Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aplikasi UAV Photogrammetry Pada Produk Vulkanik Berupa Gumuk Area Zona Distal Longsoran Purba Gunung Raung Abd. Hadid Rahman Ulfa; Erwin Anshari; Tri Utomo Taliding; Moh. Suriyaidulman Rianse
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 6, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v1i1.32329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi UAV (Unmanned Aerial Vehicle) photogrammetry dalam pemetaan longsoran purba gunung Raung yang berbentuk gumuk. Metode ini dirancang untuk memperoleh data yang akurat dan detail secara cepat, efisien, dan aman. UAV dilengkapi dengan kamera photogrammetry yang mampu menghasilkan citra udara resolusi tinggi. Pemrosesan citra dilakukan menggunakan perangkat lunak khusus untuk membangun model tiga dimensi pada produk longsoran gunung Raung dari area longsoran. Studi ini melibatkan survei udara dengan UAV untuk memperoleh dataset citra yang mencakup area gumuk. Hasil pemetaan mencakup visualisasi yang mendalam tentang struktur topografi dan karakteristik permukaan gumuk. Pengujian ketinggain dari data Digital Surface Model (DSM) dan Digital Terrain Model (DTM) pada gumuk menggunakan uji akurasi Root Mean Square Error (RMSE) dan Mean Absolute Error (MAE) menunjukkan ketinggian gumuk yang asli di lapangan. Pengujian dilakukan di slope yang berbeda pada area gumuk menghasilakan eror akurasi RMSE dan MAE berturut – turut 5.669 dan 4.947. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang keberadaan morfologi longsoran gunung Raung berupa gumuk di kabupaten Jember, Jawa timur. Dengan demikian, aplikasi ini dapat menjadi landasan untuk pengembangan survey awal penambangan bahan galian yang lebih efektif dan presisi pada wilayah dengan karakteristik serupa.
Analisis Produktivitas Alat Gali Muat Dan Alat Angkut Pada Penambangan Nikel Laterit Blok Utara PT. Antam Tbk UBPN Kolaka Dewi Helmalia Putri; Firdaus Firdaus; Tri Utomo Taliding
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 7, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v7i1.39875

Abstract

PT. Antam Tbk UBPN Kolaka merupakan perusahaan pertambangan nikel laterit yang menerapkan metode tambang terbuka. Penelitian ini dilakukan di Blok Utara, Front Everest PT. Antam Tbk UBPN Kolaka dengan tujuan untuk menganalisis produktivitas alat gali muat dan alat angkut serta hubungan faktor keserasian alat (match factor) terhadap produktivitas. Alat gali muat yang digunakan adalah Excavator Komatsu PC200-10M0, sedangkan alat angkut berupa Dump Truck Hino Euro 500 FM 280 JD. Target produksi perusahaan sebesar 61.440 ton/bulan dengan densitas ore 1,67 ton/m³. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengambilan data melalui pengamatan langsung di lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa produktivitas alat gali muat sebesar 320,45 ton/jam. Produktivitas alat angkut sebesar 28,88 ton/jam untuk setiap unit dan 231,01 ton/jam untuk seluruh unit. Nilai match factor sebesar 0,72 (MF < 1), yang menunjukkan bahwa keserasian antara alat gali muat dan alat angkut belum optimal sehingga produktivitas aktual belum mencapai target produksi. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan penambahan dua unit Dump Truck untuk meningkatkan produktivitas alat angkut di Blok Utara, Front Everest.
Analisis Perubahan Spasial Badan Air Menggunakan Citra Landsat Multitemporal Daerah Torobulu Sulawesi Tenggara Abd. Hadid Rahman Ulfa; Tri Utomo Taliding
Jurnal Pertambangan dan Lingkungan Vol 7, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpl.v7i1.40644

Abstract

Daerah Torobulu, Sulawesi Tenggara, mengalami perkembangan aktivitas pemanfaatan lahan yang intensif sehingga memengaruhi kondisi hidrologi dan keberadaan badan air. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan spasial badan air di kawasan tersebut menggunakan citra Landsat multitemporal. Data yang digunakan meliputi citra Landsat 5 TM (1999) Surface Reflectance, Landsat 8 OLI (2020) Surface Reflectance, dan Landsat 9 OLI-2 (2025) Surface Reflectance, divalidasi dengan data curah hujan CHIRPS. Ekstraksi badan air dilakukan menggunakan empat indeks spektral, yaitu NDWI, MNDWI, WRI, dan AWEIsh, dengan pendekatan voting multi indeks (≥3 dari 4 indeks) untuk menentukan hasil akhir. Berdasarkan voting multi indeks Hasil penelitian menunjukkan peningkatan luas badan air yang signifikan, dari 0,641 ha (0,052%) pada tahun 1999 menjadi 5,953 ha (0,485%) pada tahun 2020, dan 14,965 ha (1,219%) pada tahun 2025. MNDWI secara konsisten menghasilkan estimasi luas terbesar, sedangkan AWEIsh paling selektif. Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan terkuat antara WRI dan NDWI (r = 0,93), diikuti MNDWI dan NDWI (r = 0,82), sedangkan AWEIsh menunjukkan korelasi lemah dengan ketiga indeks lainnya (r = 0,10–0,37). Pendekatan voting multi indeks terbukti efektif mengurangi kesalahan klasifikasi dan menghasilkan peta badan air yang lebih representatif dibandingkan penggunaan indeks tunggal.
Identifikasi Sebaran Intrusi Air Laut menggunakan Metode Geolistrik Konfiguasi Wenner-Schlumberger di Dusun Labuan, Desa Labuhan Kertasari, Sumbawa Barat Arif Wijaya; Ariyanto; Warni Multi; Andi Maria Ulfa; Minarti; Muhammad Iman Darmawan; Junaidi Efendi; Tri Utomo Taliding
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.3064

Abstract

The coastal area of Labuan Hamlet, Labuhan Kertasari Village, West Sumbawa Regency, is experiencing groundwater resource limitations due to seawater intrusion. This study aims to characterize the subsurface conditions and identify zones potentially affected by seawater intrusion using the two-dimensional electrical resistivity method with a Wenner–Schlumberger configuration. Measurements were conducted using 31 electrodes with an electrode spacing of 6 m and a total survey length of 180 m. The resistivity data were inverted using Res2DInvx64 software to obtain the subsurface resistivity distribution. The interpretation results indicate that the subsurface down to a depth of approximately 29.9 m is predominantly composed of clayey sand. Zones with resistivity values of <10 Ωm are interpreted as zones with relatively high electrical conductivity, which are inferred to be associated with groundwater of relatively high salinity and potentially influenced by seawater intrusion. These zones occur from the beginning of the survey line and exhibit lateral variations in depth and thickness. In contrast, zones with resistivity values of >10 Ωm potentially indicate groundwater conditions with relatively lower salinity. The results demonstrate that the electrical resistivity method can be used to map the distribution of zones potentially affected by seawater intrusion in coastal areas.