Alan Lutfi Gesang Saputra
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Nilai Islami dalam Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini: Pendekatan Permainan di TK Aisyiyah Kedunggudel Budi Sunariyanto; Agus Sriyanto; Elyaum Farihah; Alan Lutfi Gesang Saputra
Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 21 No. 1 (2025): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | June 2025
Publisher : IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v21i1.1064

Abstract

This study aims to examine the integration of Islamic values into early childhood education management through a play-based approach at TK Aisyiyah Kedunggudel. The research used a qualitative case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The findings show that Islamic games such as asmaul husna cards, prayer movement guessing, and prophetic story drama effectively instill values of honesty, responsibility, empathy, and love for Allah and the Prophet. These games are systematically integrated into the daily lesson plans and supported by structured management, including value documentation through children's portfolios. Islamic play also significantly enhances children’s spiritual and social intelligence. However, challenges remain, such as limited game media and teachers’ skills in designing contextual games. The study recommends strengthening teacher capacity and developing an Islamic play-based curriculum to improve the overall quality of early childhood education management.
PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PUBLIKASI PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Alan Lutfi Gesang Saputra; Idha Dewi Wahyu Sofiani
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 6 No. 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/svabtm38

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan media sosial sebagai sarana publikasi Lembaga pendidikan Islam di era digital. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai media dakwah, branding, dan pembinaan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi pada lembaga pendidikan Islam yang aktif menggunakan Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berperan sebagai media visual untuk memperkuat citra lembaga, Facebook digunakan sebagai ruang komunitas dan publikasi formal, sedangkan WhatsApp berfungsi sebagai sarana komunikasi cepat dan personal. Konten yang dipublikasikan mencakup kegiatan akademik, keagamaan, prestasi santri, serta motivasi Islami. Respons pengikut menunjukkan interaksi yang cukup tinggi melalui likes, komentar, dan share, yang menandakan adanya kedekatan emosional antara lembaga dan masyarakat. Namun, tantangan yang muncul adalah konsistensi publikasi, kualitas konten, serta pengelolaan komentar negatif.
RELEVANSI PEMIKIRAN PEMBARUAN MUHAMMADIYAH TERHADAP TANTANGAN TRANSFORMASI SOSIAL DAN TEKNOLOGI DI PENDIDIKAN TINGGI Budi Sunariyanto; Ishomudin; Alan Lutfi Gesang Saputra; Zaitur Rahem
JOURNAL J-MPI : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN Vol. 5 No. 1 (2026): JOURNAL J-MPI: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Muhammadiyah Tempurejo, Ngawi, Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/61qsq047

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi pemikiran pembaruan (tajdid) Muhammadiyah dalam merespons tantangan transformasi sosial dan teknologi pada pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan analisis konten terhadap sumber-sumber primer dan sekunder terkait reformisme Islam, modernisasi pendidikan, dan transformasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma Islam berkemajuan dan etos modernisasi K.H. Ahmad Dahlan—yang menekankan integrasi iman, ilmu, dan amal—tetap relevan sebagai fondasi epistemologis dan operasional bagi perguruan tinggi Muhammadiyah. Prinsip tajdid memberikan kerangka adaptif untuk menjawab tantangan perubahan struktur sosial, digitalisasi pembelajaran, serta tuntutan literasi digital yang beretika. Studi ini menyimpulkan bahwa visi pembaruan Muhammadiyah berpotensi strategis dalam membentuk model pendidikan tinggi yang responsif, bernalar ilmiah, dan berakar pada nilai-nilai Islam humanistik, sekaligus membuka agenda riset lanjutan tentang integrasi etika AI, kurikulum kontekstual, dan tata kelola kampus digital berbasis nilai. Kata Kunci: Tajdid Muhammadiyah, Transformasi Sosial, Transformasi Teknologi, Pendidikan Tinggi Islam, Islam Berkemajuan