapan identitas visual pada berbagai media komunikasi.
Perancangan Buku Ilustrasi Tradisi Tiyu sebagai Media Informasi Bagi Siswa SMKN 3 Selong Nurhaliza Rahmayani; Hasbullah Hasbullah; I Gede Anjas Kharisma Nata
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Tiyu Tradition is a horse-riding activity carried out by the community of Jantuk Village, Sukamulia District, East Lombok Regency, on every Eid al-Fitr celebration, and holds a close connection to the history and ancestral identity of the local community. A survey of 60 respondents outside Jantuk Village revealed that only 58.3% were aware of this tradition, while 41.7% were not, indicating that the dissemination of information about this tradition to the wider public remains limited. This study aims to design an illustrated book on the Tiyu Tradition as a communicative and easily understandable cultural information medium to support the introduction and preservation of local culture. This study employs a qualitative method with a Design Thinking approach, consisting of five stages: Empathize, Define, Ideate, Prototype, and Test. Data were collected through observation, interviews, documentation, questionnaires, and literature study. The design outcome is an illustrated book on the Tiyu Tradition as an informative visual medium, serving as an alternative media to support the introduction and preservation of local culture.
Analisis Makna Visual dalam Design Poster Film Home Sweet Loan Desi Ratnasari; Ni Putu Sinta Dewi; I Gede Anjas Kharisma Nata
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13431

Abstract

Poster film merupakan media komunikasi visual yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga menyampaikan tema, karakter, suasana, dan konflik melalui susunan elemen visual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna visual pada poster film Home Sweet Loan dengan mengidentifikasi unsur desain serta mengkaji tanda berdasarkan semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan poster resmi Home Sweet Loan sebagai sumber data utama. Data pendukung diperoleh melalui studi pustaka terhadap buku, jurnal ilmiah, dan sumber akademik relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi visual dan dokumentasi, sedangkan analisis dilakukan melalui tahap deskripsi karya, analisis formal, interpretasi, dan evaluasi. Unsur visual yang dianalisis meliputi fotografi, warna, tipografi, komposisi, tata letak, ekspresi karakter, pencahayaan, ruang, dan properti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster membangun makna melalui hubungan ikon, indeks, dan simbol. Ikon merepresentasikan karakter, ruang makan, dapur, dan objek rumah tangga secara langsung. Indeks tampak pada tatapan kosong Kaluna, ekspresi murung, pencahayaan hangat, aktivitas makan bersama, dan pakaian kasual yang mengarahkan pada kondisi emosional serta rutinitas keluarga. Simbol terutama muncul pada judul “Home Sweet Loan”, susunan keluarga, warna, dan ekspresi yang merepresentasikan rumah, kebersamaan, tekanan sosial, serta beban finansial. Hubungan representamen, objek, dan interpretant memperlihatkan bahwa poster merepresentasikan pergulatan generasi muda dalam menghadapi tanggung jawab keluarga, tekanan ekonomi, dan keinginan memiliki hunian sendiri.  
Meningkatkan Daya Saing UMKM Mustika Beaute Melalui Pemasaran Digital Dan Pembuatan Visual Identitas Muhammad Fathoni; Ni Putu Sinta Dewi; Hasbullah; I Gede Anjas Kharisma Nata; Zakwan Afkar
Jurnal Zentrum Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2025): Zentrum Mengabdi, May 2025
Publisher : Zentrum Multi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69657/wv01f506

Abstract

Mustika Beaute is a cosmetic and skincare MSME established on July 31, 2024 in Jembatan Kembar Village, West Lombok. The main obstacles are the absence of a logo, visual identity, and limited digital marketing. This community service program aims to provide solutions through logo design, product packaging, and digital marketing training. The methods used include initial surveys, presentations, discussions, and design assistance. Digital marketing training helps Mustika Beaute utilize social media, websites, and e-commerce. The result is a logo and packaging that reflects the brand's identity as well as improved digital marketing capabilities. This program is expected to strengthen Mustika Beaute's position in the market and support the development of MSMEs in facing competition.