Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDIDIKAN TINGGI ISLAM DI INDONESIA: KONTINUITAS, KONFLIK, DAN ARAH MASA DEPAN (STUDI ATAS PEMIKIRAN RONALD A. LUKENS-BULL) Agus Hidayatullah; Kosasih; B. Syafuri; Apud
Cakrawala Pedagogik Vol. 9 No. 3 (2025): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v9i3.884

Abstract

The transformation of Islamic higher education in Indonesia, particularly the transition from IAIN to UIN, is not merely an administrative change, but a complex cultural and intellectual project. Ronald A. Lukens-Bull sees this phenomenon as an effort to build a unique “Islamic Modernity,” in which religion and science are not dichotomously separated. This study aims to analyze Ronald A. Lukens-Bull's thoughts on the evolution of Islamic higher education in Indonesia, focusing on three main elements: continuity, conflict of interests, and the future vision of Islamic education. This study uses a qualitative approach with a library research method. The primary data sources are Lukens-Bull's key works, such as A Peaceful Jihad: Negotiating Identity and Modernity in Muslim Java, as well as his journal articles related to the development of Islamic universities in Indonesia. This study found three crucial points in Lukens-Bull's thinking. Continuity, because Islamic higher education continues to maintain the roots of the pesantren tradition as a moral and intellectual identity. Lukens-Bull calls this “Peaceful Jihad,” where modernization is carried out without abandoning the essence of religiosity. Conflict, due to the emergence of tensions between the demands of global academic standardization (Western) and the preservation of traditional Islamic values. Conflict also occurs at the epistemological level in efforts to integrate religious and general knowledge. Future Direction, because Lukens-Bull projects Indonesian Islamic higher education as a model for the global Muslim world in managing diversity and democracy through a “hybrid” curriculum that balances professional skills with moral-religious character. Lukens-Bull's thinking emphasizes that Islamic higher education in Indonesia is at the forefront of redefining the relationship between Islam and modernity. The future of this institution depends on its ability to manage internal and external conflicts while remaining faithful to its mission of inclusive community service.
PEMANFAATAN APLIKASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Syukron Jamal; Agus Hidayatullah; Hasanudin Hasanudin; Elan Zaelani Rahman
Ta'dibiya Vol 5 No 1 (2025): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v5i1.174

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran seputar pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) dalam metode pembelajaran pendidikan agama islam. Hasil penelitian dapat menjadi pedoman dalam memanfaatkan aplikasi AI seperti ChatGPT, DataBot, Socratic, Lumen5, dan Formative AI mewujudkan pembelajaran pendidikan agama islam menjadi lebih menarik dan mudah dipahami serta dimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Strategi pemanfaatan aplikasi AI dalam metode pembelajaran pendidikan agama islam dapat dimplentasikan dalam metode pembelajaran aktif antara guru dan siswa sehingga terbangun kegiatan belajar mengajar kreatif, elaboratif dan adaptif berbasis data bakat, minat dan kebutuhan peserta didik tanpa mengesampingkan aspek etika dan peran penting pendidik sebagai contoh tauladan sebagaimana yang menjadi karakteristik pendidikan Islam.
PEMANFAATAN APLIKASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Syukron Jamal; Agus Hidayatullah; Hasanudin Hasanudin; Elan Zaelani Rahman
Ta'dibiya Vol 5 No 1 (2025): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v5i1.174

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran seputar pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) dalam metode pembelajaran pendidikan agama islam. Hasil penelitian dapat menjadi pedoman dalam memanfaatkan aplikasi AI seperti ChatGPT, DataBot, Socratic, Lumen5, dan Formative AI mewujudkan pembelajaran pendidikan agama islam menjadi lebih menarik dan mudah dipahami serta dimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Strategi pemanfaatan aplikasi AI dalam metode pembelajaran pendidikan agama islam dapat dimplentasikan dalam metode pembelajaran aktif antara guru dan siswa sehingga terbangun kegiatan belajar mengajar kreatif, elaboratif dan adaptif berbasis data bakat, minat dan kebutuhan peserta didik tanpa mengesampingkan aspek etika dan peran penting pendidik sebagai contoh tauladan sebagaimana yang menjadi karakteristik pendidikan Islam.