Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JTS UKRIM

Pengaruh Peningkatan Percepatan Gempa Periode Pendek (SS) Terhadap Struktur Bertingkat di Daerah Istimewa Yogyakarta Margeritha Agustina Morib; Hendri Yuliman Telaumbanua; Fendianus Gulo
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil UKRIM (JTS UKRIM)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v1i1.519

Abstract

Besarnya beban gempa yang diterima struktur dipengaruhi oleh parameter percepatan puncak batuan dasar periode 0,2 detik (Ss) dan periode 1 detik (S1). Penelitian ini mengukur pengaruh peningkatan Ss sebesar 0,1g terhadap struktur bangunan 10 dan 30 lantai di DIY. Parameter yang diukur meliputi frekuensi, story drift, pengaruh p-delta, kekakuan dan indeks stabilitas pada 7 kecamatan di DIY menggunakan analisis gempa statik ekivalen dan analisis ragam spektrum respon. Frekuensi gedung 10 dan 30 lantai pada 3 mode pertama kurang dari 1 Hz. Frekuensi tersebut di bawah frekuensi percepatan puncak gempa DIY yang terukur pada rentang 1,25 Hz sampai 7,14 Hz pada 7 kecamatan yang diteliti. Frekuensi getaran gempa di DIY lebih berbahaya untuk gedung berlantai rendah sampai menengah atau gedung dengan periode (T) kurang dari 0,8 detik. Peningkatan Ss sebesar 0,1g pada gedung 10 lantai mengakibatkan distribusi gaya gempa meningkat 3,99% pada arah x dan y, story drift meningkat sebesar 4,12% pada arah x dan y, p-delta meningkat sebesar 0,46% pada arah x dan 0,28% pada arah y, struktur kaku, setiap lantai adalah portal bergoyang. Sedangkan pada gedung 30 lantai mengakibatkan distribusi gaya gempa meningkat 6,24% pada arah x dan y, story drift meningkat sebesar 6,27% pada arah x dan 5,31% pada arah y, p-delta meningkat sebesar 0,15% pada arah x dan 0,55% pada arah y, struktur kaku, setiap lantai adalah portal bergoyang.
Pengaruh High Volume Fly Ash (HVFA) Terhadap Kuat Lentur Balok Self Compacted Concrete (SCC) Samuel Salimu; Mardin Mendrofa; Berkat S. F. Zalukhu; Anugrah Jaya Telaumbanua; Yosua Emmanuel Zebua; Romanius Halawa; Andi Parlindungan Gea; Sanhedrin Hia; Lince Herni Wulansari; Margeritha Agustina Morib
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Teknik Sipil UKRIM (JTS UKRIM)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v1i2.640

Abstract

Balok beton bertulang merupakan komponen penahan lentur. Penggunaan Self Compacted Concrete (SCC) pada balok meningkatkan kinerja beton segar maupun beton keras. Penggantian semen dengan fly ash dilakukan untuk mengurangi jumlah semen sampai 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekakuan, beban retak dan beban maksimum pada balok dengan 100% semen (PC-FA0) dan balok dengan 50% fly ash sebagai pengganti semen (HVFA50). Pengujian beton segar sesuai EFNARC 2005. Kuat tekan diuji dengan 3 buah silinder beton pada umur 28 hari. Pengujian lentur menggunakan pembebanan dua titik (two point loading) untuk mendapatkan data lentur murni. Balok beton berukuran 15 cm x 20 cm x 320 cm dengan jarak tumpuan 300 cm. Kuat tekan PC-FA0 sebesar 34,39 MPa dan HVFA50 sebesar 38,50 MPa. Hasil uji lentur balok PC-FA0 didapat retak pertama pada beban 1647,5 kg, lendutan 9,05 mm dan kekakuan elastis 182,04 kgf/mm. Beban maksimum sebesar 3272,5 kg, lendutan 21,1 mm dan kekakuan setelah retak 134,85 kgf/mm. Hasil uji HVFA50 diperoleh retak pertama pada beban 1047,5 kg, lendutan 2,6 mm dan kekakuan elastis 402,88 kgf/mm. Beban maksimum sebesar 3497,5 kg, lendutan 21,7 mm dan kekakuan setelah retak 128,27 kgf/mm. Perbandingan hasil analisis dan hasil uji menunjukkan bahwa perhitungan analisis PC-FA0 lebih akurat.
Pengaruh Abu Ampas Tebu Sebagai Substitusi Parsial Semen Terhadap Karakteristik Beton SCC Morib, Margeritha Agustina; Ariyani, Ninik; Gea, Andi Perlindungan; Halawa, Romanius
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Teknik Sipil UKRIM (JTS UKRIM)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v2i1.721

Abstract

Abu Ampas Tebu (AAT) merupakan material limbah industri pabrik gula yang memiliki kandungan silika tinggi dan reaktif sehingga dapat dikategorikan sebagai pozzolan. Material ini jika digunakan sebagai pengganti sebagian semen dapat bereaksi dengan Ca(OH)2 yang merupakan hasil sampingan dari reaksi hidrasi semen dan memberikan kekuatan akhir pada beton. Penggunaan AAT pada Self Compacted Concrete (SCC) diteliti untuk mengetahui pengaruhnya terhadap tingkat workabilitas pekerjaan beton. Rancangan campuran adukan beton diawali dengan penggunaan particle packing pada agregat untuk mendapatkan agregat dengan kepadatan optimum. Rancangan campuran dikerjakan dalam volume menggunakan koefisien absolut pasta 1,5 kemudian dikonversi menjadi berat. Komposisi AAT divariasi mulai dari 0%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5% dan 15%. Reologi beton segar dihasilkan dari pengujian slump flow, l-box, v-funnel dan sieve segregation. Hanya beton control yang memenuhi syarat sebagai SCC sedangkan AAT justru meningkatkan kekentalan dan menghambat aliran dan laju pergerakan beton. Komposisi AAT berkontribusi dalam meningkatkan kuat tekan dengan kuat tekan optimum diperoleh pada AAT 5% yaitu sebesar 29,04 MPa. Kuat tarik dan tegangan retak beton berkisar antara 10,5% - 13,6% dari kuat tekan yang dihasilkan. Sedangkan modulus elastis terus mengalami penuruhan seiring meningkatnya AAT.