Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Telaah Pelaksanaan Program Remedial pada Mata Pelajaran Matematika Kelas 5 di Sekolah Dasar Laksmi Evasufi Widi Fajari; Melisah Melisah; Annisa Annisa; Eroh Baheroh; Rahma Virly Aulia Milova; Lourenza Ahjami Mudhoffar
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.93427

Abstract

Program remedial merupakan salah satu langkah yang diambil sekolah untuk menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk melihat upaya sekolah untuk mengatasi kesulitan belajar matematika melalui pelaksanaan kegiatan remedial. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas dan siswa kelas 5 yang mengalami kesulitan belajar matematika dan masuk program remedial. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap: pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) diagnosis kesulitan belajar menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar dengan materi luas dan keliling bangun datar, (2) menemukan bahwa kesulitan belajar terjadi sebelum kegiatan remedial, dan (3) bahwa penyusunan kegiatan remedial dilakukan dengan membuat kesepakatan bersama antara guru dan siswa tentang konsep dan waktu kegiatan remedial, (4) pelaksanaan kegiatan remedial dilakukan setelah ulangan semester dan dilaksanakan dengan tertib tanpa ada siswa yang mencontek, (5) penilaian kegiatan remedial untuk mengetahui keberhasilan tindakan perbaikan sebelumnya. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa metode pelaksanaan kegiatan remedial terdiri dari diagnosis kesulitan belajar, identifikasi penyebabnya, pembuatan rencana kegiatan remedial, pelaksanaannya, dan penilaiannya. Siswa yang mengalami kesulitan belajar dapat mencapai KKM dengan bantuan program ini.
PROGRAM PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS DAN PENGALAMAN BELAJAR SISWA DI SD NEGERI PABUARAN 04 Sintia Rahmah; Ahmad Rifa’i; Annisa Annisa; Aliyah Sofiyani; Agnes Oktavia Saragih; Ayang Fristia Maulana; Rani Sri Sumarsih
Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development Vol. 6 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Developme
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijecsed.v6i2.267

Abstract

The learning assistance program is a form of community service aimed at improving the quality of learning while fostering students' creativity and meaningful learning experiences in elementary schools. This program was implemented at SD Negeri Pabuaran 04, Serang Regency, Indonesia, involving fifth-grade students in learning assistance and ecoprint activities, as well as fourth-, fifth-, and sixth-grade students in an anti-bullying awareness program. The program employed a structured learning assistance approach through interactive lectures, demonstrations, discussions, question-and-answer sessions, hands-on practice, and the implementation of Problem-Based Learning (PBL), Project-Based Learning (PjBL), and Teams Games Tournament (TGT) learning models. The activities included learning assistance in Physical Education, Natural and Social Sciences, Pancasila Education, Mathematics, ecoprint practice, and anti-bullying socialization. The results showed that students actively participated and demonstrated high enthusiasm throughout the activities. The application of innovative learning models successfully enhanced students' learning motivation, creativity, critical thinking skills, collaboration skills, and meaningful learning experiences. Furthermore, the anti-bullying program strengthened students' character by increasing their awareness of the importance of creating a safe, comfortable, and respectful school environment. Overall, the collaboration between Universitas Bina Bangsa students through the Community Service Program (Kuliah Kerja Mahasiswa KKM) and the school made a positive contribution to improving the quality of classroom learning and supporting the holistic development of elementary school students.