Firmansah Firmansah
STKIP Harapan Bima

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Media Interaktif Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Gaya di SMPN 2 Ambalawi Agung Sahrul Mubarak; Nita Rahmaniya; Firmansah Firmansah; Yeni Wardatunnissa
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam dan menyeluruh mengenai resiliensi pada mahasiswa yang merantau. Metode penelitian menggunakan pendekatan Integrative Literature Review (ILR) dengan menelaah 28 sumber literatur. Penelusuran literatur dilakukan melalui database Google Scholar dan Science Direct. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan identifikasi topik, penelusuran dan pemilihan literatur, analisis literatur, serta sintesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, resiliensi mahasiswa perantau merupakan proses psikologis yang dinamis dengan tingkat resiliensi yang berkembang dari fase adaptasi awal menuju kemandirian yang lebih matang; Kedua, resiliensi dipengaruhi oleh faktor internal (regulasi emosi, optimisme, efikasi diri, konsep diri positif, dan self-compassion) serta faktor eksternal (dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, lingkungan akademik, dan komunitas); Ketiga, peningkatan resiliensi dapat dicapai melalui strategi personal berupa pelatihan pengelolaan stres dan pengembangan efikasi diri, serta strategi institusional melalui kelompok dukungan sebaya dan layanan konseling kampus. Hasil penelitian menegaskan bahwa resiliensi mahasiswa yang merantau bukanlah sifat bawaan tetapi kemampuan yang dapat dikembangkan dan diperkuat dengan strategi yang tepat.
Integrasi Kearifan Lokal dalam IPS SD untuk Karakter dan Kesadaran Sosial Digital Siswa: Systematic Literature Review Jessy Parmawati Atmaja; Yuyun Yuningsih RS; Firmansah Firmansah
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 3 (2026): Juli 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i3.1437

Abstract

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kesadaran sosial siswa. Namun, dominasi pendekatan tekstual membuat pembelajaran IPS sering kali kehilangan konteks kulturalnya, terutama di daerah yang kaya akan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren, mengidentifikasi research gap, dan menawarkan kerangka konseptual baru mengenai integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Data dikumpulkan dari 65 artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2015 hingga 2026 melalui pangkalan data Scopus, Sinta, ERIC, dan Google Scholar. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian tentang integrasi kearifan lokal dalam IPS SD masih didominasi oleh pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada satu daerah tertentu. Penelitian yang menghubungkan kearifan lokal dengan penguatan karakter dan kesadaran sosial secara simultan masih sangat terbatas, terutama di wilayah Indonesia Timur. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis yang signifikan bagi guru PGSD, pengembang kurikulum, serta pembuat kebijakan. Kontribusi tersebut diwujudkan dalam bentuk panduan merancang pembelajaran IPS yang tidak hanya kontekstual dan berkarakter, tetapi juga responsif terhadap tantangan literasi sosial di era digital.
Development of Science Learning Tools Based on Ethnoscience to Improve Students' Science Literacy and Environmental Awareness Firmansah Firmansah; Muslimin Muslimin; Ardi Rahmawan; Widia Widia
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v4i1.3748

Abstract

Science literacy is the ability to use scientific knowledge, identify questions, and draw conclusions based on evidence in order to understand and make decisions regarding natural phenomena. While environmental awareness is a change in thinking, attitudes, and behavior towards the surrounding environment, However, based on the results of observations and observations of phenomena that occur in society, environmental awareness is very low, and the conditions in the world of education lately are very concerning. So the purpose of this study is to develop science learning tools based on ethnoscience to improve science literacy and environmental awareness of students at the junior high school level. This study also involves students and lecturers carrying out activities outside the campus as part of the Main Performance Indicators of Higher Education. And supports SDGs, namely quality education and utilization of the environment and culture. The results of the pretest showed that the average student science literacy was 60, while the average score of environmental awareness was 55. This shows that students' understanding of the concept of science and environmental awareness is still relatively low before the implementation of ethnoscience-based learning. After the treatment was carried out, the results of the posttest using ethnoscience-based learning devices were obtained; there was an increase in the average score of scientific literacy to 80 and environmental awareness to 85. This increase shows the effectiveness of ethnoscience-based learning devices in improving students' scientific literacy and environmental awareness. Meanwhile, the results of student responses showed positive results with an average score of 4.5 on a scale of 1–5. Students stated that the material presented in ethnoscience-based learning devices was interesting, easy to understand, and relevant to everyday life.