Irfan Saputra
Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Kapur untuk Mengurangi Bau dan Pencemaran Kotoran Ternak Abd Hadid Rahman Ulfa; Wd. Rizky Awaliah Nafiu; Irfan Ido; Muhardi mustafa; Irfan Saputra; Laode Jonas Tugo; Wira Yudha; Hadi Zulkarnain Ladianto; La Ode Miqdad Husein; Tri Utomo Taliding
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i3.873

Abstract

Permasalahan bau dan pencemaran lingkungan akibat kotoran ternak masih menjadi tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kondisi ini muncul karena pengelolaan limbah ternak masih dilakukan secara tradisional tanpa perlakuan khusus, sehingga menimbulkan bau menyengat serta berpotensi mencemari tanah dan air di sekitar permukiman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga mengenai pemanfaatan kapur sebagai bahan alkali sederhana yang mampu menetralkan bau dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk pada kotoran ternak. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi di Kantor Desa Wawatu, dengan melibatkan peternak sapi dan kambing setempat. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, ditandai dengan tingkat kehadiran yang baik dan banyaknya pertanyaan seputar jenis, dosis, serta cara aplikasi kapur pada kotoran ternak. Masyarakat memperoleh pemahaman baru mengenai mekanisme kerja kapur dalam menaikkan pH kotoran ternak sehingga menekan pembentukan gas amonia dan hidrogen sulfida, sekaligus mempercepat pengeringan limbah. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata berupa peningkatan kesadaran masyarakat terhadap alternatif pengelolaan limbah ternak yang murah, sederhana, dan ramah lingkungan, serta menjadi langkah awal menuju sanitasi kandang yang lebih baik di Desa Wawatu.
Analisis Kualitas Air Pada Area Kerja Penambangan Bijih Nikel Di Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara: Water Quality Analysis in the Nickel Ore Mining Area, Kapontori District, Buton Regency, Southeast Sulawesi Province Muhammad Ilham Kadar; Deniyatno; Irfan Saputra; Tri Utomo Taliding; La Ode Miqdad Husein
Journal of Engineering Science and Technology Applications Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Engineering Science and Technology Applications
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jesta.v4i1.433

Abstract

Kapontori District, Buton Regency, Southeast Sulawesi Province" aims to assess water quality conditions surrounding the nickel mining site and identify potential environmental impacts. The study focuses on surface water located in the vicinity of mining operations, utilizing both physical and chemical parameters. The methodology involves water sampling and the subsequent comparison of laboratory test results against the standards set by the Regulation of the Minister of Environment and Forestry Number 05 of 2022. This research is expected to provide insights into actual water quality conditions, identify potential pollution resulting from mining activities, and illustrate the distribution patterns of impacts on surface water and community water sources. Furthermore, the study aims to offer recommendations for environmental management, specifically regarding pollution prevention, acid mine drainage control, and the improvement of mine water management systems. Scientifically, this research contributes to the advancement of knowledge in the fields of mining environment, environmental geochemistry, and mine hydrology. Practically, it provides a foundation for mining companies, local governments, and the community to enhance efforts in managing and protecting water quality in Kapontori District, Buton Regency, Southeast Sulawesi Province