Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Era Covid-19 Melalui Strategi Pertanian Smart Hidroponik berbasis Android di Desa Mlatiharjo Kecamatan Patean Nely Zulfa; Henny Prasetyani; Raditya Ahmad Rifandi
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat yang sudah berjalan saat in dalam mulai dari sosialisasi program pertanian hidroponik berbasis IoT yang memuat permsalahan-permasalahan yang dihadapai oleh mitra AAFarm sebagai berikut, jumlah produksi sayuran yang belum maksimal, waktu panen yang cukup lama, kesulitan dalam melakukan pengecekan kondisi media dan tanaman, kondisi pasar yang masih lesu setelah covid-19, serta kurangnya promosi terkiat hasil pertanian hidroponik.Tujuan dari pengabdian kemitraan masyarakat stimulus adalah menyelesaikan permsalahan yang dihadapi mitra dengan memanfaatkan teknologi IoT dalam proses penanaman menggunakan hidroponik.Pemanfaatan teknologi IoT ini bertujuan untuk memaksimal hasil panen dengan memudahkan sistem perawatan yang dilakukan secara otomatis mulai dari pengaturan nutrisi, pengaturan pH,pengaturan air dan suhu. Selain itu juga memonitoring kondisi tanaman secara realtime menggunasmartphone android. Dengan terpunuhi kondisi tanaman tersebut maka akan mempercepat hasil panen. Metode yang dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dimana pengujian dilakukan dengan skala labotarium yang selanjutnya akan di lakukan ujicoba pada kondisi yang sebenarnya. Teknologi yang diciptakan adalah Smart Hidroponik yang dapat melakukan monitoring seperti suhu, kelembapan, TDS, pH dan Level air secara realtime melalui Smartphone android. Dapat melakukan perawatan tanaman dengan dua metode yaitu manual dan otomatis. Mode manual yaitu dengan cara melakukan perawatan yang dikendalikan oleh petani secara manua seperti menyalakan pompa-pompa yang diinginkan seperti memberi pupuk cair, mengatur pH, dan mengatur level air.Mode otomatis akan mempermudah petani dalam melakukan perawatan, karena sudah disetting dengan memanfaatkan sensor-sensor yangsudah dipasang sehingga apabila ada kondisi yang tidak sesuai akan menyalakan pompa-poma secara otomatis sehingga akan mempermudah pekerjaanpetani. Selain itu teknologi yang disematkan pada hidroponik dapat memonitoring kondisi tanaman secara realtime dengan smarphone android. Adapun hasil dari pengggunaan Smart Hidroponik iniada kemudahan dan efisiensi perawatan tanaman sehingga dapat meningkatkan dan memaksimal hasil panen sampai 25%.Kata Kunci : hidroponik, IoT, sensor, perawatan
Analisis Green Technology pada Produksi Monosodium Glutamat Alami dari Limbah Udang untuk Pencegahan Stunting ayudianningsih, novarizki; Nely Zulfa; Chairunisa Nur Rarastiti; Agus Sudrajat
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.7606

Abstract

Pemanfaatan limbah udang sebagai bahan baku penyedap rasa alami (Monosodium Glutamate alami) merupakan inovasi yang selaras dengan prinsip green technology dan berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting. Limbah udang mengandung protein dan mineral tinggi yang dapat diolah menjadi penyedap alami bergizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan green technology pada proses produksi MSG alami dari limbah udang serta mengkaji nilai gizinya yang berkontribusi terhadap pencegahan stunting. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan True Experimental Design laboratorium dengan metode pengeringan termal menggunakan oven. Hasil uji menunjukkan bahwa bubuk MSG alami memiliki kadar protein 49,05%, kadar lemak 3,21%, kadar air 5,55%, kadar abu 22,82%, karbohidrat total 19,37%, dan natrium 1991 mg/kg dengan energi total 300 kkal/100 g. Kandungan protein dan mineral yang tinggi serta natrium dalam batas aman menjadikan produk ini potensial sebagai penyedap rasa alami yang aman dan bergizi. Implementasi green technology terbukti efisien dalam meminimalkan limbah perikanan serta menghasilkan produk fungsional yang mendukung peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak berisiko stunting.