Imam Tauhid
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Metode Pengajaran Guru untuk Genarasi Z di Era Society 5.0 pada Mata Pelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah Palembang Imam Tauhid; Agra Dwi Saputra; Meddya Boty
Cendekia Vol. 16 No. 01 (2024): Cendekia March 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/cendekia.v16i01.643

Abstract

Determining teaching methods is very important, because the success or failure of achieving teaching objectives depends on how the teaching and learning process is structured and carried out effectively and efficiently. This research aims to determine and analyze the process of implementing teaching methods with students' perceptions of the methods used by fiqh subject teachers at Madrasah Aliyah Negeri 2 Palembang. This research approach uses a qualitative approach with a case study type. The population and sample of this research is one fiqh teacher and 4 students of Madrasah Aliyah Negeri 2 Palembang. 2 students consisting of 1 male, 1 female from class IX IPA 5, 2 students consisting of 1 male and 1 female student from class IX IPS 2. Data collection techniques are observation, interviews and documentation. The results of this research show that teachers' teaching methods have an important role in creating effective and enjoyable learning experiences for students. Varied and innovative methods, such as those used by a teacher at MAN 2 Palembang, can increase student enthusiasm and creativity. However, several obstacles arise, especially related to the limitations of learning media, especially in the context of online learning. Solutions to improve the quality of learning include forming teacher deliberation groups, discussions between teachers, regular training, and improvements to technological infrastructure.
Peran Ayah Ibu dalam Pendidikan Anak : Analisis Fiqih tentang Pembagian Tanggung Jawab Imam Tauhid; Zaskia Berlian Zulfa; Zalfa Desmita Maharani; Ihsan Azhar; Tiara Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam menempatkan keluarga sebagai lembaga nonformal utama pembentuk akhlak anak, namun pembagian tanggung jawab ayah-ibu dalam fiqih pendidikan sering tidak seimbang di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran gender-spesifik orang tua berdasarkan fiqih untuk panduan praktis keluarga modern. Menggunakan pendekatan kualitatif penelitian pustaka, populasi meliputi literatur fiqih hingga 2025, sampel purposif 20-30 sumber primer-sekunder. Instrumen dokumen pustaka dianalisis melalui konten tematik dan hermeneutik fiqih. Hasil menunjukkan ayah bertanggung jawab ekonomi-spiritual (nafkah, syariat), ibu fokus emosional-moral (keteladanan, empati). Kesimpulan merekomendasikan literasi fiqih-digital orang tua dan kurikulum parenting UIN, dengan keterbatasan pendekatan pustaka.
Penerapan Fiqih Thaharoh dalam Membangun Budaya Hidup Bersih di Sekolah Imam Tauhid; Annisa Annisa; Della Septy Anggraini; Lucy Amelia Ramadhani; Saskia Saskia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thaharah, sebagai prinsip dasar Islam yang menekankan kebersihan fisik dan spiritual, berperan penting dalam membangun budaya hidup bersih di sekolah di tengah tantangan gaya hidup modern dan fasilitas kebersihan yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan fiqih thaharah di sekolah dan menganalisis dampaknya terhadap kebiasaan hidup bersih siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui riset pustaka, populasi meliputi literatur relevan 2021-2025 di Google Scholar, dengan sampel purposif 15 sumber seperti jurnal dan buku tentang thaharah serta PHBS di sekolah Indonesia. Instrumen mencakup panduan analisis dokumen dan matriks kategorisasi tema, dianalisis dengan teknik analisis isi kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data. Hasil menunjukkan penerapan thaharah melalui kebiasaan wudu tepat, pengelolaan sanitasi, fasilitas hygiene, dan integrasi dalam pendidikan agama Islam meningkatkan disiplin, kesadaran, serta karakter religius siswa, mendukung lingkungan sekolah sehat. Kesimpulannya, fiqih thaharah berfungsi sebagai syarat ibadah sekaligus dasar budaya kebersihan berkelanjutan, meski terbatas pada data sekunder.